Setiap wanita ingin kulit mereka terlihat lebih putih cerah, tapi bintik-bintik yang mengganggu, jerawat seringkali tiba-tiba muncul, sehingga membuat wanita yang mencintai keindahan merasa frustasi. Sebenarnya, kebiasaan makan seseorang dalam kehidupannya dapat memengaruhi kesehatan kulit, pola makan yang salah dapat membuat kulit Anda yang sebenarnya indah menjadi rusak.

Makan terlalu asin memperbanyak keriput

Di Perancis ada pepatah lama: “Wanita cantik hidup di pegunungan, tidak di tepi pantai”. Arti pepatah ini adalah bahwa orang yang hidup di tepi pantai, karena terpengaruh oleh air laut dan angin laut (kelembaban dengan kadar garam tinggi), yang menggambarkan terlalu banyak garam berdampak pada kulit. Jika sehari-harinya asupan garam berlebihan, tidak hanya akan merugikan organ tubuh, juga dapat membuat Anda terlihat lebih tua:

1. Makan terlalu asin dapat membuat kulit wajah terlihat hitam kekuningan dan banyak keriput. Orang yang makan terlalu asin juga cenderung dapat menyebabkan kulit hitam kasar, banyak keriput, tampak lebih tua dari usia sebenarnya. Para ahli menjelaskan bahwa garam adalah natrium klorida, dalam bentuk ion natrium dan ion klorida mengendap dalam darah dan cairan tubuh manusia, untuk menjaga keseimbangan asam-basa tubuh dan keseimbangan cairan yang memainkan peran sangat penting. Jika terlalu banyak makan garam, natrium dalam tubuh meningkat hal ini dapat menyebabkan dehidrasi pada sel-sel wajah maka akan tampak kering, mengakibatkan penuaan kulit, waktu yang lama akan menyebabkan banyak keriput.

2. Makan terlalu asin dapat timbul bintik-bintik hitam dan kloasma di wajah. Terlalu banyak garam, selain akan membuat kulit wajah hitam kekuningan, juga dapat menyebabkan tumbuh bintik-bintik pada pipi. Pada saat yang sama mengonsumsi garam, ditambah dengan asupan lemak hewani dan protein yang berlebihan, maka akan memengaruhi metabolisme normal dari liver dan menyebabkan bintik-bintik lebih menonjol.

3. Makan terlalu asin akan membuat rambut rontok dan menjadi kering kekuningan. Karena makanan terlalu asin dapat membuat gangguan fungsi ginjal, sedangkan PTT (Pengobatan Tradisional Tiongkok) berpendapat, jika Qi ginjal tercukupi maka rambut akan hitam mengkilap, sebaliknya jika Qi ginjal kurang maka akan menyebabkan rambut kering kekuningan.

4. Penyebab pembengkakan wajah mungkin banyak, makan terlalu asin adalah salah satu sebabnya. Asupan garam yang berlebihan akan terjadi gangguan metabolisme cairan tubuh, cairan terhenti di dalam tubuh dan dapat memunculkan pembengkakan.

Para ahli menyebutkan, asupan garam 3 gr sehari bagi orang dewasa dapat menjaga kebutuhan fisiologis dasar, maksimal jangan lebih dari 6 gr, berarti satu sendok teh tidak penuh.

Makan terlalu manis terjadi pengendoran kulit

Makan terlalu banyak gula selain mudah menaikkan berat badan, juga dapat membuat kulit Anda mengendor. Dari kalangan para ahli disebutkan, terlalu banyak gula dapat dengan protein membentuk semacam produk akhir yang disebut polisakarida, dampak dari produk ini dapat membuat elastisitas kolagen kulit dan elastisitas sel protein menjadi rapuh dan mudah patah, hasilnya adalah akan membuat kulit menjadi longgar, tidak ada fleksibilitas.

Para ahli gizi kulit mengatakan, asupan makanan manusia sangat kompleks, apakah makanan terlalu manis akan mempercepat penuaan kulit, masih belum diyakini. berdasarkan percobaan pada tikus, makanan manis akan menyebabkan dermis (lapisan kulit asli) tikus muncul “sakarifikasi”, akan menyebabkan penataan urutan kolagen menjadi kacau, sementara itu antara kolagen akan meninggalkan metabolit yang berwarna cokelat. Tapi apakah ini akan menyebabkan pengendoran kulit atau warna kulit kekuningan, masih perlu diteliti lebih lanjut.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan bahwa orang dewasa dengan kesehatan normal, asupan harian gula harus dikontrol tidak melebihi 50 gr , sekitar 10 sendok teh per hari. (Epochtimes/Hui)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular