Busa biasanya tidak dikenal karena kerapuhannya dan cenderung agak halus bila disentuh. Namun busa logam jenis baru kali ini telah terbukti menjadi begitu kuat sehingga mampu mengubah peluru yang menembus baju baja anti peluru menjadi debu.

Bahan tersebut, yang hanya sebagian kecil dari berat lapisan logam, dapat digunakan untuk membuat pelindung tubuh anti peluru jenis baru yang ringan dan perlindungan untuk kendaraan.

Dikenal sebagai busa logam komposit, bahan yang dibuat dengan menanamkan bulatan-bulatan baja berlubang di dalam matriks stainless steel yang dibuat dari bubuk logam.

Tes yang dilakukan pada busa tersebut menunjukkan bahwa kurang dari satu inci cukup untuk menghentikan putaran terobosan baja yang biasanya akan menusuk masuk pelindung tubuh anti peluru jenis lain. Di dalam kenyataannya, materi yang ditemukan itu benar-benar dapat menyebabkan peluru hancur sebagai dampaknya.

baju anti peluru
Insinyur telah mengembangkan busa logam yang mampu menahan dampak peluru baja, efektif mengubahnya menjadi debu (foto). Mereka mengatakan dengan menggabungkan bahan dengan plat keramik dalam baju anti peluru pelindung tubuh modern, memungkinkan untuk memberikan bentuk-bentuk baru perlindungan ultra ringan dari tembakan.

Profesor Afsaneh Rabiei, seorang insinyur mekanik di North Carolina State University, mengatakan, “Kami bisa menghentikan peluru pada ketebalan total kurang dari satu inci, sedangkan lekukan di bagian belakang adalah kurang dari delapan milimeter (0,3 inci).”

Untuk menempatkannya dalam hubungan dengan perlindungan, standar National Institute of Justice mengijinkan hingga 44 milimeter (1,7 inci) lekukan di bagian belakang sebuah baju baja.

Dengan menggunakan kamera kecepatan tinggi, Profesor Rabiei dan timnya mampu memonitor apa yang terjadi ketika mereka menembakkan peluru baja M80 dan M2 memberondong di berbagai jenis baju besi dari jarak 16ft (5 meter).

Para peneliti menemukan bahwa menggabungkan busa logam komposit dengan plat muka keramik, rentetan peluru baja pada kecepatan lebih dari 1,900mph (3,057km / jam), hilang sampai 65 persen dari massa mereka sebagai dampaknya.

busa bahan anti peluru
Ilustrasi busa komposit mampu menyerap banyak energi dari putaran terobosan peluru setelah mendobrak pelat muka keramik baju baja.

Penambahan Kevlar atau plat belakang aluminium pada busa juga membantu meningkatkan kemampuannya untuk menghilangkan energi dan memungkinkan baja menjadi lebih ringan.

Para peneliti, yang karyanya diterbitkan dalam jurnal “Composite Structures”, mengatakan bahwa penggunaan busa logam komposit dapat mengurangi berat baja hingga 20 persen selain meningkatkan kemampuannya untuk menghentikan peluru.

Tes terbaru lainnya oleh Profesor Rabiei dan timnya telah menunjukkan bahwa busa logam komposit juga dua kali lebih baik dalam menangani api dan panas. Selain itu busa juga dapat melindungi terhadap sinar-X, sinar gamma dan radiasi neutron.

Penemuan ini meningkatkan prospek busa yang digunakan untuk membantu melindungi personil militer di dalam kendaraan, namun bisa juga digunakan untuk menyimpan bahan berbahaya agar lebih aman.

Kehadiran kantong udara di dalam busa logam komposit membuatnya sangat efektif menghalangi panas, terutama karena rambatan panas lebih lambat melalui udara daripada melalui logam. (ran)

Share

Video Popular