Seorang karyawan perusahaan jasa pengiriman paket AS, FedEx kota Memphis, Tennessee, AS ikut terkirim dalam kontainer yang berisi paket untuk kota Lubbock, Texas gara-gara mengantuk dan tertidur.

Fox News pada Senin (18/4/2016) memberitakan bahwa karyawan yang tidak disebutkan namanya itu adalah ground staff dari perusahaan FedEx yang karena mengantuk dan tertidur saat bertugas pada Jumat (15/4/2016) sekitar pukul 4 pagi, sehingga ikut terbawa bersama kargo kiriman masuk ke dalam perut pesawat di Bandara Memphis.

Pria pekerja itu baru terbangun saat pesawat dalam penerbangan menuju Texas, dan ia mencoba untuk menggedor-gedor pintu pesawat untuk mengingatkan pilot dirinya berada dalam kabin untuk kargo. Tetapi pintu tak mungkin bisa dibuka selama penerbangan sehingga pilot hanya dapat melakukan komunikasi melalui sambungan telepon dengan karyawan tersebut.

Kepala bagian pengawas Bandara Internasional Lubbock, Kelly Campbell mengatakan bahwa pria itu diminta oleh pilot untuk duduk menunggu sampai pesawat mendarat.

Pesawat itu mendarat di Bandara Lubbock sekitar pukul 5 pagi, sejumlah orang termasuk polisi bandara, petugas FBI, Dinas Keamanan Transportasi dan lainnya langsung menjemput ‘penumpang gelap’ tersebut untuk diinterogasi.

Pemerintah Lubbock dalam sebuah pernyataannya menyebutkan, polisi telah memastikan bahwa pria ‘penumpang gelap’ tersebut tidak berniat jahat sehingga tidak ditangkap. Pernyataan itu juga menjelaskan bahwa staf tersebut kemudian diantar untuk diserahkan kepada perusahaan FedEx di kota Lubbock. Operasional di Bandara Lubbock pun tidak terganggu akibat kejadian ini.

Kelly Campbell menyebut insiden ini “sangat tidak biasa.” Juru bicara perusahaan FedEx dalam sebuah pernyataan yang dikirim melalui email menyebutkan bahwa insiden tersebut tidak menimbulkan bahaya apapun terhadap karyawan dan pesawat.

“Kami akan bekerjasama dengan pihak berwenang untuk mengusut kejadian ini,” katanya. (Sinatra/rmat)

Share

Video Popular