Oleh: Tang Qing

Aliansi Reporter Investigatif Internasional (ICIJ) membuat pemberitaan yang juga menghebohkan daratan Tiongkok karena terkait para petinggi Partai Komunis Tiongkok/ PKT yang masih menjabat maupun sanak keluarga para pejabat yang telah meninggal dunia yang terlibat dalam Dokumen Panama. Selain yang telah terungkap sebelumnya, kali ini keluarga yang terlibat dalam aktivitas perusahaan luar negeri adalah kerabat Anggota Tetap Komite Politbiro Pusat yang masih menjabat yakni Zhang Gaoli dan Liu Yunshan, serta mantan kerabat Anggota Tetap Komite Politbiro Pusat Zeng Qinghong dan lain-lain.

Dokumen Panama yang diungkap oleh ICIJ, telah menyebabkan PM Islandia mengundurkan diri, sementara pemimpin dunia lainnya bisa saja segera menyusul. Analisa terhadap sebanyak 11,5 juta lembar dokumen mengungkapkan, WN RRT adalah yang terbanyak membentuk perusahaan luar negeri di seluruh dunia.

Aktivitas Keluarga Zhang Gaoli dan Liu Yunshan di Luar Negeri

Menurut penuturan Alexa Olesen, reporter dari ICIJ bahwa Lee Shing Put selaku menantu dari Anggota Tetap Komite Politbiro Pusat PKT Zhang Gaoli, adalah pemegang saham dari 3 perusahaan asing yang terdaftar di Kepulauan Virgin Inggris, masing-masing perusahaan tersebut adalah Zennon Capital Management, Sino Reliance Networks Corporation dan Glory Top Investments.

Seorang Anggota Tetap Komite Politbiro Pusat PKT lainnya yakni Liu Yunshan yang bertanggung jawab perihal propaganda nasional. Menantu perempuannya bernama Jia Liqing (istri dari putranya Liu Lefei, bergelar MBA lulusan Yale University), adalah pemegang saham sekaligus direktur utama dari Ultra Time Investment, yang terdaftar pada tahun 2009 di Kepulauan Virgin Inggris.

Zeng Qinghong dan Zeng Qinghuai Juga Tercatat dalam Daftar

Mantan Dewan Politbiro PKT Zeng Qinghong (wakil Kepala Negara PKT: 2002-2007) juga tercatat dalam daftar. Antara 2002 hingga 2007, Zeng Qinghuai yang merupakan adik kandung wakil kepala negara PKT Zeng Qinghong, telah mendaftarkan sebuah perusahaan di Niue bernama China Cultural Exchange Association Limited. Pada 2006 perusahaan tersebut didaftarkan ulang di Kepulauan Samoa. Zeng Qinghuai pernah menjabat sebagai utusan khusus Departemen Budaya yang aktif di kalangan perfileman di Hongkong, Macau maupun RRT.

Kakak Ipar Xi Jinping Buat Pengorbanan Besar

Berita terbaru juga menunjukkan, putra ketiga mantan ketua PKT Hu Yaobang yang bernama Hu Dehua pada 2003 telah mendaftarkan Fortalent International Holdings Ltd. di Kepulauan Virgin Inggris. Cucu menantu Mao Zedong yakni Chen Dongsheng pada 2011 mendaftarkan perusahaan Keen Best International Limited juga di Kepulauan Virgin Inggris. Chen Dongsheng merupakan suami dari cucu Mao Zedong yang bernama Kong Dongmei. Pada 2013 pasangan suami istri tersebut masuk dalam daftar orang terkaya di dunia versi majalah New Fortune dan menduduki posisi ke-242.

Dokumen Panama sebelumnya juga mengungkap kakak ipar Xi Jinping yakni Deng Jiagui, suami dari kakak Xi yang bernama Qi Qiaoqiao, pada 2009 membentuk dua perusahaan bodong di Kepulauan Virgin Inggris. Akan tetapi laporan menyebutkan, sebelum Xi Jinping menjabat sebagai Sekjend PKT pada November 2011, kedua perusahaan tersebut telah berhenti beroperasi.

Surat kabar “Ming Bao” Hongkong memberitakan, konglomerat RRT bernama Wang Jianlin yang merupakan pendiri sekaligus direktur utama dari Dalian Wanda Group saat berpidato di Harvard University tahun lalu, mengakui bahwa suami istri Deng Jiagui pernah memiliki saham perusahaan Wanda Group, tapi mereka telah menjual semua sahamnya sebelum Wanda Group melakukan penawaran publik perdana (IPO). Wang mengatakan, ini tidak ada kaitannya dengan korupsi, “Dalam hal ini Tuan Deng Jiagui telah mengorbankan keuntungan yang sangat besar. Setelah investasi selama 6 tahun, keuntungan sudah di depan mata itu rela dilepaskannya.”

“Ini membuktikan Xi Jinping tegas mengepalai negara, lebih tegas lagi mengepalai keluarga,” kata Wang.

Bentuk Perusahaan Luar Negeri, Klien RRT Paling Banyak

Kantor berita AFP, 5 April lalu mengutip “Dokumen Panama” memberitakan, perusahaan yang membuka kantornya di RRT jauh lebih banyak daripada di negara lain. Hasil investigasi internal di perusahaan Mosak Fonseca menunjukkan, klien warga negara RRT adalah yang terbanyak di antara semua, disusul warga Hongkong.

Pemberitaan ICIJ mengatakan, Mosak Fonseca adalah salah satu dari 5 besar institusi pendiri perusahaan di luar negeri di seluruh dunia (berarti nama para penilep pajak, koruptor DLSB dari manca negara yang belum terungkap hingga kini, kemungkian berada di 4 perusahaan lainnya tersebut. Red.), didirikan sejak 1989 di Hongkong, dan kantor cabang pertamanya di RRT dibuka pada 2000. Sekarang, institusi ini telah mendirikan 8 cabang perusahaan di RRT, masing-masing di Shenzhen, Ningbo, Qingdao, Dalian, Shanghai, Hangzhou, Nanjing, dan Jinan.

Hingga 2015, perusahaan layanan pengacara Mosak Fonseca telah mengumpulkan biaya pendirian perusahaan di luar negeri dari 16.300 perusahaan yang didaftarkan lewat kantor cabangnya di Hongkong dan Tiongkok. Jumlah tersebut mencakup 29% dari jumlah kliennya di seluruh dunia, ini menjadikan wilayah Tiongkok sebagai pasar terbesar bagi perusahaan layanan pengacara ini.

AFP mengatakan, pada 2011 laporan dari Bank Sentral RRT menunjukkan, banyak pejabat tinggi telah mengalihkan hartanya yang berjumlah sangat besar ke luar negeri. Nilainya mencapai lebih dari USD 120 milyar. Pemerintah Beijing telah mengadakan aksi “memburu rubah” untuk menangkap para pejabat korup di luar negeri. (sud/whs/rmat)

Share

Video Popular