Oleh: Joseph Mercola

Selain air murni, teh hijau merupakan salah satu minuman tersehat di sekitar kita. Penelitian telah menunjukkan manfaat teh hijau yang luar biasa untuk kesehatan jantung, tulang, penurunan berat badan, penglihatan, dan bahkan otak Anda.

Perlu waspada karena beberapa merk teh hijau sedikit mengandung Epigallokatekin-3-gallate (EGCG)

Jika Anda ingin meningkatkan kadar antioksidan, Anda harus mengenali beberapa merk teh hijau yang sangat sedikit mengandung antioksidan. Analisis kekuatan dan kemurnian lebih dari 20 produk teh hijau oleh ConsumerLab.com menemukan bahwa kadar EGCG dalam teh hijau dalam botol kemasan berkisar dari empat miligram (mg) per cangkir sampai 47 mg, sementara seduhan teh hijau (dari kantong teh, serpihan daun teh atau teh dalam kemasan botol) mengandung kadar EGCG dari 25 mg sampai 86 mg per porsi.

Teh hijau yang diseduh dari serpihan daun teh merupakan sumber antioksidan EGCG terampuh. Merk teh yang berbeda juga mengandung kadar kafein yang berbeda. Beberapa merk hampir tidak mengandung antioksidan, merk lain mengandung 86 mg per porsi, yang mirip dengan jumlah kafein dalam secangkir kopi biasa.

Hati-hati dengan adanya polutan dalam teh hijau

Serupa dengan masalah makanan laut (di mana semua nutrisi bermanfaat tapi ditarik dari pasaran karena tingkat polusi yang tinggi), teh juga mengandung banyak sekali racun. Tanaman teh hijau diketahui sangat efektif dalam menyerap timbal dari tanah, yang kemudian diangkut ke daun tanaman. Daerah dengan polusi industri yang berlebihan, seperti tiongkok (tempat di mana hampir 90 persen teh hijau dunia diproduksi), teh hijaunya mengandung timbal dalam jumlah besar.

Menurut analisis ConsumerLab.com, teh merk Lipton dan Bigelow mengandung hingga 2,5 mikrogram timbal per porsi dibandingkan teh merk Teavana yang tidak mengandung timbal, karena daun tehnya berasal dari Jepang. Penting untuk diketahui bahwa teh hijau Matcha mengandung sedikit timbal karena berasal dari Jepang, bukan Tiongkok. Teh Matcha mengandung lebih dari 100 kali EGCG yang tersedia dari teh hijau biasa diseduh. Anda hanya perlu memastikan bahwa telah diperiksa tingkat radiasi dari produk teh yang Anda minum.

Jika Anda ingin mengkonsumsi daun teh yang utuh, Anda harus memastikan daun teh itu berasal dari sumber berkualitas tinggi yang tidak tercemar. Teh hijau Matcha berasal dari Jepang, terbaik dikukus, daripada panggang atau tumis, untuk mempertahankan semua nilai kaya nutrisi daun teh, yang tanpa pengawet atau tercemar. Teh hitam maupun teh hijau secara alami mengandung kadar fluoride yang tinggi, bahkan jika tumbuh secara organik tanpa pestisida. Hal ini karena tanaman mudah menyerap fluoride melalui sistem akarnya, termasuk fluoride yang secara alami terdapat di dalam tanah.

Menurut ahli fluoride Jeff Green, ada laporan dari orang-orang yang telah meneliti terjadinya fluorosis tulang yang melumpuhkan akibat hanya minum es teh yang berlebihan. Jika Anda tinggal di daerah dengan air minum yang mengandung fluoride, karena mayoritas orang Amerika demikian, maka Anda mendapat dosis ganda fluoride ketika Anda minum teh. Ketika memilih teh apa pun, itu sebaiknya harus organik (untuk menghindari pestisida) dan tumbuh di lingkungan yang murni, karena teh menumpuk fluoride, logam berat, dan racun lainnya dari tanah dan air, sehingga lingkungan yang bersih sangat penting untuk menghasilkan teh murni berkualitas tinggi.

Beberapa cangkir teh sehari adalah menyehatkan

Selama ini ada kesalahpahaman bahwa kita harus minum berteko-teko teh hijau untuk mendapatkan manfaat nyata. Kenyataannya, banyak penelitian mengenai teh hijau menunjukkan cukup minum tiga cangkir sehari, yang mudah dilakukan oleh orang pada umumnya. Secangkir teh hijau mengandung 20-35 mg EGCG, sehingga jika Anda minum teh hijau tiga kali sehari Anda mengonsumsi 60-105 mg EGCG sehari. Ada beberapa penelitian yang telah menggunakan dosis jauh lebih tinggi dari ini – di atas 1.500 mg EGCG per hari – tetapi sekarang sudah terbukti dosis yang tepat untuk mendapatkan manfaat terbaik.

Jika anda seorang pemula penyeduh teh, Anda akan menemukan sedikit seni menyeduh teh seperti menyeduh secangkir kopi yang sempurna. Banyak orang senang menyeduh serpihan daun teh, di mana hasil penelitian ConsumerLab.com menunjukkan hal ini memberi efek antioksidan lebih banyak (juga untuk menghindari potensi racun dalam kantong teh). Sekali Anda menemukan “titik nikmat” seduhan serpihan daun teh, Anda tidak akan menyeduh teh kantong lagi.

Berikut adalah beberapa panduan sederhana untuk menyeduh secangkir teh dengan “sempurna”:

• Didihkan air dalam ketel teh (hindari menggunakan wadah teflon, karena hal ini dapat melepaskan bahan kimia berbahaya bila dipanaskan).

• Panaskan teko atau cangkir teh untuk mencegah air teh menjadi terlalu cepat dingin ketika dituang. Tuang sedikit air mendidih ke teko tempat Anda merendam daun teh. Keramik dan porselen mempertahankan panas dengan baik. Kemudian tutup dengan penutup teko atau cangkir. Bungkus dengan handuk. Diamkan sampai hangat.

• Saring air teh itu ke dalam teko. Menyeduh teh tanpa merendam saringan di dalamnya akan menghasilkan teh yang lebih beraroma. Mulailah menyeduh satu sendok teh per cangkir teh, atau ikuti petunjuk pada kemasan teh. Selera didapat dengan menambah atau mengurangi banyaknya teh.

• Tambahkan air mendidih. Gunakan jumlah yang benar untuk jumlah teh yang ditambahkan (yaitu untuk empat sendok teh daun teh, tambahkan empat cangkir air). Suhu air yang ideal bervariasi berdasarkan jenis teh yang direndam:

– Teh putih atau teh hijau (daun utuh): Lebih baik sebelum mendidih (170-185°F atau 76-85°C). Setelah air mendidih, angkat dari tungku api dan biarkan dingin selama sekitar 30 detik untuk teh putih dan 60 detik untuk teh hijau sebelum menuangkannya di atas daun.

– Oolongs (daun utuh): 185-210°F atau 85-98°C

– Hitam teh (daun utuh) dan Pu-erhs: mendidih (212°F atau 100°C)

• Tutup teko dan bungkus dengan handuk dan biarkan rendaman teh. Ikuti petunjuk seduhan pada kemasan. Jika tidak ada, berikut adalah beberapa panduan seduhan umum. Selera yang Anda inginkan adalah teh yang nikmat beraroma tetapi tidak pahit:

– Teh oolong: 4-7 menit

– Teh hitam: 3-5 menit

-Teh hijau: 2-3 menit

• Jika Anda menyeduh serpihan daun teh, saring seduhan teh ke dalam cangkir Anda dan biarkan daun teh yang tersisa dalam teko tersebut (tutup teko untuk mempertahankan panas).(Epochtimes/Vivi/Yant)

Share
Tag: Kategori: Headline KESEHATAN

Video Popular