Oleh: Joseph Mercola

Selain air murni, teh hijau merupakan salah satu minuman tersehat di sekitar kita. Penelitian telah menunjukkan manfaat teh hijau yang luar biasa untuk kesehatan jantung, tulang, penurunan berat badan, penglihatan, dan bahkan otak Anda.

Teh berasal dari tanaman camellia sinensis. Proses pengolahannya memberikan warna dan citarasa tersendiri. Untuk teh hijau, daun tidak teroksidasi (tidak terpapar oksigen), dan proses pengolahan yang minimal ini dapat membantu untuk mempertahankan seutuhnya kadar antioksidan yang bermanfaat.

Jika Anda tertarik untuk meningkatkan kesehatan Anda, dan khususnya kesehatan otak Anda, teh hijau layak dipertimbangkan.

Teh hijau meningkatkan kesehatan otak

Dalam sebuah studi baru terhadap 12 relawan, yang menerima minuman yang mengandung 27,5 gr ekstrak teh hijau menunjukkan peningkatan hubungan antara korteks parietalis dan korteks frontalis otak dibandingkan dengan mereka yang menerima minuman bukan teh hijau.

Meningkatnya aktivitas ini berhubungan dengan peningkatan kinerja pada tugas memori kerja, dan para peneliti percaya bahwa teh hijau berguna untuk mengobati gangguan kognitif, termasuk demensia.

Menurut penulis studi: “Temuan kami memberikan bukti pertama terhadap efek teh hijau pada fungsi kognitif, terutama, pada proses pengolahan memori kerja pada tingkat sistem saraf dengan cara merubah kelenturan hubungan parieto-frontal otak jangka pendek. Hubungan yang efektif antara daerah frontal dan parietal otak selama proses kerja memori menunjukkan khasiat teh hijau untuk mengobati gangguan kognitif pada gangguan kejiwaan seperti demensia.”

Peneliti juga mengatakan bahwa khasiat ini semakin menonjol jika relawan minum ekstrak teh hijau murni, daripada minum air teh yang diperkaya teh hijau. Jika Anda tidak rutin minum teh hijau (hanya waktu tertentu), Anda mendapatkan manfaat kesehatan teh hijau dengan mengonsumsi ekstraknya.

Bagaimana teh hijau bermanfaat untuk kesehatan Anda?

Otak Anda adalah hanya satu bagian tubuh Anda yang mendapat manfaat teh hijau, yang diakui sebagai sumber epigallocatechin-3-gallate (EGCG) yang berlimpah, sebuah polifenol katekin, dan antioksidan lainnya.

Menurunkan kematian dan peradangan kronis

Minum teh hijau dikaitkan dengan menurunkan risiko kematian karena semua sebab, serta angka kematian akibat penyakit jantung. Penelitian juga menunjukkan manfaat holistik mengonsumsi teh hijau, termasuk menurunkan tekanan darah , stres oksidatif, dan peradangan kronis.

Kesehatan jantung

Teh hijau meningkatkan aliran darah maupun kemampuan arteri untuk rileks. Penelitian menunjukkan beberapa cangkir teh hijau setiap hari dapat membantu mencegah penyakit jantung.

Diabetes tipe 2

Satu studi menemukan orang yang mengonsumsi enam cangkir atau lebih teh hijau setiap hari memiliki risiko 33 persen lebih rendah terkena diabetes 2 dibandingkan mereka yang mengonsumsi kurang dari satu cangkir per minggu.

Menurunkan berat badan

Beberapa bukti menunjukkan bahwa mengonsumsi katekin teh hijau jangka panjang bermanfaat untuk membakar lemak dan dapat bekerja dengan bahan kimia lainnya untuk meningkatkan kadar oksidasi lemak dan termogenesis. Berdasarkan penelitian di Physiology & Behavior:

“Efek positif pada pengaturan berat badan telah terbukti menggunakan campuran teh hijau. Teh hijau, karena mengandung katekin dan kafein, dapat bertindak melalui penghambatan katekol O-metil-transferase, dan penghambatan fosfodiesterase. Berikut mekanisme yang juga bekerja secara sinergis.

Campuran teh hijau dengan kafein meningkatkan pemeliharaan berat badan, melalui termogenesis, oksidasi lemak, dan hemat massa lemak bebas … Secara bersama-sama, ramuan fungsional ini memiliki potensi untuk menghasilkan efek yang bermakna terhadap target metabolik seperti thermogenesis, dan oksidasi lemak”.

Kesehatan tulang

Polifenol dalam teh hijau yang dikombinasikan dengan alfakalsidol (suatu bentuk vitamin D) dapat meningkatkan struktur dan kekuatan tulang, berdasarkan sebuah studi baru pada tikus. Campuran dapat memperbaiki kerusakan tulang yang disebabkan oleh lipopolisakarida (LPS) akibat peradangan kronis, yang akhirnya mengurangi risiko osteoporosis.

Teh hijau adalah pendatang relatif baru dalam arena kesehatan tulang, tetapi penelitian terdahulu juga telah menemukan bahwa epigallokatekin-3-gallate (EGCG), suatu komponen teh hijau, yang menghambat aktivitas dua molekul, IL-6 dan siklooksigenase-2 (Cox-2), yang berperan dalam menghancurkan tulang.

Kesehatan penglihatan

Katekin dalam teh hijau dapat melindungi Anda terhadap glaukoma dan penyakit mata lainnya. Penelitian menemukan bahwa senyawa berjalan dari sistem pencernaan Anda ke dalam jaringan mata Anda. Selama studi, katekin yang ditemukan dalam teh hijau diserap ke berbagai bagian mata mana saja dari 30 menit sampai 12 jam setelah tikus diberi minum teh.

Kanker

Komponen teh hijau telah terbukti menekan ekspresi protein yang terlibat dalam peradangan, sinyalisasi sel, motilitas sel, dan angiogenesis. Telah dilaporkan hubungan asupan teh hijau dengan penurunan risiko kanker (termasuk ovarium dan payudara).(Epochtimes/Vivi/Yant)

Bersambung

Share
Tag: Kategori: Headline KESEHATAN

Video Popular