Nelayan Jepang di daerah pesisir menangkap seekor ikan hiu bermulut sangat lebar yang termasuk jenis ikan laut dalam yang tergolong langka dan sangat jarang bisa ditemui manusia. Penangkapan dilakukan pada Jumat (15/4/2016). Pemunculannya ke permukaan laut mungkin saja berkaitan dengan gempa bumi Kumamoto atau karena terjadinya pergeseran kerak bumi di bawah laut.

Ikan hiu bermulut lebar itu memiliki panjang tubuh sekitar 5 meter tertangkap nelayan di perairan berjarak 5 km dari pelabuhan Owase Jepang. Ikan ini selain berberat 1 ton juga memiliki tulang rahang yang kuat dan besar.

Jenis ikan hiu bermulut lebar ini pertama kali ditemukan orang pada 1976. Ia diketahui hidup di laut dalam sekitar Jepang, Taiwan dan Filipina. Sejak ditemukan orang sekitar 40 tahun lalu, ikan ini muncul lagi ke permukaan laut paling banyak hanya 60 kali.

Hiu jenis ini biasanya hidup pada kedalaman laut antara 400 – 500 meter dan membuka mulutnya yang lebar selagi berenang untuk menangkap krill / udang geragau dan plankton yang ditemui. Di sekeliling mulutnya ada alat yang bisa memancarkan cahaya mungkin untuk memikat mangsanya. Ikan hiu jenis ini bisa memiliki panjang badan sampai 5 meter dan berusia cukup panjang (100 tahun).

Pada 2014, seekor hiu bermulut lebar sepanjang kira-kira 4 meter juga berhasil ditangkap nelayan Jepang di pantai Shizuoka Jepang, dan sempat menimbulkan sensasi di masyarakat setempat.

Ikan hiu yang tertangkap pada Jumat itu telah dibeli oleh pedagang ikan dan diangkut ke luar wilayah Mie-ken. Karena ikan tersebut tertangkap di perairan dangkal, jadi belum tahu apakah pemunculannya berhubungan dengan gempa yang terjadi di Kumamoto. Para ahli perikanan yang lebih tepat untuk memberikan jawabannya.  (sinatra/rmat)

https://www.youtube.com/watch?v=cc8vaObb0l4

Share

Video Popular