Saat grup kesenian Shen Yun melakukan pertunjukan babak kedua di Lincoln Center New York tanggal 3 Maret lalu, seorang petugas Kepolisian New York, Orlando Fontanez, menjadi sangat terharu setelah menonton Shen Yun. Dia yang semula hanya tahu masakan oriental dan film kungfu, setelah menonton Shen Yun telah membuka pandangannya terhadap Tiongkok menjadi lebih luas. Dia bahkan meneteskan air mata ketika melihat salah satu pertunjukan Shen Yun.

Orlando berkata: “Ya, memang benar, pertunjukan ini membuat saya terharu dan meneteskan air mata. Karena setelah melihat kisah dalam pertunjukan, membuat saya memahami akan beberapa hal, pada zaman tertentu orang-orang mengalami penderitaan. Selain itu melihat warna yang memesona dan penampilan yang cemerlang, sangat indah sekali. Mengetahui asal mula budaya Tiongkok dan bagaimana budaya itu diturunkan hingga kini.”

Orlando sangat tersentuh oleh acara pertunjukan yang mengekspresikan penganiayaan.

“Sangat mengharukan, terutama melihat bagian itu, seseorang yang karena berlatih meditasi dan mempertahankan keyakinan dia ditahan. Isterinya melihat keadaannya ketika dilepas, dalam hati merasa sakit. Namun jiwanya terbangun kembali, pada akhirnya…. saya merasa sangat terharu.”

Mungkin disebabkan oleh karakteristik pekerjaan, Orlando sangat memperhatikan gerakan tangkas para penari Shen Yun dan kekuatan koordinasi keseluruhan.

“Hal lain yang membuat saya terpesona adalah melihat seni bela diri yang ada dalam tarian, tentunya masih ada teknik dan bahkan balet, sangat mengejutkan orang. Terhadap budaya Asia boleh dikata saya hanya tahu masakan oriental dan film kungfu. Tetapi pertunjukan Shen Yun benar-benar membuat pandangan saya terbuka lebar, ternyata budaya Tiongkok ada begitu banyak hal, termasuk perkembangan seni bela diri, sumber asalnya dan lain sebagainya.” (Epochtimes/Lin/Yant)

Share
Tag: Kategori: KELUARGA

Video Popular