Oleh: Lin Yan

Sebuah organisasi misterius di bumi mengaku bahwa mereka adalah alien dari Pleiades, dan punya basis yang besar di Salta, barat laut Argentina. Laman “Daily Express” seperti dikutip dari “Inexplicata”baru-baru ini menuliskan bahwa basis terbesar mereka yang mengklaim sebagai Pleiadian yang terletak di Salta sebuah kota pegunungan di Barat Laut Argentina.

Sekadar catatan, Pleiadian adalah sebuah kolektif ET (Extraterrestrial) yang berasal dari salah satu sistem bintang yang disebut Pleiades. Para Pleiadian adalah ras yang sangat kuno, Mereka telah menyimpan catatan sejarah lengkap tentang Bumi dan evolusi manusia sejak awal penciptaan sampai saat ini.

Inexplicata, menerangkan bahwa dengan menelusuri sepanjang jalan nomor 40 di kawasan antara komunitas La Poma dan Cachi, Provinsi Salta, Barat Laut Argentina, bisa ditemukan basis para Pleiadian ini. Para penduduk di sana mengatakan bahwa ras Pleiadian berasal dari pusat alam semesta yang jauh.

Basis mereka tersembunyi di suatu tempat yang jauh di balik pintu besar, ada jalan yang berliku untuk sampai ke sana. Jika ada yang mencoba masuk ke daerah itu, bel akan berbunyi di papan pemberitahuan, memberitahu warga ada tamu yang berkunjung. Menurut media setempat di Salta, masih ada satu basis lain di Cafayate, Provinsi Salta, Argentina.

Keterangan gambar: Ilustrasi peta posisi basis para Pleiadian seperti yang dikatakan mereka. (Internet)
Keterangan gambar: Ilustrasi peta posisi basis para Pleiadian seperti yang dikatakan mereka. (Internet)

Melansir dari laman “Daily Express,” banyak warga Argentina tahu tentang legenda Pleiadian. Selain itu, di internet juga ada situs terkait Pleiadian. Menurut mitosnya, secara fisik Pleiadian terlihat mirip dengan Nordic alien, badannya atletis, berambut pirang, bermata biru dan berkulit putih. Dalam berkomunikasi sering terdengar dengan akses nordic (skandinavia).

Dalam astronomi, Pleiades atau Gugus Kartika, juga dikenal sebagai Seven Sisters (Messier 45 / M45) adalah sebuah gugus bintang terbuka di rasi bintang Taurus. Jaraknya sekitar 400 tahun cahaya dari Bumi, merupakan 9 bintang utama dalam gugus bintang Pleiades yang terang dan dapat dilihat dengan mata telanjang. Pleiades mengandung banyak bintang dalam cluster dan hanya 9 bintang yang diberi nama sejak berkembangnya peradaban kuno. Cluster ini diperkirakan lebih dari 100 juta tahun sejarahnya.

“Daily Express” menyebutkan, bahwa di internet ada seorang wanita bernama L’Aura, yang mengaku mewakili Pleiadian berkunjung ke Bumi. Dia membuat beberapa situs di Amerika dan Kanada, mengklaim bahwa Bumi sedang mengalami perubahan besar, penduduk Bumi dihimbau sebaiknya memperhatikan transformasi dari sisi spiritual.

Di situsnya, L’Aura menyatakan, “Ia adalah perwakilannya Pleiadian dari space-time continuum yang tidak sama. Bagi sebagian besar orang, pernyataan L’Aura ini terdengar seperti hal yang mustahil, sebaliknya bagi dia ini adalah hal yang normal.

Terkait apakah ada UFO dan alien, masing-masing pemerintah di dunia selalu bersikap diam. Namun, yang tersebar di masyarakat, jawabannya adalah ya. Lagipula beberapa mantan pejabat senior di pemerintah telah mengungkapkannya secara terbuka kepada publik setelah pensiun dengan menyatakan, bahwa UFO dan alien itu memang ada.

“Sebagian besar alien berasal dari galaksi lain, beberapa di antaranya tinggal di Mars, Venus dan Saturnus. Selama ribuan tahun ini, ada empat species alien terus mengunjungi Bumi. Dan di antara ras alien tersebut, ada yang mirip manusia seperti kita, ada juga yang wujudnya kecil dengan kulit berwarna keabu-abuan,” ungkap Paul Hellyer, mantan Menteri Pertahanan Kanada. (Epochtimes/joni/rmat)

Share

Video Popular