- Erabaru - http://www.erabaru.net -

4 Cara Meredakan Nyeri Sendi dengan Menggunakan Minyak Atsiri

Oleh: Max Joseph

Nyeri sendi dapat diakibatkan oleh cedera, rematik, artritis, atau posisi postur tubuh yang buruk dalam waktu yang lama. Minyak atsiri banyak digunakan untuk menghilangkan nyeri sendi karena berfungsi sebagai anti-rematik, anti-peradangan, dan anti-kejang otot. Minyak atsiri ini bekerja dengan efektif bila digunakan secara tersendiri atau dicampur dengan minyak atsiri lainnya yang dioleskan pada daerah yang nyeri.

Tergantung pada lokasi dan keparahan nyeri, pemberian minyak atsiri dapat melalui pijat, berendam di bak mandi, kompres panas atau dingin. Minyak atsiri yang terbaik untuk mengurangi nyeri sendi adalah minyak cengkeh, rosemary, lavender, jahe, marjoram, chamomile, peppermint, kayu putih, dan juniper.

1.Pijat daerah yang nyeri dengan menggunakan minyak cengkeh

Minyak cengkeh adalah minyak esensial yang populer yang berfungi sebagai antibakteri, antimikroba, dan mempertahankan suhu dalam tubuh tetap konstan yang kuat yang digunakan untuk melawan peradangan. Oleskan sedikit minyak cengkeh pada otot atau sendi yang nyeri untuk menghindari iritasi kulit atau Anda dapat mengencerkan minyak cengkeh dengan minyak kelapa jika Anda memiliki kulit sensitif. Tambahkan hingga 12 tetes minyak cengkeh ke 2 ons minyak kelapa, dan pijatkan pada daerah yang nyeri.

Hindari pemakaian minyak cengkeh selama kehamilan dan masa pemberian ASI.

2. Oleskan campuran minyak atsiri

Campuran minyak cengkeh dengan minyak atisir lainnya seperti kayu manis, rosemary, peppermint, lavender, dan geranium juga efektif untuk mengurangi nyeri sendi. Campur minimal tiga dari minyak atsiri tersebut dengan minyak pembawa pilihan Anda untuk membuat 1% pengenceran (6 tetes minyak atsiri untuk 1 ons minyak pembawa). Oleskan pada sendi yang nyeri dua kali sehari.

Anda dapat meningkatkan konsentrasi menjadi 3% (20 tetes minyak atsiri untuk 1 ons minyak pembawa) atau lebih atau oleskan lebih dari dua kali sehari tergantung pada reaksi yang terjadi setelah pemakaian.

Kombinasi lain dari minyak atsiri untuk nyeri sendi adalah 1 tetes minyak lada hitam, 1 tetes minyak jahe, 2 tetes vanili campuran, 3 tetes minyak rosemary, 3 tetes minyak ketumbar, 4 tetes minyak marjoram, dan 6 tetes minyak chamomile Romawi dengan 2 ons minyak pembawa. Pijatkan campuran minyak atsiri ini pada daerah yang nyeri sampai nyeri berkurang.

3. Rendam badan dengan minyak atsiri

Nyeri yang melibatkan banyak sendi dapat diredakan dengan berendam dalam air hangat yang telah dicampur dengan minyak atsiri. Campur 2 tetes minyak rosemary, 4 tetes minyak juniper berry, 2 tetes minyak cypress, 2 tetes minyak lavender dan 1-2 cangkir garam untuk berendam saat mandi. Membuat garam yang digunakan untuk berendam saat mandi adalah dengan mencampurkan garam Epsom (mengandung magnesium sulfate murni) dengan baking soda dalam jumlah yang sama.

Tambahkan beberapa serpihan garam laut dan magnesium klorida, dan tuangkan campuran ke bak mandi. Isi bak mandi dengan air dan diamkan selama 30 menit sebelum berendam supaya tercampur rata.

4. Kompres panas dan dingin

Ahli medis telah menemukan bahwa kompres panas dan dingin mengurangi nyeri sendi, dan dengan menambahkan minyak atsiri akan meningkatkan efektivitas terapi ini. Panaskan air sampai suhu yang hangat. Pilih minimal tiga macam minyak atsiri dan teteskan 4 tetes dari setiap minyak tersebut ke dalam air hangat. Celupkan handuk dalam air hangat, peras handuk sehingga tidak ada air yang menetes, dan letakkan kompres pada daerah yang nyeri. Kompres panas selama 15 menit untuk setiap sesi, bergantian dengan kompres dingin dengan jarak waktu beberapa jam.

Kesimpulan

Menerapkan kombinasi yang tepat dari minyak atsiri pada daerah yang nyeri adalah cara yang efektif untuk meredakan nyeri sendi. Minyak-minyak ini juga mengurangi kejang otot dan ketegangan otot dan menciptakan efek menenangkan.(Epochtimes/Vivi/Yant)