JAKARTA – Kasus skandal “Panama Papers” yang menghebohkan dunia turut menyeret sejumlah nama Warga Negara Indonesia. Keberadaan WNI ini merupakan klien dari firma hukum Mossack Fonseca yang dibocorkan oleh organisasi investigasi jurnalis global.

Melansir dari situs resmi Kantor Staf Kepresidenan, Selasa (19/4/2016) rapat dipimpin oleh Kepala Staf Presiden Teten Masduki bersama Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Ketua KPK Agus Rahardjo, Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi, Kepala PPATK Muhammad Yusuf.

Pada rapat tersebut juga hadir  perwakilan dari Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia yang digelar di Kantor Staf Presiden untuk membahas skandal keuangan  yang terungkap secara luas lewat kasus Panama Papers.

Situs KSP menulis, pemerintah berharap uang WNI yang beredar di luar negeri ditarik kembali ke Indonesia atau repatriasi. Dengan uang hasil repatriasi, pemerintah dapat memanfaatkannya untuk mempercepat pembangunan terutama infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.

Bocoran nama Panama Papers yang membeberkan data Firma Hukum Mossack Ponsesca di Panama ini dibeberkan oleh konsorsium jurnalis investigasi dunia yang tergabung dalam International Consortium of Investigative Journalist (ICIJ), Senin (4/4/2016) di seluruh  dunia. Skandal keuangan ini sebagaimana diketahui sudah memakan korban dengan mundurnya Perdana Menteri Islandia Sigmundur David Gunnlaugsson.

Nama-nama yang dibeberkan sejumlah orang terkenal mulai pejabat pemerintah, selebriti, pengusaha dan bintang olahraga termasuk dari Indonesia. Sebagian mereka diduga terlibat skandal keuangan dengan maksud mengamankan harta kekayaan mereka dari jeratan pajak. (asr)

Share

Video Popular