Erabaru.net. Situs Angkatan Laut AS pada Sabtu (9/4/2016) merilis sebuah berita tentang penemuan 3 orang pria yang terperangkap di sebuah pulau terpencil di Lautan Pasifik akibat kapal layar yang mereka tumpangi terbalik oleh gelombang tinggi.

Mereka berhasil diselamatkan berkat tulisan HELP di pesisir pantai pulau itu yang dibentuk dari dahan-dahan pohon, sehingga memungkinkan pesawat Angkatan Laut AS yang kebetulan lewat dalam tugas meronda melihat  permintaan tolong mereka.

Fox News melaporkan, pesawat patroli P-8A milik Angkatan Laut AS yang sedang melakukan patroli laut melalui udara pada 7 April 2016 lalu, melihat ada tulisan HELP yang cukup jelas saat melintas di udara Pulau Fanadik yang tidak berpenghuni.

Petugas patroli kemudian mengamati lebih serius  dan menemukan mereka bertiga sedang melambai-lambaikan jaket pelampung sebagai tanda minta ditolong.

Associated Press merilis ucapan dari anggota keluarga melaporkan bahwa mereka sudah hilang kontak sejak 5 April 2016.

“Mereka sangat beruntung semua menggunakan jaket pelampung dan mampu berenang hingga mencapai pantai itu meskipun tidak berpenghuni,” kata Melissa McKenzie, Pejabat Penjaga Pantai AS.

Kemudian sebuah kapal dikirim ke pulau itu untuk menjemput mereka.

Melissa McKenzie mengaku secara pribadi, dirinya tidak mengetahui dengan jelas kondisi mereka, namun ada pejabat yang memberitahu Washington Post bahwa mereka dalam kondisi sehat. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular