Oleh: dr. Soe Hyo – Seok

Menurut aliran Buddhisme, jika sesuatu dimaksudkan untuk terwujud, itu akan terjadi secara alami ketika waktunya sudah matang. Saya tidak pernah berpikir untuk membuat obat-obatan bagi hewan. Namun, itulah yang terjadi.

Pada tahun 2010, saya berbicara di sebuah seminar di Osaka, Jepang, tentang bagaimana meningkatkan imunitas dan mengatasi alergi. Seusai berceramah, saya menerima pertanyaan dari penonton, dan pertanyaan terakhir datang dari seorang wanita yang telah disembuhkan eksimnya dengan membersihkan paru-parunya dengan formula herbal Korea yang telah saya kembangkan. Dia bertanya, “Apa yang akan terjadi jika obat herbal Korea yang digunakan untuk membersihkan paru-paru ini diberikan kepada anjing?”

Saya cukup terkejut dengan pertanyaan ini, karena meskipun formula ini telah berhasil menyembuhkan 50.000 pasien peradangan kronis di hidung, 40.000 pasien alergi atopik, dan 33.000 pasien asma, saya benar-benar tidak pernah berpikir untuk diberikan pada anjing.

Disaat saya tampak ragu-ragu, dia menjelaskan alasan pertanyaannya: “Anjing saya menderita kebocoran urin internal, diabetes, dan glaukoma. Saya membagikan obat herbal saya kepada anjing saya, dan luar biasa, anjing saya benar-benar sembuh dari penyakit kronis ini.”

Penasaran dengan apa yang dia katakan, saya ingin mengadakan penelitian bersama dengan dokter hewan ketika saya sudah kembali ke Korea. Namun, ketika saya kembali, saya benar-benar lupa tentang hal ini karena jadwal saya sangat sibuk.

Hoyoung dan Hodong

Dua setengah tahun kemudian, saya diingatkan lagi tentang merawat hewan dengan formula herbal ini ketika saya menerima penjelasan rinci tentang bagaimana dua ekor anjing, Hoyoung dan Hodong, telah pulih kembali setelah membersihkan paru-paru mereka dengan ramuan herbal korea saya. Pemiliknya, Ny. Kim In-hee, mengirimkan dua artikel yang ditulis tangan dengan foto-foto yang disisipkan di dalamnya, isinya menceritakan kisah mereka dan menggambarkan bagaimana pengobatan mereka telah berjalan.

Sembilan tahun sebelumnya, Ny. Kim menemukan Hoyoung yang masih berupa anak anjing, yang menggigil kedinginan di luar saat cuaca dingin sekejap yang terjadi di musim semi. Hoyoung menderita eksim yang menyebabkan gatal-gatal di seluruh tubuhnya dan terus-menerus menggaruk.

Sejak ia menemukan anjing tersebut, Ny. Kim membawanya ke dokter hewan yang memberinya suntikan steroid. Perawatan ini malah membuat kondisi Hoyoung lebih buruk, dan Ny. Kim bercerita, “Sering kali, anggota keluarga menjaga Hoyoung di malam hari, yang berdarah parah akibat cedera yang disebabkan oleh garukan dan gigitan dari cakarnya karena rasa gatal yang konstan.”

Secara khusus, Hoyoung menderita gatal-gatal yang parah di dalam tubuh dan sekitar anus, dia sering kali menggosok-gosok pantatnya di lantai, yang membuat gelap warna kulitnya, mengeras, dan kering seperti kulit pohon. Daerah sekitar mata anjing itu selalu merah, dan bulunya juga berhenti tumbuh.

Melihat seberapa banyak penderitaan anjing tersebut, Ny. Kim bahkan mempertimbangkan untuk melakukan euthanasia.

Akhirnya, karena merasa tak berdaya, ia memutuskan untuk menghentikan perawatan steroid. Sekitar waktu ini, salah satu teman Ny. Kim yang telah dibersihkan paru-parunya dengan formula herbal yang saya kembangkan, merekomendasikan ramuan tersebut untuk Hoyoung.

Ny. Kim segera berangkat naik kereta menuju Seoul untuk bertemu dengan saya. Pada saat itu, dia tidak menyebutkan bahwa ramuan tersebut akan diberikan pada anjingnya, tapi mengatakan bahwa dia mengalami kesulitan bernapas dan sirkulasi yang buruk.

Dia tidak mengonsumsi obat itu sendiri, tetapi berbagi dengan anjingnya Hoyoung, yang pada titik ini berada dalam kondisi yang sangat buruk akibat suntikan steroid.

Dia menulis bahwa dia tidak berharap dapat melihat perbaikan yang berarti dalam kondisinya, jadi dia kagum dengan perubahan dalam dirinya. Tubuh anjingnya yang telah membengkak seperti balon, kembali ke ukuran normal; bulunya menjadi lebih ringan dan lembut; dan kulit baru mulai regenerasi disekitar anus dan alat kelamin, dan menjadi warna merah muda alami. Hoyoung juga secara nyata tampak lebih ceria.

Berkat kesuksesan kasus Hoyoung, Ny. Kim memutuskan untuk memberikan ramuan tersebut untuk Hodong, yang telah berusia 19 tahun. Selama tujuh bulan sebelumnya, Hodong telah menderita katarak terkait bertambahnya usia dan terus berlanjut ke hal-hal lain karena dia tidak bisa melihat dengan baik. Hodong juga tampak sangat lesu dan telah kehilangan semua giginya, sehingga lidahnya terus-menerus terjulur keluar dari mulutnya.

Setelah minum ramuan tersebut dua kali sehari selama dua tahun, penglihatan Hodong jadi membaik, dan ia menjadi tampak lebih bergairah sebagai akibat kondisi fisiknya secara keseluruhan yang menjadi lebih baik.

Kesehatan Ny. Kim secara keseluruhan juga meningkat secara substansial, ini yang mendorong dia untuk mengirim surat dan jurnal kepada saya untuk mengekspresikan “kelimpahan syukur atas meningkatkannya kesehatan, yang dihasilkan dari keinginannya untuk memberikan kehidupan yang lebih baik untuk Hoyoung”.

Hasil penelitian dan takdir

Setelah mendengar tentang keberhasilan penyembuhan ketiga anjing ini di Jepang dan Korea, saya meminta percobaan ilmiah dilakukan oleh departemen ilmu kedokteran hewan dari Universitas Konkuk di Seoul. Hasil penelitian ini menunjukkan beberapa hasil yang mencolok.

Pertama, formula herbal saya tidak memiliki toksisitas apa pun, termasuk untuk hati (liver) atau jantung. Selain itu, terbukti bahwa ramuan ini bisa mencegah arteriosclerosis dan meningkatkan kadar kolesterol HDL yang baik. HDL adalah kolesterol yang membersihkan pembuluh darah dan menurunkan kadar kolesterol jahat LDL, yang terakumulasi sebagai plak di dalam pembuluh darah.

Selain itu, terlepas dari periode penelitian singkat, ramuan tersebut ditemukan sangat efektif untuk mendetoksifikasi tubuh dari steroid, seperti dalam kasus Hoyoung.

Pada saat saya menerima hasil pengujian dari Konkuk University, saya menyadari bahwa ini dimaksudkan untuk apa, dan saya teringat pada seekor anjing kecil di masa lalu saya.

Doldoli

Kisah anjing ini berawal 23 tahun yang lalu ketika anak tertua saya membawa pulang anjing Maltese putih kecil yang tampak berusia sekitar 3 tahun. Anjing itu terikat pada sebuah sepeda dan ditinggalkan di bawah jembatan, beberapa anak laki-laki tanpa sengaja menemukannya dan mulai mempermainkannya.

Karena merasa kasihan, anak saya melepaskan ikatan anjing itu agar dapat berlari. Namun, anjing itu malah mengikuti anak saya dan akhirnya menjadi anggota keluarga kami. Kami memanggilnya Doldoli, dan mungkin karena telah banyak memiliki pengalaman duniawi, ia terbukti sangat cerdas.

Setelah tinggal bersama kami selama sekitar 15 tahun, Doldoli mulai bertambah usia dengan cepat. Tubuhnya cepat melemah. Dia tidur sepanjang hari dan mulai bernapas dengan mengeluarkan suara mengi dan tampak sangat sulit.

Pada saat itu, saya berpikir bahwa formula herbal saya mungkin bisa membantunya, dan saya melakukan upaya untuk mempersiapkan baginya. Sayangnya, ia menolak minum obat.

Saya masih teringat jelas hari dimana ia meninggal. Tepat sebelum meninggal, Doldoli masih sempat mengucapkan selamat tinggal pada setiap anggota keluarga saya. Pertama kali ia mendekati saya, mengejutkan sedikit dan bertabrakan ringan dengan saya, tapi tatapannya tenang. Doldoli kemudian mengunjungi kamar tempat istri saya, putra kedua, dan putri saya, dengan ekspresi yang tampaknya ingin mengatakan selamat tinggal. Terakhir, ia mendekati anak tertua saya, yang telah membawanya ke rumah, dan meninggal dalam pelukannya.

Tatapan tenang Doldoli yang memandang ke arah saya dengan napas yang sangat sulit, masih tetap hidup dalam ingatan saya. Secara permukaan, tampaknya ini menjadi kesempatan pertama saya untuk menyadari bahwa formula herbal saya bisa diterapkan pada hewan. Namun, saya tidak bisa membantu Doldoli karena waktu itu belum matang.

Saya sangat percaya bahwa paru-paru yang bersih merupakan kunci kehidupan bagi manusia dan hewan. Penuaan merupakan hasil dari akumulasi zat beracun dalam tubuh. Jika racun dalam paru-paru dibersihkan, maka paru-paru menjadi sehat, seluruh tubuh akan kembali kemampuannya untuk menghilangkan racun, sehingga secara alami akan menunda proses penuaan.

Menghilangkan racun yang terakumulasi dalam tubuh adalah rahasia untuk umur panjang dengan kesehatan yang optimal dan merupakan obat untuk penyakit kronis. Oleh karena itu, jika Anda ingin hidup panjang dalam kesehatan yang baik, maka bersihkan paru-paru Anda. (Epochtimes/Ajg/Yant)

Dr. Seo Hyo Seok adalah direktur Rumah Sakit Pengobatan Pyunkang Korea, yang memiliki tujuh cabang di Korea Selatan, satu di Stanton University, California, dan satu lagi di Atlanta, keduanya di AS. Dr. Seo termasuk peringkat atas dari Kyung Hee University, Korea, dan telah bertahun-tahun melakukan penelitian untuk mengembangkan formula herbal Pyunkang-Hwan, yang dapat meningkatkan kekebalan dengan memperkuat fungsi paru-paru. Ia telah membantu penyembuhan lebih 155.000 pasien dari berbagai kondisi.

Share

Video Popular