Dari hasil sampling yang diambil di Tiongkok baru-baru ini ditemukan, bahwa sekitar 55% ketel stainless steel yang dijual di pasaran rata-rata menggunakan “baja mangan tinggi” non-food grade, yakni bahan yang digunakan tergolong material yang tidak layak dipakai untuk memproduksi perlengkapan makan. Berdasarkan temuan terkait, perlu diketahui, bahwa penggunaan jangka panjang dapat merusak sistem saraf!

Jika kebetulan Anda menggunakan ketel stainless steel seperti ini untuk merebus air, besar kemungkinan akan melepaskan logam berat. Perlu diketahui, penggunaan jangka panjang ketel seperti ini akan berdampak buruk pada kesehatan. Dan sebagaimana diketahui ketel seperti ini dimiliki secara luas di kalangan masyarakat.

Seorang ahli terkait memaparkan, bahwa demi menghemat atau menekan biaya produksi, banyak produsen memilih “baja mangan tinggi”untuk memproduksi ketel, kandungan mangan baja ini sekitar 10%, adalah suatu bahan baja anti wear yang khusus digunakan oleh industri berat, jadi bukan golongan material untuk pangan. Secara permukaan sekilas terlihat serupa dengan “stainless steel tipe 304” (tipe stainless steel yang digunakan dalam industri makanan). Penggunaan jangka panjang ketel dari bahan “stainless steel 304 aspal (asli tapi palsu)” ini akan melarutkan mangan dan logam berat lainnya.

Sebaiknya pilih tipe “304 stainless steel” saat pembelian

Jika kebetulan Anda memiliki ketel seperti ini di rumah, sebaiknya diperiksa lagi, apakah ada logo “304” yang tercetak pada ketel tersebut, jika tidak ada, maka ketel Anda itu besar kemungkinan terbuat dari baja mangan tinggi yang tidak layak pakai.

Ketel maupun produk stainless steel sejenis yang memenuhi standar keamanan kesehatan, umumnya menggunakan tipe “304 stainless steel.” Kandungan nikel pada stainless steel ini tinggi, sementara kadar mangannya rendah, memiliki sifat tahan korosi yang sangat baik, adalah material baja food grade yang diakui secara internasional. Produsen yang standar, umumnya terdapat cetakan logo “304” di dinding dalam dan luar wadah.

Demi menghemat biaya, produsen nakal biasanya menggunakan baja mangan tinggi sebagai pengganti tipe 304 stainless steel.

Karena harga nikel jauh lebih tinggi dari harga mangan, dimana demi menghemat biaya, beberapa produsen lalu menggunakan baja mangan sebagai pengganti 304 stainless steel, dan konsumen sama sekali tidak bisa membedakan hanya dengan melihatnya secara kasat mata.

Ketel dari baja mangan umumnya hanya dijual puluhan Yuan (mata uang Tiongkok)

Terbetik berita, bahwa teko yang terbuat dari baja mangan tinggi biasanya hanya dijual puluhan Yuan atau kalau dirupiahkan sekitar 100 ribu rupiah. Ketel yang dijual kurang dari 50 Yuan, umumnya terbuat baja mangan tinggi, dan bisa ditemui di supermarket biasa.

Apa yang dimaksud dengan “mangan”?

Mangan (manganese) adalah suatu unsur kimia dan memiliki simbol “Mn” adalah mineral penting yang diperlukan dalam jumlah kecil untuk memproduksi enzim yang diperlukan untuk metabolisme protein. Mangan membantu menciptakan enzim penting untuk membangun tulang. Selain itu juga bekerja sebagai koenzim untuk membantu aktivitas metabolisme dalam tubuh manusia. beberapa manfaat mangan lainnya termasuk pembentukan jaringan ikat, penyerapan kalsium, berfungsinya kelenjar tiroid dan hormon reproduksi, mengatur tingkat gula darah, dan metabolisme lemak dan karbohidrat. Otak yang normal dan fungsi saraf juga tak lepas dari keterlibatannya, kurangnya mangan dapat memengaruhi perkembangan saraf.

Berapa jumlah mangan yang dibutuhkan manusia setiap hari ?

Berapa jumlah mangan yang dibutuhkan manusia ? Data ilmiah sangat tidak seragam, interpretasi masing-masing negara tidak sama, dan standar yang direkomendasikan juga berbeda. Bagi orang dewasa, jumlah asupan mangan yang memadai menurut standar Amerika Serikat adalah 2 – 3 mg per hari (jumlah asupan ini sudah cukup terpenuhi untuk kebutuhan harian), sedangkan standar asupan mangan di Tiongkok adalah 3,5 mg, dan Kanada jauh lebih tinggi lagi. Sementara untuk “asupan maksimumnya (dianggap aman jika tidak melebihi standar, sebaliknya akan meningkatkan risiko kesehatan)”, standar yang diterapkan Tiongkok dan Amerika adalah dikisaran 10 mg per hari.

Mangan terkandung di dalam air, udara, tanah, makanan, namun, serapan mangan pada umumnya terutama melalui makanan. Jumlah asupan mangan penduduk berdasarkan statistik nasional masing-masing negara sangat beragam, umumnya dalam kisaran beberapa milligram.

Baja mangan tinggi apakah berbahaya ?

Mangan adalah mineral atau nutrisi penting yang diperlukan tubuh dalam jumlah kecil, “peralatan makan dengan kadar mangan yang melebihi standar apakah aman, sebenarnya kandungan mangan bukanlah satu-satunya faktor penentu terkait kesehatan. Faktor kuncinya tergantung “jumlah yang diendapkan”, dan serapan mangan melaui saluran lain, yang apabila keduanya digabung, dan jumlahnya berlebihan, niscaya itu akan berdampak buruk pada kesehatan.

Serapan mangan yang berlebihan dalam jangka panjang mempengaruhi sistem saraf

Seperti unsur nutrisi mineral lainnya, asupan mangan yang berlebihan dalam jangka panjang juga dapat membahayakan tubuh manusia. Mangan berlebih dapat menghambat penyerapan zat besi, mempengaruhi fungsi sistem saraf, daya ingat menurun, mengantuk, lesu, gangguan neurologis dan gejala lainnya.

Dan sekadar mengingatkan, penggunaan baja mangan tinggi dalam jangka panjang jauh lebih rentan berkarat daripada tipe 304 stainless steel, begitu terjadi korosi di permukaan, maka berbagai larutan logam berat juga akan serta merta meningkat, dan imbasnya berisiko bagi kesehatan, oleh karena itu, waktu pembelian, sebaiknya pastikan dulu untuk melihat label atau logonya dengan teliti. (Secretchina/Jhn/Yant)

Share
Tag: Kategori: MISTERI SERBA SERBI

Video Popular