Erabaru.net. Ginjal merupakan organ yang sangat penting dalam tubuh manusia, perubahan apa pun yang terjadi pada organ ginjal, akan memicu dampak tertentu terhadap sistem organ lain dan aktivitas fisiologis.

Terutama pada wanita, jika terjadi gangguan pada organ ginjal, hal ini akan mempercepat penuaan, imbasnya membuat payudara kendur rambut rontok, frigid , bahkan bagi wanita hamil akan mempengaruhi kesehatan generasi berikutnya.

Menurut kedokteran Timur (Tiongkok-red), bahwa ketika kehilangan esensi ginjal, rentan menyebabkan kepala pusing, jantung berdebar, tangan dan kaki dingin, nyeri pinggang, rambut kusam dan gigi rapuh, telinga berdengung, daya kerja otak menurun, lesu, tulang rapuh, bahkan terjadi gejala mata kering, mulut kering, kekeringan pada selaput lendir yang melapisi hidung dan masalah lainnya.

Berikut adalah lima kebiasaan yang paling merusak ginjal :

1.Terlalu banyak makan daging

Di tempat kerja, kaum wanita terutama wanita karier yang kerap mendapat undangan jamuan makan malam, biasanya tak lepas dari makanan berupa daging atau sejenisnya.

Sekadar diketahui, asupan protein yang berlebihan dapat meningkatkan beban pada ginjal. American Food Association sebelumnya pernah merekomendasikan, asupan protein harian adalah 0.8 gr protein per kg dari berat tubuh individu.

Sementara untuk daging, ketebalanya 0.5 cm atau seukuran telapak tangan.

2. Tidak suka minum air

Fungsi utama ginjal untuk membuang racun ketika ginjal menyaring darah di dalam tubuh.

Racun yang bisa membahayakan tubuh akan di buang dengan baik oleh ginjal pada saat proses metabolisme tubuh melalui keringat atau pun pada saat buang air kecil. Namun, ginjal membutuhkan cairan (air) yang cukup untuk membantu proses pembuangan itu.

Selalu minum air secara teratur dapat mencegah infeksi, peradangan ginjal, namun, biasanya hanya dengan alasan repot karena selalu bolak balik toilet, sebagian wanita ada yang tidak suka minum air, tapi ini adalah kebiasaan yang buruk.

3. Suka minum softdrink (minuman bersoda/minuman ringan)

Sebagian minuman bersoda atau minuman ringan itu mengandung kafein, namun selama ini, dampak kafein terhadap tekanan darah itu selalu memicu kontroversi.

Karena kafein dapat merangsang kelenjar adrenal, dan melepaskan lebih banyak adrenalin, sehingga akan mengakibatkan naiknya tekanan darah.

Sebagaimana kita ketahui, tekanan darah yang terlalu tinggi itu merupakan salah satu faktor utama yang merusak ginjal, karena itu, sebaiknya sebisa mungkin hindari terlalu banyak minum minuman bersoda atau sejenisnya.

4. Cita rasa terlalu tajam

Natrium garam atau natrium yang terkandung pada garam itu dapat menyebabkan tubuh sulit untuk melepaskan cairan, sekitar 95% kandungan garam di dalam makanan / minuman itu dimetabolisme oleh ginjal, sementara asupan garam yang berlebihan, dipastikan akan meningkatkan beban pada ginjal, imbasnya menyebabkan disfungsi ginjal.

Besar kemungkinan asupan garam dalam jangka panjang dapat menyebabkan penyakit ginjal, sebaiknya antispasi dampak jangka panjang ke depannya.

5. Suka minuman beralkohol (minum minuman keras)

Menenggak minuman keras dalam jumlah besar, dapat menyebabkan hyperuricemia (asam urat tinggi), selain itu, kebiasaan buruk ini juga dapat menyebabkan kolesterol tinggi dan penyakit metabolik lainnya, apabila sudah menderita penyakit yang berhubungan dengan ginjal, dan sering menenggak minuman keras, akan menyebabkan pengendapan asam urat dan memicu terjadinya penyempitan pembuluh darah di ginjal, hingga pada akhirnya mengakibatkan gagal ginjal. (Epochtimes/Jhn/Yant)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular