Erabaru.net. Satu-satunya cara untuk menurunkan berat badan tanpa operasi atau obat resep adalah: Makan makanan yang mengandung lebih sedikit kalori; membakar lebih banyak kalori atau keduanya?

Semua buku diet yang populer, terlepas dari penjelasan “ilmiah” yang diberikan, menganjurkan menu Anda konsumsi mengandung 1500-1800 kalori atau kurang per hari, dan ini berarti Anda makan makanan yang mengandung lebih sedikit kalori.

Anda dapat menurunkan berat badan dengan diet rendah kalori, tapi tanyakan pada diri sendiri: Apakah saya sanggup mengikuti cara makan seperti ini selama sisa hidup saya? (Jika tidak, Anda akan mendapatkan kembali berat badan segera setelah Anda kembali ke kebiasaan lama makan Anda).

Dan, saya harus makan makanan yang mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh saya?

Kebanyakan orang dapat menghilangkan makanan dengan menu yang lengkap untuk waktu yang singkat tanpa membahayakan, tapi akhirnya Anda akan menderita kekurangan gizi jika Anda tidak makan berbagai macam makanan, makan banyak buah-buahan, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan.

Jangan percaya bahwa Anda dapat mendapatkan gizi yang hilang dengan mengonsumsi pil (diet dengan suplemen adalah diet terburuk).

Cara yang masuk akal untuk menurunkan berat badan adalah menghilangkan makanan dengan nilai sedikit atau tiada nilai gizi di luar kalori yang terkandung di dalam makanan itu: karbohidrat olahan dan ditambah lemak.

Pedoman saya untuk penderita diabetes berlaku untuk siapa saja yang perlu menurunkan berat badan, terutama jika Anda menyimpan sebagian besar berat badan Anda di perut Anda.

Hindari makanan yang meningkatkan insulin ke kadar yang tinggi seperti produk roti, pasta, dan makanan yang mengandung gula.

Anda harus makan cukup biji-bijian, kacang-kacangan, dan sayuran untuk membuat Anda kenyang dan puas. Makan umbi dan buah-buahan dengan makanan lain.

Saya tidak menganjurkan “menghitung kalori” karena Anda tidak akan melakukan itu untuk sisa hidup Anda, dan hitungan kalori yang tertera pada makanan bukanlah kalori yang sebenarnya yang didapat dari makanan tertentu.

Misalnya, kacang-kacangan memiliki sejumlah besar kalori, tetapi tubuh Anda tidak dapat mengurai lemak dalam kacang-kacangan dengan sangat efisien, sehingga banyak kalori yang terbuang percuma tanpa dicerna.

Anda mungkin mendapati diri Anda makan banyak kacang-kacangan dan tapi tetap tidak gemuk.

Lebih baik makan porsi kecil beberapa kali daripada makan porsi besar satu atau dua kali. Setelah Anda makan, suhu tubuh Anda meningkat untuk membakar kelebihan kalori karena makanan pertama harus dipecah oleh beberapa macam reaksi kimia yang menghasilkan banyak panas.

Jika Anda hanya makan porsi besar sekali, produksi panas yang Anda hasilkan hanya bertahan selama beberapa jam.

Jika Anda ngemil sedikit tapi sering, panas yang Anda hasilkan bertahan sepanjang hari dan membakar lebih banyak kalori.

Ketika satu orang dalam sebuah rumah tangga perlu untuk menurunkan berat badannya, maka seluruh keluarga harus bekerja sama.

Makanan yang terbuat dari karbohidrat olahan dan ditambah lemak harus dijauhkan dari rumah.

Setiap orang akan mendapatkan keuntungan dari makan lebih banyak sayuran, biji-bijian dan kacang-kacangan.

Berikut pola makan sehari-hari yang saya sarankan, ketika Anda sedang menurunkan berat badan dan untuk sisa hidup Anda:

• Minimal 5 macam sayuran.

• Minimal 5 macam buah.

• Sampai dengan 8 porsi biji-bijian yang utuh (tidak digiling menjadi tepung).

• Sampai dengan 2 porsi makanan laut.

• Kacang-kacangan (tanpa batas).

• 1-2 sendok makan kacang atau biji.

• Maksimal 3 sendok teh minyak zaitun (pilihan).

• Maksimal 3 porsi produk susu.

• Minimalkan gula (tidak dianjurkan jika menderita diabetes atau dalam proses menurunkan berat badan).

Jika Anda telah menjalani operasi atau menggunakan obat resep untuk menurunkan berat badan, Anda akan dianjurkan diet tertentu; yang harus sangat mirip dengan pedoman di atas. Konsultasi dengan dokter anda.

Catatan:

Ukuran porsi sajian biasanya 1/2 cangkir makanan yang dimasak dan 1 cangkir buah-buahan atau sayuran mentah.(Epochtimes/Vivi/Yant)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular