Oleh CNA Moskow

Agence France-Presse melaporkan, stasiun TV yang dikelola negara Rusia menyiarkan suara percakapan dalam kokpit pada detik-detik terakhir sebelum pesawat Fly Dubai hancur lebur di landasan pendaratan Bandara Rostov-on-Don. Tragedi yang merenggut seluruh penumpang dan awak sebanyak 62 orang itu, disebutkan bahwa kesalahan pilot mungkin menjadi penyebab kecelakaan maut itu.

TV ‘Rossiya-1’ mengutip ucapan  dari sumber dekat dengan Komisi Penyelidikan Kecelakaan yang berwenang untuk membuka rekaman percakapan pilot dengan stasiun kontrol lalu lintas udara di bandara. Dalam berita malam pada 25 Maret 2016 memberitakan bahwa percakapan antar penerbang dalam kokpit pada 1 menit terakhir sebelum kecelakaan pesawat Boeing 737 itu sudah berhasil ditemukan.

Rekaman percakapan itu menunjukkan bahwa pesawat terbang Fly Dubai itu langsung tidak terkendali setelah penerbang mematikan autopilot.

Percakapan dalam kokpit yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Rusia menyebutkan bahwa pilot berulang kali mengatakan, “ Jangan khawatir.”

Namun beberapa detik kemudian ia mengatakan, “Jangan melakukan itu!” Hingga berulang kali. Kemudian, suara keras seperti teriakan yang terdengar adalah “Tarik !” …. “Tarik !” …. “Tarik !”

Sumber ‘Rosiya-1’ itu mengatakan, suara yang terdengar pada 6 detik terakhir saat pesawat sedang menukik tajam ke tanah hanyalah jeritan-jeritan melengking yang memilukan hati.

‘Rosiya-1’ mengutip penjelasan para ahli penerbangan mengatakan bahwa sirip penstabil terbang pesawat yang berada di bagian ekor pesawat mungkin dibuka tanpa sadar oleh pilot dalam usahanya untuk memperbaiki posisi terbang pesawat dari tidak horizontal ke horizontal. Namun, para ahli itu juga menegaskan bahwa gambaran Itu hanya merupakan prakiraan mereka, bukan laporan resmi.

‘Rosiya-1’ kemudian mengatakan,  sirip penstabil itu tidak akan memberikan respon yang dapat dipantau melalui panel kontrol pilot.

“Pilot tampaknya tidak memahami sirip penstabil itu dapat mempercepat penurunan ketinggian pesawat,” sebut Rosiya-1. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular