Laptop Dell XPS 13 Developer Edition versi terbaru yang diluncurkan baru-baru ini seperti dilansir situs teknologi engadget, Sabtu (12/3/2016), ditanami dengan sistem opearsi Ubuntu Linux 14.04. Spesifikasi laptop high-end ini cukup mempuni, yakni mengusung RAM sebesar 4GB, GPU tipe Intel HD Graphics, didukung oleh prosesor Intel Core i7, RAM 16GB, layar sentuh dan quad HD, namun, harganya tergolong tinggi yakni US$ 1,550 atau sekitar Rp. 20,5 juta.

Konektivitas Dell XPS 13 Developer Edition ini cukup lengkap dengan dukungan WiFi, Bluetooth, dua port USB 3.0, mini DisplayPort, card reader, dan backlight keyboard. Untuk waktu yang tidak ditetapkan, Dell berencana akan merilis laptop XPS 13 dengan spesifikasi yang sedikit lebih rendah dari sebelumnya, dilengkapi dengan prosesor Core i5, RAM 8GB, tapi tidak dilengkapi dengan fitur layar sentuh.

Dell XPS 13 Ultrabook ™ diklaim sebagai laptop 13 inci terkecil di dunia, memiliki desain yang ramping, kerangka khas XPS 13 terlihat mengesankan, nyaris terlihat menyatu dengan kerangka laptop. Ketebalannya berkisar antara 0,6 -1,8 cm, menggunakan bahan aluminium pada bagian penutup layar LCD serta lapisan serat karbon pada bagian bawah sehingga tidak menimbulkan panas ketika di pangkuan.

XPS 13 dilengkapi dengan keyboard backlit, daya tahan baterai hingga lebih dari 15 jam. Selain itu juga dibekali dengan sebuah fitur yang dinamai Intel® Smart Connect. Fitur ini akan membuat email dan kabar dari jejaring sosial tetap update meskipun Ultrabook tersebut dalam keadaan sleep mode.

Dell juga merilis mobile workstation Precision, termasuk 3510, 5510, 7510 dan 7710, yang ditanami dengan sistem operasi Ubuntu Linux, sehingga pengguna yang menginginkan efisiensi tinggi memiliki pilihan. Mobile Workstation Precision menggunakan chip Intel Xeon yang dirancang khusus untuk server.

Dell mungkin menjadi merek paling terkenal untuk perangkat Windows, namun di sisi lain Dell juga menawarkan alternatif killer berbasis Linux bagi para konsumen professional. Dell telah menjalani karir bersama Linux sejak 4 tahun yang terakhir dalam sebuah Project Sputnik, yang menyebabkan lahirnya laptop XPS 13 pertama developer edition bersistem Ubuntu Linux pada akhir 2012. (Jhon/asr)

Share

Video Popular