- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Menelaah Karakter Orang Jerman dari “Made in Germany” (1)

“Made in Germany” adalah simbol produk berkualitas tinggi, terlebih dalam hal pembuatan mesin juga otomotif, Jerman sangat dikenal di seluruh dunia. 500 besar perusahaan kuat dunia ada di Jerman, perusahaan asing yang ada di Jerman melebihi 45.000 buah.

Keberhasilan ini bukanlah suatu kebetulan, keunggulan merek Jerman ini erat kaitannya dengan keunikan karakter orang Jerman. Apa sebenarnya karakter orang Jerman, yang membuat mereka sangat unggul di berbagai bidang? Mari kita telaah lebih mendalam.

Teliti dan Serius

Ketelitian orang Jerman sudah diketahui semua orang. Dalam melakukan hal apa pun mereka sangat cermat, memperhatikan detil, dan menuntut kesempurnaan. Baik dalam kehidupan sehari-hari ataupun di perusahaan, mereka menyelesaikan transaksi dengan sangat teratur. Di Jerman, baik di rumah maupun di kantor sama saja, semua diatur rapi. Di dalam ruangan sangat bersih dan semua jendela sangat bening, di jalanan pun warga sangat tertib.

Dalam melakukan apa pun, orang Jerman selalu menuntut dilakukan hingga tuntas, tanpa harus ada yang mengawasi. Jika tidak sempurna, ada cacat, mereka akan merasa tidak tenang. Filsuf bernama Fichte dalam pidatonya “To The Deutsche” menekankan sifat bangsa ini, “Kita harus serius meperlakukan segala sesuatu, sama sekali tidak bisa mentolerir sedikit pun sikap lengah dan tidak peduli.”

Dalam bahasa Jerman ada sebuah peribahasa, “Membuat kesalahan pun, harus dilakukan dengan sempurna.”

Orang Jerman sangat mengutamakan standard, standard dalam kehidupan pun dapat ditemukan di mana saja, seperti takaran bumbu memasak, kriteria pemilahan sampah, jam larangan bagi warga untuk tidak boleh berisik, ketentuan waktu dan peron gerbong KA harus berhenti. Bahasa Jerman adalah bahasa di dunia yang mempunyai standar paling banyak, seperti aturan “gender, plural, kasus”, aturan konjugasi kata kerja dan lain-lain.

Dua per tiga standard pembuatan mesin internasional mengacu pada “Institut Standarisasi Jerman” atau DIN (Deutsches Institut für Normung). Bisa dikatakan, Jerman merupakan asal muasal standarisai industri dunia. Standard DIN mencakup permesinan, teknik kimia, otomotif, pelayanan, dan berbagai sektor lainnya, hingga lebih dari 30.000 item, inilah landasan “Made in Germany.”

Perencanaan Matang

Orang Jerman dalam setiap pekerjaan selalu membuat perencanaan yang cermat, mulai dari pergi berbelanja ke toko swalayan sampai pekerjaan di kantor. Mereka merencanakannya dengan seksama, dengan demikian segala pekerjaan berjalan teratur, dan tidak akan membuang waktu percuma. Baik tua maupun muda, pria maupun wanita, memiliki buku pegangan “kalender termin,” kegiatan setiap waktu setiap hari, sampai apa yang akan dilakukan di hari Natal, semua agenda direncanakan lebih awal, dan bukan diputuskan secara spontan. Jadi, berinteraksi dengan orang Jerman tidak bisa dilakukan tanpa persiapan yang matang, juga tidak mudah membatalkan janji yang telah dibuat dengan mereka.

Berdisiplin Ketat

Di Jerman ada seorang filsuf terkenal yang pernah mengatakan, “segala sesuatu yang eksis pasti ada dasarnya.” Orang Jerman sangat menghormati apa pun yang telah eksis, termasuk hukum dan aturan, kesepakatan dan perjanjian, janji yang telah diucapkan, persahabatan dan hubungan yang telah terjalin, sistem dan institusi yang telah berjalan dan lain-lain. Hal yang bagi mereka reasonable, mereka akan lakukan tanpa syarat dan mentaatinya.

Orang Jerman sangat taat peraturan lalu lintas, bahkan saat tidak ada orang, mereka tidak akan menerobos lampu merah. Jika ada yang menerobos lampu merah di Jerman, bisa dipastikan adalah orang asing, atau penderita rabun atau buta warna. Orang Jerman dengan penuh kesadaran mentaati ketertiban masyarakat, jika merusak ketertiban masyarakat akan memicu kemarahan publik. (sud/whs/rmat)

BERSAMBUNG