Oleh : Lin Yan

Pada 19 tahun silam, sebuah fenomena penampakan UFO The Phoenix Lights terjadi di kawasan Arizona, Amerika Serikat. Ribuan warga melihat sebuah UFO raksasa segitiga yang memancarkan cahaya di atas langit kota Phoenix, AS. Karena ukurannya yang sangat besar, sempat menutupi bintang-bintang di langit, dan hilang begitu saja tanpa jejak setelah beberapa jam terbang di angkasa kota itu.

Hingga sekarang, pihak berwenang setempat tetap bersikeras menjelaskan bahwa itu adalah flare yang ditembakkan militer saat latihan, tapi mantan Gubernur Arizona, Fife Symington pernah mengungkapkan kepada publik bahwa itu adalah UFO.

Menurut laporan Fox News baru-baru ini, begitu menyangkut hal terkait, penduduk kota Phoenix mulai membahas “Phoenix Lights.” 19 tahun yang lalu, setidaknya ribuan orang menyaksikan dengan mata kepala sendiri penampakan UFO raksasa di atas langit Phoenix. Namun, sejauh ini, pejabat setempat belum memberikan penjelasan yang meyakinkan.

Menurut catatan terkait, bahwa pada 12 Maret 1997 sekitar pukul 08:00 malam waktu setempat, banyak orang di Phoenix menyaksikan lima, enam titik cahaya berbaris membentuk huruf “V” di atas langit malam kota itu. UFO-UFO itu terbang perlahan tanpa suara dalam radius sekitar 300 mil (480 km) dengan formasi seragam.

Mereka terbang dari arah utara ke selatan, kemudian beralih ke barat laut sampai lenyap tak berbekas. Durasi terbang UFO-UFO berlangsung lebih dari tiga jam.

Keterangan foto: Berdasarkan cerita saksi mata, orang-orang kemudian menggambarkan rute penerbangan UFO raksasa tersebut. (Fox News Video screenshot)
Keterangan foto: Berdasarkan cerita saksi mata, orang-orang kemudian menggambarkan rute penerbangan UFO raksasa tersebut. (Fox News Video screenshot)
Ribuan Saksi Mata

Saksi mata yang menyasikan dengan mata kepalanya sendiri ketika itu setidaknya ada ribuan orang, hampir melibatkan orang-orang dari berbagai profesi, bahka gubernurnya sendiri juga melihat fenomena itu dan dinilai sangat misterius.

Seorang analis anonymous yang disebut “Thinker Thunker” mengatakan, bahwa dengan teknik stabilisasi gambar komputer ia menganalisa video samar-samar itu dan menegaskan bahwa bola-bola cahaya itu bukan flayer seperti yang dikatakan pejabat setempat.

“Bola cahaya itu dalam keadaan statik sekitar satu menit, jarak antara satu sama lainnya sangat seragam, jadi tidak mungkin itu adalah flare,” kata seorang analis yang tidak mau disebutkan namanya.

Keterangan gambar: Berdasarkan keterangan saksi mata, analis menggambarkan bentuk UFO dan tiga area penampakan UFO. (Gambar setengah lingkaran di bawah). (Youtube screenshot)
Keterangan gambar: Berdasarkan keterangan saksi mata, analis menggambarkan bentuk UFO dan tiga area penampakan UFO. (Gambar setengah lingkaran di bawah). (Youtube screenshot)

Lynne Kitei, seorang dokter internis setempat mengatakan bahwa masih terngiang dengan jelas dalam benaknya, ketika ribuan orang ingin keluar dan menyaksikan pemandangan Comet Hale-Bopp, mereka juga melihat objek terbang raksasa, bola cahaya yang besar tampak seperti terhubung dengan lambung pesawat berbentuk V itu.

Selain itu, Dr. Kitei juga telah membuat video penampakan UFO yang melayang di atas langit kawasan Paradise Valley di Phoenix, dan video itu masih disimpannya sampai sekarang.

“Selama 19 tahun ini, kami terus berusahan mencoba menganalisis isi rekaman yang membingungkan itu,” ujarnya.

Keterangan gambar: Berdasarkan gambaran saksi mata, analis membuat rute penerbangan UFO raksasa tersebut. (Youtube)
Keterangan gambar: Berdasarkan gambaran saksi mata, analis membuat rute penerbangan UFO raksasa tersebut. (Youtube)
Mantan Gubernur: Pemerintah menyembunyikan fakta keberadaan UFO

Pada 5 Februari 2007 malam waktu setempat, di atas langit pusat kota Phoenix kembali digegerkan dengan penampakan UFO tersebut. Media lokal dan polisi setempat mendapatkan sejumlah besar laporan dari saksi mata. Yuma Navy Base atau Pangkalan Angkatan Laut AS di Yuma yang kebetulan berada di sekitar kota Phoenix menjelaskan kepada publik, bahwa objek yang memancarkan cahaya itu adalah flare yang dilontarkan pesawat A-10 Thunderbolt II Warthog yang sedang latihan di Barry Goldwater Range, yang berada di barat daya Arizona. Namun, banyak orang mengatakan cahaya kelap kelip itu tampak berbaris-baris, lagipula tampak terbang dalam jarak yang sangat jauh. Dilihat dari ciri-cirinya juga sangat jauh berbeda dengan rute latihan.

Pada 2007, mantan gubernur Arizona, Fife Symington mengungkapkan kepada publik melalui CNN, bahwa flare di kota Phoenix pada 10 tahun yang lalu itu memang UFO, lagipula ia juga menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri objek terbang raksasa itu.

“Jika 10 tahun yang lalu Anda berada disini, berdiri disana dan menengadahkan kepala melihat cahaya-cahaya itu, saya yakin anda juga akan terkejut,” katanya

Keterangan foto: Setelah pensiun dari jabatannya, Fife Symington, mantan Gubernur Arizona ketika itu akhirnya mengungkapkan bahwa peristiwa “The Phoenix Lights” itu memang benar-benar UFO sebagaimana yang ia saksikan ketika itu. (Youtube)
Keterangan foto: Setelah pensiun dari jabatannya, Fife Symington, mantan Gubernur Arizona ketika itu akhirnya mengungkapkan bahwa peristiwa “The Phoenix Lights” itu memang benar-benar UFO sebagaimana yang ia saksikan ketika itu. (Youtube)

Namun, karena statusnya sebagai Gubernur Arizona ketika itu, dan pertimbangan politik, sehingga peristiwa penampakan UFO di Phoenix itu disangkal oleh Fife Symington. Namun, setelah pensiun dari jabatannya ia memutuskan akan membeberkan semua fakta yang diketahuinya.

“Saya pernah menjadi pilot dan pejabat di Angkatan Udara, saya benar-benar yakin objek terbang itu adalah suatu benda yang tidak akan bisa dibuat oleh manusia,” kata Symington.

Adapun mengenai argumen bahwa itu adalah flare, balon cuaca yang diluncurkan Angkatan Udara,  Fife Symington pun mengomentarinya, “Saya benar-benar tidak puas dengan penjelasan bodoh dari pihak Angkatan Udara AS. Memang bisa saja ada flare militer di angkasa, namun objek yang disaksikan ribuan saksi mata dan termasuk saya sendiri itu sama sekali bukan flare seperti yang dijelaskan pihak Angkatan Udara.”

“Kami harap pemerintah jangan menggambarkan semua peristiwa misterius terkait UFO itu sebagai fenomena yang lumrah. Perlu diadakan investasi ulang, membukanya ke publik, dan tidak mencegah diskusi publik,” kata Fife Symington menambahkan.

Kterangan gambar: Kasus penampakan UFO yang disaksikan secara luas ini dicatat sebagai peristiwa “The Phoenix Lights.” (Youtube)
Kterangan gambar: Kasus penampakan UFO yang disaksikan secara luas ini dicatat sebagai peristiwa “The Phoenix Lights.” (Youtube)
Misteri yang Sulit Dipecahkan

Sebenarnya, peristiwa “The Phoenix Lights” kerap terjadi secara berulang di kota Phoenix. Penampakan UFO di atas langit Phoenix masing-masing pernah terjadi pada Mei, Juni dan Agustus 2005, Agustus 2006 dan April 2008 lalu.

Scott Waring, editor UFO Sightings Daily mengatakan dalam artikelnya, “Mari kita flashback pada peristiwa “The Phoenix Lights” 1997 silam yang masih misterius ini, ribuan orang menyaksikan sebuah pesawat ruang angkasa raksasa warna hitam yang bercahaya di atas langit kota mereka. Objek hitam berukuran raksasa itu muncul tanpa suara dan menyelimuti segenap bintang di angkasa. Pemerintah AS seharusnya menaruh perhatian pada hal ini, namun mereka hanya ingin menutupi dan menyembunyikannya dari publik.

Sebuah organisasi di Amerika yang disebut “Hybrid Baby Community”(komunitas bayi hybrid) mengatakan, bahwa peristiwa “The Phoenix Lights” atau penampakan cahaya di Phoenix itu adalah sejenis kapal induk alien, di dalamnya berisi bayi hybrid alien dengan penduduk Bumi. Karena ada kalanya alien-alien ini datang ke Bumi untuk melihat situasi Bumi, sehingga ada peristiwa penampakan UFO seperti “The Phoenix Lights” ini.

Sekadar catatan, bahwa UFO tidak selalu berarti atau selalu berkaitan dengan pesawat makhluk dari luar Bumi atau alien itu sendiri. UFO berarti suatu benda atau beberapa benda yang tak dikenal, atau yang belum dapat diidentifikasi. Namun benda itu dapat melayang, mengambang atau terbang diatas tanah. Jika benda tersebut sudah dapat teridentifikasi secara ilmiah, maka benda itu bukan lagi sebagai UFO, tapi sudah menjadi IFO (Identified Flying Object). (Epochtimes/joni/rmat)

Share

Video Popular