Erabaru.net. Kita semua menyadari, ketika energi kita lemah, kita akan merasa tubuh kita sakit. Ketika tubuh yang sakit mulai mengarah pada kesembuhan, kita merasakan mulai ada lagi energi, suasana hati pun telah berubah menjadi senang.

Bagaimana caranya agar dapat mempertahankan energi tubuh yang tinggi, sehingga tidak jatuh sakit? Yang pertama-tama harus diatur adalah suasana hati kita.

Seorang pasien saya, pada awal datang periksa, dia mengeluh sering pusing, setelah menjalani perawatan dengan herbal tradisional dan akupunktur, gejala penyakitnya pun hilang.

Dua tahun berikutnya setiap minggu perlu menjalani perawatan akupunktur sekali, dari kontak yang terus menerus ini, lambat laun diketahui bahwa dia tidak akur dengan suaminya, dia ingin bercerai namun sang suami tidak bersedia.

Dari sudut pandang PTT (Pengobatan Tradisional Tiongkok), kepeningan yang dideritanya berasal dari masalahnya dengan sang suami. Jarum akupunktur dan herbal tradisional hanya mampu mengurangi gejala penyakit saja.

Sakit yang di hati masih perlu disembuhkan dengan herbal hati.

Baru-baru ini, dia datang ke klinik untuk memeriksakan alergi kulitnya, maka saya menanyakan bagaimana hubungannya dengan sang suami, dia mengatakan sudah bercerai, namun masih tinggal satu gedung, mau tak mau masih sering berjumpa, ini membuat dirinya merasa jengkel sekali.

Saya mengatakan, “kejengkelan” ini membuat kulitnya muncul alergi. Dia berpikir sebentar dan merasa cukup beralasan.

Saya bertanya kepadanya, bagaimana kesehatan mantan suaminya. Dia berkata, kondisinya payah, suaminya lebih muda sepuluh tahun darinya, dahulu orang-orang mengatakan bahwa suaminya lebih muda dari usia sesungguhnya, oleh karenanya suaminya merasa bangga.

Namun setelah perceraian, suaminya dalam sekejap telah menjadi tua belasan tahun, bahkan bermunculan beragam penyakit seperti: kencing manis, tekanan darah tinggi dan depresi, setiap hari mengonsumsi belasan macam obat.

Peribahasa mengatakan, kerukunan hidup dalam keluarga merupakan dasar keberhasilan dalam segala bidang, merupakan kebenaran yang dikenal umat manusia melalui praktek keseharian.

Di dalam keluarga bila hubungan antar anggotanya rukun, suasana hatinya baik, energi tubuhnya pun tinggi, tubuh akan menjadi sehat, usaha juga akan menjadi semakin maju.

Sebaliknya, keluarga yang tidak rukun, suasana hatinya tidak baik, kesehatan menjadi tidak baik, berbagai macam penyakit akan timbul, pekerjaan juga akan terpengaruh.

PTT sejak zaman dahulu sudah mengetahui bahwa suasana hati yang ekstrim dapat menimbulkan berbagai macam penyakit.

Berikut ini kita simak melalui teknologi modern bahwa suasana hati yang berbeda dapat mengakibatkan perbedaan energi tubuh.

Korotkov, ahli fisika kuantum Rusia pada tahun 1939 telah menciptakan semacam metode foto, dengan mengekspos benda hidup dalam denyut medan elektromagnetik, dapat menangkap halo yang mengelilingi tubuh.

Kondisi halo dapat mencerminkan kondisi kesehatan seseorang: jika halo berkurang, menunjukkan seseorang telah sakit atau sedang tidak bersemangat.

Pada saat itu bila diperiksa denyut nadinya oleh dokter PTT, akan terasa denyut nadi tangan kanan dan kiri penderita satu keras satu lemah yang disebut kondisi Yin dan Yang tidak seimbang.

David R. Hawkins, psikolog kenamaan telah menganalisa berbagai tingkat energi suasana hati, mulai dari suasana hati yang paling negatif, yang merusak tubuh, sampai suasana hati penuh kasih yang paling positif.

Bahkan telah memberikan nilai 1.000 bagi energi tertinggi, dan 0 bagi yang terendah.

Sebagai contoh, kesedihan memiliki tingkat energi 75, ketakutan memiliki tingkat energi 100, amarah memiliki tingkat energi 150, gembira memiliki tingkat energi 540.

Dengan kata lain, suasana hati kita adalah manifestasi energi tubuh kita, lagi pula suasana hati juga bisa membuat perubahan perasaan kita terhadap orang dan benda di sekeliling kita.

Apabila seseorang memiliki tingkat energi di bawah 100, ia dapat merasa dunia ini dipenuhi dengan bahaya, fitnahan dan ancaman, tubuhnya juga menjadi mudah terserang penyakit.

Bagi orang yang tingkat energinya di atas 500, dunia ini penuh dengan ciptaan yang indah cemerlang dan kesempurnaan, tubuh sehat, banyak sekali hal-hal baik yang akan terjadi atas dirinya. Yaitu yang sering kita katakan sebagai orang yang beruntung.

David R Hawkin juga beranggapan tingkat energi Sang Sadar dapat mencapai 1.000, ini adalah tingkat energi orang-orang besar yang telah memberikan teladan spiritual dalam sejarah, tingkatan manusia besar yang banyak sekali pengikutnya.

Seperti yang terhormat Laozi, Buddha Gautama dan lain-lain. Tentu saja, pada zaman ini juga terdapat orang dengan tingkat energi sedemikian, sering mendengar para praktisi Falun Gong mengatakan, setelah mereka mendengarkan ceramah dari Guru Falun Gong, hati menjadi gembira, tubuh pun menjadi sehat.

Bagaimanakah cara membuat suasana hati menjadi baik? Atau membuat suasana hati yang tidak baik berubah menjadi baik?

Pertama-tama, meminjam tenaga dari luar, misalnya berolahraga aerobik, mendengarkan musik yang murni, tentu saja pada lokasi konser energinya lebih besar, seperti Shen Yun Performing Arts yang sekarang sedang dipentaskan berkeliling di berbagai tempat di dunia, memunculkan kembali kebudayaan tradisional Tiongkok dan lagu-lagunya yang murni di atas pentas, sehingga jiwa manusia terguncang, suasana hati menjadi gembira.

Tentu saja, mengubah suasana hati masih terdapat banyak cara lain, misalnya melakukan perbuatan amal dan lain lain.

Saya setiap minggu selalu membawa para mahasiswa mengunjungi pasien penyakit stroke di rumah sakit, ketika kami menganalisa penyebab sakit, menemukan bahwa para pasien menjelang terserang penyakit kebanyakan mengalami perubahan suasana hati secara hebat.

Karena suasana hati mempunyai hubungan langsung dengan penyakit, perubahan suasana hati dapat dinyatakan melalui tubuh.

Banyak sekali terjadinya penyakit tubuh adalah untuk memperingatkan kita, bahwa suasana hati kita terdapat masalah, janganlah menunggu sampai terserang penyakit jantung, penyakit stroke yang telah membuat kelumpuhan sebelah, baru mulai berinterospeksi.

Berolah jiwa / pikiran dan memperbaiki karakter hendaknya dimulai dari sekarang. (Epochtimes/Pur/Yant)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular