Sebatang rokok elektronik meledak di saku seorang ayah, meninggalkan dia dengan luka bakar yang mengerikan. Api membakar tangan kirinya, paha, lutut, betis dan juga meleleh salah satu kartu ATM di dalam sakunya.

Colin Crow, 32, dari Levenshulme di Manchester, berada di sebuah bar pada malam kejadian di Sheffield bersama teman-teman saat peristiwa menakutkan itu terjadi.

“Dalam sekejap itu ia menembak seperti lilin Romawi, dan Itu menakutkan. Api menembak dari saku celana panjang saya. Orang di luar bar mengatakan mereka pikir seseorang telah menyalakan kembang api,” tutur Colin kepada Manchester Evening News.

rokok elektronik terbakar
Colin Crow dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Northern Sheffield (kiri) Luka bakar di tangan kirinya (kanan)

Colin, yang memiliki seorang anak tujuh tahun diberi pertolongan pertama oleh tukang pukul di bar sampai ambulans tiba. Konsultan ekonomi itu dibawa ke unit perawatan di Rumah Sakit Umum Northern Sheffield setelah peristiwa yang terjadi 30 Januari yang baru lalu.

Insiden itu kini telah membuat dia untuk sementara kehilangan gerakan pada tangan kiri dan kaki kiri. Luka bakar juga mencakup dua pertiga dari pahanya, betis dan di belakang lututnya dan dia sakit serius ketika berjalan.

Dia belum mampu untuk kembali bekerja sejak perangkat itu meledak dan harus mengunjungi GP nya setiap dua hari, memaksa dia untuk beralih ke pengacara untuk menyelidiki.

bahayanya rokok elektronik
Mick Bennett sedang bermain skating di sekitar arena dengan dua anaknya ketika baterai ‘melesat seperti roket’

Matthew Newbould, seorang pengacara ahli kelayakan produk di Irwin Mitchell, mengatakan, “Colin telah mengalami luka bakar yang signifikan dan belum mampu untuk kembali bekerja sementara ini dia menerima pengobatan yang sedang berlangsung. Kami sedang menyelidiki apa yang menyebabkan perangkat itu meledak, kita berusaha untuk membantunya mengatasi apa yang terjadi

Sejumlah ledakan rokok elektronik telah dilaporkan baru-baru ini. Semua baterai lithium dapat menderita dari overheating, namun risikonya lebih besar ketika baterai yang diproduksi dengan menggunakan komponen berkualitas buruk.

Bulan lalu, Mick Bennett, 47, dari Rochdale, menderita luka bakar karena perangkat rokoknya tiba-tiba terbakar  beberapa inci dari wajah Michael, anaknya yang berusia tujuh tahun saat menjadi pasangannya ketika sedang bermain skating di Bury Roller Rink, Greater Manchester.

sisa-sisa rokok elektronik yang meledak
Sisa-sisa dari rokok elektronik yang meledak di saku Mick Bennett.

Rokok elektronik yang mengharuskan dia menghabiskan 10 hari di Rumah Sakit Wythenshawe, menjalani cangkok kulit dan juga telah kehilangan beberapa perasaan di kakinya akibat kerusakan saraf.

Sebelumnya, Jana Barker juga mengalami luka bakar yang mengerikan pada kakinya setelah baterai merek yang sama meledak di tasnya ketika ia berada di mobil dengan putri dan suaminya.

Hanya beberapa minggu sebelumnya, wanita muda lain akhirnya membutuhkan operasi plastik setelah baterai EFEST- nya terbakar di flatnya.  Kelopak mata Kirby Sheen terbelah dua oleh pecahan mulut perangkat rokok elektronik yang melesat ke arahnya saat ledakan terjadi. (ran)

Share

Video Popular