Oleh: Tysan Lerner

Untuk membantu Anda menurunkan berat badan, lebih sehat, dan lebih baik, cobalah untuk mengurangi asupan gula. Tentu saja, hal ini lebih mudah mengatakan daripada untuk dilakukan, karena gula merupakan zat adiktif. Lebih buruk lagi, gula banyak dibubuhkan ke dalam berbagai macam makanan sehari-hari di sekitar kita, seperti saus tomat, yogurt, sereal, susu alternatif, roti, kecap, dan bahkan beberapa acar.

Baca daftar bahan dan lihatlah gula yang dikandungnya (termasuk sirup jagung fruktosa tinggi, gula jagung, sulingan gula tebu, nektar agave, fruktosa) dan berapa gram gula yang dikandungnya. Secara umum, 4 gram gula setara dengan sekitar 1 sendok teh gula.

Saya bertanya pada dr. Jingduan Yang, MD, seorang ahli dalam Pengobatan Tradisional Tiongkok, apa yang akan dia rekomendasikan untuk membantu mengurangi gula, dan dia memberikan lima tips:

Tidur cukup

Kelelahan membuat kita rentan menyerah terhadap keinginan akan makanan yang manis-manis. Jika Anda tidak mendapatkan cukup tidur, dan tiba-tiba ingin memakan cokelat agar tetap terjaga, minumlah air putih, dan tidurlah selama 10 menit sebagai gantinya. Anda tidak hanya akan bangun dengan perasaan segar, tetapi juga bangun dengan tanpa keinginan untuk memakan makanan yang manis-manis lagi!

Makan buah-buahan

Buah-buahan memang berasa manis dan tinggi fruktosa, tetapi karena bergizi dan berserat tinggi, maka buah-buahan tidak dianggap racun atau buruk bagi kesehatan Anda seperti gula. Buah akan membantu memuaskan kegemaran Anda akan makanan yang manis-manis ketika Anda menginginkan makanan penutup.

Konsumsi sayuran hijau

Menurut Pengobatan Tradisional Tiongkok, hijau adalah warna yang berhubungan dengan sistem organ hati. Mengomsumsi sayuran hijau akan membantu Anda mengembalikan fungsi hati, dan pada gilirannya meredakan kegemaran Anda akan makanan yang bersifat manis.

Sayuran berdaun hijau gelap seperti kale (sejenis kubis), collard hijau (sejenis sawi), selada air, dan bok choy adalah pilihan yang bagus. Tumis dengan bawang putih, jahe, daun bawang, kecap, dan sedikit minyak wijen untuk makanan ala Tiongkok, atau tumis dengan bawang putih, lemon, dan minyak zaitun untuk makanan ala Mediterania.

Olahraga teratur

Olahraga teratur tidak hanya akan membantu Anda memetabolisme gula sehingga makan lebih efektif, namun juga akan meningkatkan energi dan suasana hati Anda.

Kembali ke akar

Pertanyaan pertama yang ditanyakan dr. Yang ketika saya menanyakan tentang bagaimana agar dapat berhenti mengonsumsi begitu banyak makanan manis adalah, “Apa yang Anda gunakan untuk mengobati diri sendiri?”

Kita semua memiliki masalah, dan banyak dari kita belajar untuk mengatasinya dengan makanan. Sebagian orang akan makan untuk bersenang-senang, sebagian lagi makan untuk melepaskan stres, dan sebagian lainnya makan untuk mengisi kekosongan dalam hidup mereka. Jika Anda termasuk dalam kategori “menggunakan” makanan manis untuk mengobati diri sendiri, kembalilah ke akar masalah dan cobalah untuk menanganinya secara langsung.

Meditasi yang berbasis kesadaran penuh telah terbukti sangat bermanfaat untuk menangani stres emosional.

Setelah Anda berhasil mengurangi “gula”, dan menggantinya dengan hal-hal “manis” dalam hidup, Anda akan menikmati perut yang lebih datar, tubuh yang lebih ramping, lebih banyak energi, mood swingsberkurang, dan akan mendapatkan kesehatan yang baik secara keseluruhan. (Epochtimes / Bri/Yant)

Tysan Lerner adalah pelatih kesehatan dan pelatih pribadi bersertifikat.

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular