Menyelesaikan proses pembuatan suatu jenis obat dibutuhkan waktu beberapa minggu atau beberapa bulan.  Namun, peralatan baru ini mampu mewujudkannya dalam waktu 24 jam. Untuk mengatasi kurangnya pasokan obat atau ketika pabrik farmasi tutup, kini para peneliti telah merancang sebuah sistem dan perangkat dengan volume seukuran lemari es, yang dapat mengatasi masalah tak terduga seperti itu, demikian dilansir dari Daily Mail.

Teknik ini disebut “Pharmacy on Demand”, yang mampu memproduksi ribuan pil/tablet obat sehari. Sebelum farmasis memasoknya ke pasar, biasanya harus mengambil sejumlah langkah-langkah. Kini, perusahaan farmasi sedang mengembangkan suatu “Proses” terkait, sehingga semuanya bisa selesai dalam satu lokasi.

Studi yang dipublikasikan di American Association for the Advancement of Science-AAAS menyebutkan : “Dalam pembuatan obat biasanya selalu melalui proses produksi (Batch Processing Record), namun, cara ini punya kelemahannya, antara lain waktu produksi yang panjang dan rantai pasokan mungkin akan terganggu.”

Kepada MIT News, profesor Allan Myerson di Massachusetts Institute of Technology (MIT) mengatakan : “Tujuan dikembangkannya perangkat ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan industri farmasi tradisional, tapi hanya untuk memberikan alternatif dalam kondisi khusus.”

Sistem perangkat baru ini dapat menghasilkan empat jenis obat yang diformulasikan dalam bentuk larutan atau dalam bentuk sediaan suspensi, yaitu Benadryl (salah satu antihistamin yang dapat digunakan untuk mengatasi gejala-gejala alergi dan flu), lidocaine (obat anastesi lokal yang menyebabkan hilangnya sensasi rasa sakit pada tubuh), Valium (sejenis obat penenang atau anti-panik), dan fluoxetine/Prozac (obat yang digunakan untuk mengatasi beberapa gangguan psikologi, seperti depresi).

Perangkat ini mampu menghasilkan sekitar 1000 dosis dari masing-masing obat tersebut dalam waktu 24 jam. Para peneliti masih mencoba berusaha mengecilkan volumenya sekitar 40%, dan membuat obat yang lebih kompleks. (Jhon/asr)

Share

Video Popular