Oleh: Zheng Xiaoqi

Dua orang penyelundup gading berasal dari Tiongkok, dijatuhi hukuman masing-masing 35 tahun penjara oleh pihak berwenang Tanzania, pada Sabtu (19/3/2016). Sidang terbaru demi memutus perilaku warga RRT berburu illegal terhadap hewan Afrika, tetapi juga merupakan hukuman berat otoritas terhadap kasus penyelundupan gading gajah.

Mengutip laporan yang dikelola Daily Reuters media pemerintahan Tanzania bahwa pada 2013, Huang Gin (53) dan Xu Fujie (25) di sebuah rumah di “ibukota komersial” Dar es Salaam yang menyimpan 706 batang gading, ditangkap oleh polisi setempat. Sejak itu mereka berdua ditahan. Estimasi harga gading menurut harga pasar saat ini senilai lebih US$ 230 juta.

Menurut pendataan jumlah, Huang Gin dan Xu Fujie terlibat dalam penyelundupan 706 gading yang berasal dari 226 ekor gajah. Angka itu merupakan ¼ dari seluruh gajah yang dibantai di Tanzania antara 2010 dan 2013.

Menurut harian “Citizen”, hakim lokal Cyprian Mkeha dalam vonisnya mengatakan, “Dengan mempertimbangkan bukti-bukti yang telah disajikan di pengadilan dan 226 ekor gajah yang telah tewas dibantai dengan kejam, Tanzania telah menderita kerugian besar, terdakwa merupakan sebuah ancaman besar riil terhadap populasi gajah.”

Menurut hasil survei yang dirilis pada Juni tahun lalu, karena tindakan perburuan liar dalam “skala industry,” populasi gajah Tanzania dari 110.000 ekor pada 2009 turun menjadi 43.000 ekor pada 2014. Jumlah badak telah menjadi jauh lebih sedikit, mereka saat ini di ambang kepunahan.  。

Pada Oktober tahun lalu, pihak berwenang Tanzania telah mengadili pengusaha Tiongkok Yang Feng, Glan (66) yang dikenal sebagai “ratu Gading. Dia mengoperasikan internet mengekspor penyelundupan 350 batang gading. Yang Feng, Glan diduga menyelundupkan 707 batang gading atau sama dengan berat 1.9 ton dan sedang dituntut oleh pengadilan daerah Kisutu serta diancam hukuman pidana penjara 30 tahun.

Dalam beberapa dekade terakhir, gading gajah merupakan alat pamer dari banyak orang kaya baru Tiongkok.

“New York Times” pernah melaporkan bahwa orang-orang Tiongkok di Tanzania telah membentuk jaringan penyelundupan yang luas. Penyelundup gading berulang kali mengatakan kepada para penyelidik dari biro investigasi lingkungan hidup bahwa personel Kedubes Partai Komunis Tiongkok/ PKT di Dar es Salaam merupakan pembeli utama dari gading bajah. (hui/whs/rmat)

Share

Video Popular