Oleh CNA Seoul

Sumber terpercaya asal Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengungkapkan, Korea Utara pada 1 April 2016 lalu telah meluncurkan total 3 buah peluru kendali darat udara jarak pendek ke perairan sebelah timur semenanjung.

Tetapi 2 di antaranya hilang dari radar militer Korsel dan AS beberapa detik setelah peluncurannya. Kementerian Pertahanan Korsel memrediksi bahwa kedua peluru kendali itu mungkin gagal mencapai sasaran.

Kantor berita Korsel Yonhap melaporkan, dengan maksud memberikan ancaman, Korea Utara kembali mendemonstrasikan kekuatan militernya dengan melakukan peluncuran sebuah rudal jarak pendek dari daerah Hamgyongnam-do menuju perairan timur Semenanjung Korea pada 1 April 2016 sekitar 12:45 waktu setempat.

Menurut Yonhap bahwa peluru kendali jarak pendek yang jatuh sekitar 100 km dari tempat peluncurannya itu sebelumnya diperkirakan adalah rudal balistik. Setelah dilakukan analisis dengan trek radar dikorfirmasi bahwa itu adalah peluru kendali darat udara.

Kedua peluru kendali yang diluncurkan beberapa saat kemudian, tiba-tiba menghilang dari pantauan radar militer Korsel dan AS. Analis percaya bahwa kedua peluru kendali itu tidak mencapai sasaran tetapi telah meledak di udara. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular