Oleh CNA New Delhi

Musim panas India tahun akan lebih panas daripada tahun lalu. Sekarang saja sudah lebih dari seratus orang meninggal dunia karena suhu tinggi. Dinas Meteorologi memperkirakan bahwa antara April sampai dengan Juni nanti suhu udara di provinsi-provinsi tengah India dapat mencapai 44 – 45 derajat Celcius.

Pada akhir Maret selewat perayaan ‘Holi,’ suhu udara di berbagai tempat di India sudah mengalami kenaikan yang pesat. Stasiun pemantau cuaca yang berlokasi di Ner Delhi menunjukkan pada 3 April 2016 ada wilayah yang suhunya sudah mencapai 43 °C, di ibukota provinsi Orissa, Bhubaneswar kemarin bersuhu 45.8 °C.

66 orang dan 45 orang masing-masing warga Negara Bagian Telengana dan Andhra Pradesh telah tewas akibat serangan gelombang panas sampai lebih dari 40 °C yang terjadi sejak awal bulan ini.

Hindustan Times, Selasa (12/4/2016) hari ini dalam pemberitaannya memperingatkan bahwa musim panas di seluruh wilayah India tahun ini mungkin bisa lebih panjang juga lebih panas daripada tahun lalu.

Dinas Meteorologi India melalui analisis dan penelitian memberitahukan bahwa gelombang panas yang menyerang India memiliki durasi lebih panjang dengan tren suhu yang naik. Suhu udara di wilayah tengah dan barat laut India berpotensi mengalami kenaikan yang di atas rata-rata. Di mana, suhu udara di wilayah barat laut India mungkin akan mencapai 1 °C lebih tinggi dari wilayah lainnya.

Menurut perkiraan, suhu udara di wilayah utara India antara April sampai dengan Juni akan berada di antara 39 – 42 °C. wilayah tengah antara 44 – 45 °C.

Kepala Dinas Meteorologi India B.P. Yadav mengatakan, bila saja selama 3 bulan ini suhu udara tetap berada 1 °C lebih tinggi dari biasanya, maka itu sudah merupakan tanda bahwa gelombang panas tahun ini akan berlangsung lebih lama dengan suhu lebih tinggi daripada waktu lalu. Musim panas yang berlangsung lama ini tentu akan membawa dampak yang tidak ringan.

Akibat El Nino menyerang India tahun lalu, sekitar 2.000 orang warga meninggal kepanasan. Menghadapi musim panas yang bersuhu lebih tinggi tahun ini, Wakil Menteri Pertanian India SK Pattanayak mengatakan musim hujan tahun ini diprediksi baru akan tiba pada Juni mendatang. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular