Mesin jus yang diciptakan Juicero, sebuah perusahaan startup yang berbasis di San Francisco, Amerika  Serikat ini memang mantap, bisa dihubungkan ke ponsel pintar dan Wi-Fi di rumah, tanpa perlu repot-repot menyiapkan bahan-bahannya, dan tidak perlu dicuci setelah digunakan, Anda bisa membuat jus yang segar dan nikmat.

Mesin jus yang diciptakan Doug Evans, pendiri sekaligus CEO Juicero ini sangat unik, bisa dihubungkan ke Wi-Fi, harganya sekitar US$ 700 atau sekitar Rp. 9.1 juta. Namun, harga ini tidak termasuk paket sayur/buah untuk membuat juice, biaya untuk satu paket antara US$ 5 – US$ 7 atau sekitar Rp.65,000 – 91,000,-

Evans menghabiskan 39 bulan waktunya untuk menciptakan dan menyempurnakan produk barunya ini, ia berharap bisa menemukan cara untuk membuat jus segar, sejumlah selebriti top seperti Justin Timberlake dan aktris Hollywood Gwyneth Paltrow telah mencoba produk ciptaannya itu, demikian dilansir dari “Business Insider”, Sabtu, 16 April 2016.

Sejauh ini, Juicero telah mengumpulkan dana sekitar US$ 100 juta. Sebenarnya apa yang istimewa dengan produk ini ? Mari kita simak bersama. Saat ini, Juicero memiliki tiga pabrik di San Francisco Bay Area, Evans menghabiskan tiga tahun waktunya untuk mengembangkan mesin jus model baru ini, meskipun sekilas tampak ribet, tapi modelnya terlihat stylish, hanya saja harganya cukup menguras kantong, namun, tim Juicero kini sedang berusaha menekan harganya.

Cara menggunakan mesin jus Juicero ini sangat sederhana, selain dapat terhubung Wi-Fi dan smartphone, yang lebih penting adalah, Anda tidak perlu repot-repot menyiapkan bahan-bahannya, atau harus mencucinya setelah membuat jus kesukaann anda. Anda hanya perlu memasukkan sebungkus paket sayur/buah-buahan, setelah itu tinggal tekan tombolnya, dua menit kemudian, segelas jus segar pun siap dinikmati.

App Juicero dan paket sayur/buah-buahan akan memberitahu Anda kapan bisa minum jusnya. Jus pack atau paket jus ini tidak ditambahkan dengan bahan pengawet apapun, atau bahkan air. Bahan-bahan ini telah dibersihkan, dikupas dan dikemas langsung di pabriknya Juicero di San Francisco, seperti misalnya paket sayur/buah-buahan “Sweet Greens” yang terbuat dari apel, lemon, kubis, bayam dan nanas. Informasi-informasi ini akan ditampilkan dengan jelas di App smartphone anda.

Masing-masing paket terdapat sebuah lubang kecil untuk menjaga kesegarannya saat disimpan dalam lemari es, dan kode QR untuk menjalankan operasional mesin jus Juicero, fitur ini juga bisa mencegah paket sayur/buah-buahan palsu yang mungkin akan muncul di masa depan, namun, karena tidak ada kode QR bersertifikat, jadi mesin jus Juicero juga tidak akan berfungsi sebagaimana mestinya.

Fungsi dari kode QR lainnya adalah mempertimbangkan sisi keamanan dari bahan-bahan yang akan diolah, jika paket sayur/buah-buahan itu terlalu lama disimpan dalam kulkas, mungkin akan membusuk, sehingga kode QR akan memberitahu Juicero untuk membatalkan pembuatan jus. Paket sayur/buah-buahan menggunakan bahan biodegradable yang dapat terurai secara sempurna oleh proses biologi, sehingga tidak akan menyebabkan polusi pada lingkungan.

Jus yang diolah Juicero tidak sama dengan jus segar yang biasa ditemui di pasar, jus segar yang umum kita temui itu lama kelamaan akan terpisah menjadi dua bagian, yaitu berupa air pada bagian atas, dan jus keruh pada bagian bawah ; sedangkan jus Juicero masih tetap segar meski selama satu jam diletakkan begitu saja di udara lepas, air dan jusnya menyatu sempurna dalam gelas anda. (Jhon/asr)

Share

Video Popular