Organisasi Kesehatan Dunia-WHO memperkirakan bahwa dalam satu abad ke depan, kanker akan menjadi yang pertama dalam daftar teratas sebagai “pencabut nyawa” manusia. Merajalelanya kanker dewasa ini telah bisa kita rasakan sekarang, dan dengan semakin banyaknya penderita kanker juga menegaskan prediksi ini. Kini, pemahaman terkait kanker merupakan satu prasyarat dasar kita dalam menghadapi “kanker sosial” masa depan.

Sehubungan dengan ini, apakah Anda tahu organ tubuh mana saja yang paling suka “diganggu” oleh sel-sel kanker ?

12 organ ini paling rentan disusupi sel kanker

Sel kanker merupakan molekul pengacau yang sangat aktif di dalam tubuh manusia, bisa dikatakan hampir mampu meresap ke mana saja di dalam tubuh setiap orang. Selain kuku dan rambut, ia (sel kanker) bisa berakar tunas dan menyebar di setiap bagian tubuh seseorang. Dari hasil penelitian terkait ditemukan, bahwa beberapa bagian tubuh manusia memang sangat “disukai” sel kanker, tapi akan ada perbedaan yang mencolok antara laki-laki dan perempuan.

Sepuluh peringkat teratas dari kejadian penyakit yang menimpa kaum laki-laki di Tiongkok, dimana jaringan tubuh yang paling suka “dikunjungi” sel kanker itu masing-masing adalah, paru-paru, lambung, hati, tenggorokan, usus besar, kandung kemih, pankreas, otak, kelenjar getah bening dan ginjal. Sementara untuk kaum perempuan adalah, paru-paru, payudara, usus besar, lambung, hati, tenggorokan, ovarium, serviks, pankreas dan otak. Bisa dikatakan, sepuluh tumor ini menduduki lebih dari 80% dari semua jenis tumor. Jika organ-organ yang riskan disusupi kanker ini dilabeli secara grafik tubuh manusia, maka akan terlihat seperti selembar “peta kanker manusia” yang tipikal.

Karena beberapa faktor khusus, beberapa kota di Tiongkok menunjukkan “karakteristik lokal.” Misalnya di Beijing, Shanghai dan kota-kota besar lainnya, kejadian penyakit kanker payudara kaum perempuan di kota-kota yang disebutkan ini melampaui kanker paru-paru, berada di peringkat teratas, sementara kota Guangdong merupakan daerah yang tinggi dari insidensi nasopharyngeal carcinoma atau kanker nasofaring (kanker yang terjadi di nasofaring yang terletak di belakang hidung dan diatas bagian belakang tenggorokan. Kota Jiangsu dan Qidong merupakan daerah yang tinggi dari terjadi kanker hati, dan provinsi Henan, banyak ditemui orang-orang yang menderita kanker esophagus atau kanker kerongkongan.

Dari mana sel-sel kanker itu berasal ?

Banyak yang mengatakan bahwa di dalam tubuh manusia pasti ada sel kanker, hanya saja tidak berkembang. Dari perspektif medis, jika dapat mendeteksi sel-sel kanker, maka kita bisa mendiagnosis bahwa orang ini menderita kanker. Jadi, pandangan ini tidak benar. Menurut ahli medis modern : Di dalam tubuh setiap orang memiliki proto-onkogen, jadi secara mutlak tidak semua orang memiliki sel kanker.

Mengapa organ-organ ini mudah terkena kanker

Melalui analisis rinci dari peta kanker manusia, selain faktor “keuniversalan” dari perubahan abnormal sel kanker itu, faktor atau sebab gangguan atau serangan sel kanker yang dialami setiap organ juga bervariasi.

Paru-paru

Baik pria maupun wanita, kanker paru-paru merupakan peringkat teratas yang menimpa penduduk di Tiongkok. Mengapa organ paru-paru begitu rapuh? Ditilik dari analisis karsinogen sekarang, ada dua point utama, pertama adalah merokok. Menurut statistik, bahwa sekitar 30% insidensi timbulnya tumor itu berhubungan dengan merokok jangka panjang, dan penyakit yang paling erat hubungannya itu adalah kanker paru-paru. Selain itu, karena karsinogen (zat penyebab kanker) dapat diserap melalui paru-paru, menyebabkan kerusakan sekujur tubuh, karena itu bisa memicu timbulnya penyakit kanker laring, kanker kerongkongan, kanker mulut, kanker kandung kemih, kanker ginjal, kanker pankreas dan semacamnya. Kedua adalah pencemaran lingkungan. Statistik data terkait menyebutkan bahwa polusi udara merupakan salah satu penyebab kanker paru-paru. Dampak buruk pencemaran lingkungan terhadap paru-paru itu juga tidak kalah hebatnya dari merokok yang memicu timbulnya kanker.

Lambung

Selain garam, makanan yang diasinkan, cabai merah, daging olahan, makanan yang diasap, barbekyu atau daging yang dibakar/panggang dan sejenisnya merupakan penyebab timbulnya kanker lambung, perubahan mukosa lambung dan gastritis atrofi juga dapat mengakibatkan timbulnya kanker lambung. Selain itu, “makan bersama” juga dapat meningkatkan penyebab langsung kanker lambung —adanya peluang penyebaran dari bakter helicobacter pylori-H. pylori (suatu bakteri yang menyebabkan peradangan lapisan lambung yang kronis). “bahkan ada yang mengklasifikan kanker lambung itu sebagai penyakit menular”.

Kelenjar susu

Faktor utama terjadinya kanker payudara adalah : Terlalu banyak konsumsi makanan tinggi lemak dan berkalori tinggi, tekanan mental, telat menikah atau melahirkan anak di atas usia normal dan sebagainya.

Hati

Ada bukti yang menunjukkan, bahwa “virus hepatitis B”, konsumsi sereal dan kacang-kacangan yang terkontaminasi aflatoksin, sementara konsumsi alkohol dalam jangka lama adalah penyebab langsung terjadinya kanker hati.

Kerongkongan

Penyebab utama kanker kerongkongan adalah mereka yang suka menyantap makanan panas, misalnya sering mengonsumsi berbagai teh panas dan sejenisnya. Selain itu, merokok, obesitas, mengonsumsi daging olahan adalah faktor penyebab langsung dari kanker kerongkongan. Refluks asam juga merupakan faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker esophagus / kerongkongan.

Usus besar

Ini adalah kanker ketiga di dunia yang paling umum. Daging merah, menenggak minuman keras (khusus laki-laki), sering mengonsumsi makanan goreng, sering menunda/menahan BAB dan sebagainya, dimana semua bisa saja mengakibatkan kanker kolorektal/usus besar. Selain itu, inflamasi usus juga dapat meningkatkan risiko kanker usus besar.

Kandung kemih

Hasil penelitian menyebutkan bahwa arsenik dalam air minum adalah salah satu faktor timbulnya kanker kandung kemih, di samping itu, kerap menahan kencing juga dapat meningkatkan risiko kanker.

Pankreas

Kanker pankreas berada diperingkat 13 dunia sebagai penyakit kanker yang sering ditemui, merupakan representatif dari “penyakit orang kaya” di antara jenis kanker lainnya. Obesitas dan penyakit diabetes juga dapat menyebabkan terjadinya penyaki ini.

Getah bening

Kanker dari sistem hematopoietik dan limfatik terutama termasuk limfoma, leukemia dan multiple myeloma. Kanker dari kelompok ini dan kanker hati dinobatkan sebagai kanker risiko tinggi keenam dunia. Pencemaran lingkungan, infeksi virus, dan obesitas merupakan penyebab terjadinya kanker ini.

Ginjal

Kanker ginjal berada diperingkat kelima dunia yang umum ditemui. Tingkat obesitas, konsumsi arsenik yang terkandung di dalam air minum dan merokok adalah tiga faktor yang dapat menyebabkan kanker tersebut.

Kanker serviks dan ovarium

Penyakit kanker ini masing-masing berada diperingkat 2 dan 7 dunia yang paling umum menimpa kaum wanita. Banyak faktor yang memicu terjadinya kanker ini, misalnya sering begadang sehingga mengakibatkan gangguan pada endokrin, seksual dini dan sebagainya.

Sebenarnya, kanker itu sepenuhnya bisa dicegah dan dikendalikan, yang penting adalah bisa mengembangkan kebiasaan hidup yang baik dalam aktivitas sehari-hari, memeriksa kesehatan secara berkala, apabila semua ini dijalani secara teratur dan konsisten, niscaya kanker itu dapat dibasmi ketika bertunas. (Secretchina/Jhn/Yant)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular