Erabaru.net. Lingkungan tempat tinggal yang rapi dan bersih membuat hati penghuninya ceria dan sehat, sebaliknya lingkungan yang kotor berantakan akan membuat suasana hati buruk akan berpenyakit.

Mari kita lihat bagaimana kebiasaan yang harus dilakukan agar rumah selalu bersih dan rapi.

Merapikan tempat tidur

Setiap hari bangun pagi, tempat tidur dirapikan. Ranjang adalah tempat untuk tidur, bukan untuk menumpuk barang, buku seharusnya ditempatkan di rak buku, pakaian seharusnya digantung di rak.

Jika semuanya ditumpuk di ranjang, bukan hanya terlihat tidak rapi, juga akan berdebu dan mengganggu kesehatan.

Rapikan begitu selesai digunakan

Setelah sikat gigi, air di wastafel dilap kering; setelah berdandan, botol wadah produk perawatan kulit segera ditutup dan dikembalikan ke tempat semula; setelah memasak, kompor segera dibersihkan.

Intinya, setiap kali selesai melakukan sesuatu harus segera dirapikan dan dibersihkan. Jika benda yang telah terpakai diletakkan sembarangan, maka kian lama akan kian berantakan, debu akan semakin menumpuk, yang pada akhirnya akan menghabiskan lebih banyak waktu dan tenaga untuk membersihkannya.

Manfaatkan buku catatan

Sebagian orang terbiasa mencatat nomor telepon, atau menulis inspirasinya, di balik amplop atau secarik kertas kecil, yang sebenarnya merupakan awal dari suatu keruwetan.

Setelah selesai menulis dibuang begitu saja, sini sepotong sana sepotong, membuat rumah semakin berantakan, lalu pada saat hendak digunakan tidak bisa lagi ditemukan.

Seharusnya biasakan mencatat hal-hal kecil seperti itu di buku catatan atau telepon genggam, selain menghemat ruang, juga tidak mudah hilang.

Jangan menimbun barang

Produk kebutuhan sehari-hari sebaiknya dibeli sesuai kebutuhan saja, jangan membeli banyak hanya karena murah, yang akhirnya hanya akan tertimbun, tidak hanya akan menghabiskan ruang, juga suatu pemborosan, karena saat akan digunakan ternyata sudah kadaluwarsa.

Apalagi, semakin banyak benda beraneka ragam, juga akan membutuhkan waktu lebih panjang untuk membersihkan.

Buang barang yang tidak perlu

Terlalu banyak barang di rumah, saatnya membuang yang tidak perlu.

Konsultan manajemen barang berlebih dari Jepang, Eiko Yamashita, dalam bukunya berjudul Putuskan, Relakan, Tinggalkan dikatakan bahwa saat memutuskan untuk menyimpan atau membuang sesuatu, hal yang harus ditanyakan adalah: “Apakah saya butuh benda ini sekarang?” Benda-benda yang “suatu hari nanti akan dibutuhkan” dan juga “sayang kalau dibuang”, sebagian besar ternyata tidak dibutuhkan.

Pakar kerapian rumah Scaff menjelaskan, banyak orang menyimpan barang-barang yang tak terpakai dengan maksud saat dibutuhkan tidak perlu lagi membelinya, jadi hemat waktu dan hemat biaya.

Akan tetapi, pada saat benda-benda itu dibutuhkan, justru sulit untuk ditemukan, karena telah tenggelam di antara timbunan barang-barang yang tidak rela untuk dibuang.

Menurut pengalamannya, jika setelah satu tahun Anda tidak pernah lagi menggunakan benda tersebut, maka Anda sudah tidak membutuhkannya lagi, sudah bisa dibuang.

Jangan lempar baju sembarangan

Setiap kali mengganti baju yang telah terpakai, sebaiknya diletakkan di keranjang baju kotor atau di dalam mesin cuci, jangan dilempar sembarangan ke sofa, kursi, atau di lantai, karena itu akan membuat Anda menghabiskan waktu lebih lama untuk merapikannya.

Jika pakaian masih ingin dikenakan, gantunglah di rak, selain tidak akan lusuh juga bisa diangin-angin.

Cuci piring selesai makan

Peralatan makan yang telah digunakan harus segera dicuci dan dilap kering, lalu diletakkan di lemari.

Ada orang yang terbiasa setelah makan menonton TV, piring dan perkakas makan lainnya baru akan dicuci sehari kemudian. Kebiasaan itu sangat tidak higienis, dan jika menumpuk terlalu banyak membuat Anda melihat saja merasa kelelahan, semakin membuat Anda tidak ingin mencucinya.

Rajin mengganti kain cuci piring

Taplak meja dan kain (busa) pencuci piring yang penuh noda minyak dan sisa makanan adalah sarang bagi berkembangnya berbagai jenis bakteri termasuk E. Coli.

Dianjurkan untuk menggunakan tiga potong kain taplak secara bergantian, dan setiap hari bersihkan dengan cairan pembasmi kuman lalu keringkan.

Kebersihan makanan dan alat masak yang bersih sangat penting bagi kesehatan tubuh.

Handuk harus digantung

Handuk muka dan handuk mandi harus digantung setelah digunakan, buka jendela, biarkan udara mengalir masuk, jangan dilempar begitu saja di wastafel, atau di sofa, atau di kursi, bahan katun yang basah sangat mudah menimbulkan bau tak sedap, juga tidak baik bagi kesehatan.

Saat cuaca cerah, sebaiknya dijemur di luar ruangan.

Handuk muka dan handuk mandi harus diganti dan dicuci secara rutin, jangan menunggu sampai berminyak atau muncul flek hitam baru dicuci.

Buang sampah setiap hari

Tidak setiap orang memiliki kebiasaan membuang sampah setiap hari, tapi ini justru sangat penting.

Sampah di dapur, seperti ampas sayur, kulit buah, kulit udang, tulang ikan dan lain-lain sangat mudah membusuk dan menimbulkan bakteri, mudah menarik semut, lalat, kecoa, tikus dan lain sebagainya.

Terutama jika Anda memiliki hewan peliharaan, buang sampah setiap hari adalah keharusan, jika tidak maka akan sangat menyulitkan.

Sebenarnya, memelihara kebiasaan yang baik, setiap hari meluangkan sedikit waktu, semua hal kecil ini bisa dilakukan dengan baik, sehingga rumah tempat tinggal kita menjadi rapi dan bersih, hidup juga lebih sehat.

Berdiam di lingkungan yang bersih dan rapi dapat membuat perasaan hati kita menjadi nyaman dan tenang, rasa bahagia pun semakin bertambah. (Epochtimes/Sud/Yant)

Share

Video Popular