Oleh : Xiao Qing

Penyakit Alzheimer atau pikun diawali dengan penurunan kemampuan otak untuk berpikir, daya ingat, dan penggunaan bahasa. Penyakit ini biasanya mulai sesudah umur 60 tahun dengan resiko meningkat sesuai dengan pertambahan umur. Penyakit pikun dini bisa diperlambat perkembangannya dan digeser 5 hingga 7 tahun.

Berikut beberapa gejala dini penyakit pikun yang perlu Anda kenali:

Pikun sekejap

Penderita seringkali lupa dalam mengingat sesuatu hal, sesudahnya tidak dapat mengingatnya lagi, mungkin malah mengulangi pertanyaan yang sama, dan telah melupakan jawaban yang sudah didengar.

Mengurusi yang depan, terlupakan yang belakangan

Penderita bisa lupa telah membawa nasi dan lauk ke atas meja, bahkan telah melupakan nasi dan lauk yang sudah dibuatnya.

Kalimat tidak memuat apa yang hendak dikatakan

Barangkali kalimat sepele pun bisa dilupakan oleh penderita, atau tidak sanggup menggunakan kalimat atau ungkapan yang pas untuk disampaikan.

Konsepsi waktu dan lokasi kacau

Penderita kemungkinan tersesat di jalan sekitar rumah atau tak dapat menemukan pintu rumahnya.

Daya estimasinya menurun

Penderita ada kemungkinan sama sekali lupa pada anak-anak yang sedang diasuhnya dan ditinggal pulang atau mudah sekali tertipu orang.

Kemampuan berpikir abstrak hilang

Penderita seringkali lupa kode nomer yang dirancangnya sendiri, jumlah saldo uang di bank pun telah lupa tuntas.

Sembarangan membuang barang

Penderita biasanya meletakkan barang di tempat yang tidak pas, atau menaruh banyak barang bekas seperti kertas afkiran, potongan kain dan lain-lain yang disimpannya bagaikan benda pusaka.

Sifat dan kelakuan berubah tak menentu

Di dalam kurun waktu yang pendek, bisa jadi perilaku dan emosi kondisi semula tenang, berubah menjadi berlinang air mata.

Perubahan karakter

Karakter sipenderita mungkin bisa berubah menjadi drastis yang tidak masuk akal, seperti takut setan, mencurigai orang dan lain sebagainya.

Kehilangan daya inisiatif

Sering berubah menjadi malas dibandingkan sebelumnya, tidak mau mengikuti segala kegiatan, bahkan juga terhadap kegiatan yang biasanya ia sukai. Serta acuh tak acuh terhadap orang lain. (Epochtimes/Whs)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular