- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Gempa 6,1 SR di Selatan Jawa Barat Disertai 11 Gempa Susulan

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengatakan gempa bumi yang terjadi di Selatan Jawa Barat terjadi pada Rabu (6/4/2016) pada pukul 21:45:28 WIB dengan kekuatan 6.1 SR, berlokasi : 8.30° LS dan 107.32° BT pada kedalaman 10 km.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Mochammad Riyadi mengatakan hasil monitoring BMKG selama dua jam telah terjadi gempa bumi susulan sebanyak sebelas kali dengan kekuatan 4.1, 3.8, 4.6, 3.6, 4.0, 3.1, 3.6, 2.4, 2.9, 2.7 dan 2.9 SR.

“BMKG terus memonitor perkembangan gempabumi susulan dan hasilnya akan diinformasikan kepada masyarakat melalui media,” ujarnya dalam rilis kepada Media di Jakarta.

Menurut BMKG, Gempabumi ini tidak menimbulkan tsunami, walaupun gempabumi berpusat di laut, karena kekuatannya tidak cukup kuat untuk membangkitkan perubahan di dasar laut yang dapat memicu terjadinya tsunami.

Berdasarkan hasil analisis tingkat guncangan (shakemap), intensitas gempabumi di sekitar Garut adalah IV-V MMI, Pangandaran dan Tasikmalaya adalah III-IV MMI, Bandung dan Lembang II-III MMI, dan Jakarta II MMI sehingga diperkirakan ada kerusakan.

Hal ini sesuai dengan laporan masyarakat yang diterima BMKG bahwa gempabumi dirasakan cukup keras di Garut. Namun demikian BMKG akan terus memonitor perkembangan dan laporan dari lapangan untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya.

Menurut BMKG, berdasarkan parameter gempabumi, kejadian gempabumi ini disebabkan aktivitas zona subduksi yang terbentuk akibat tumbukan atau penunjaman Lempeng Indo-Australia terhadap Lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber memperlihatkan bahwa gempabumi ini dibangkitkan oleh aktivitas sesar naik. (asr)