JAKARTA – Uang miliaran rupiah dari bandar narkoba membuat Kepala Satuan Reskrim Narkoba Polres Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan (KP3) Belawan, Sumatera Utara, Ichwan Lubis, tergiur dengan jaringan narkoba. Namun demikian berhasil diungkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam jaringan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan barang bukti Rp 10 Milyar.

Humas BNN dalam rilisnya kepada wartawan, Senin (25/4/2016) malam menyebutkan barang bukti 10 Milyar rupiah dengan tersangka yaitu Togiman alias Toge (Napi LP. Lubuk Pakam), JT alias Janti (kakak Toge), IL yakni AKP Ichwan Lubis  (anggota Polri Polres KP3, Belawan), dan TH alias Ahin sosok yang menyerahkan uang dari Toge kepada IL.

Menurut BNN, barang bukti tersebut terdiri dari uang cash sebanyak RP 2,3 Milyar dari tangan IL; rekening tabungan sejumlah Rp 8 Milyar milik Napi Toge; dan uang cash Rp 400 juta dari tangan Ahin .

Uang Rp 2,3 Milyar disita penyidik BNN Pusat dari tersangka IL sebelum yang bersangkutan ditangkap. Uang tersebut kemudian diserahkan di kantor BNNP Sumatera Utara, Selasa (19/4/2016).

Sedangkan uang Rp 8 Milyar yang ada di rekening bank an.Togiman yang dititipkan kakaknya JT alias Janti yang digunakan sebagai dana operasional saat ini sudah diblokir dan disita oleh penyidik.

Kronologi Kasus

Kasus pengungkapan tindak pidana pencucian uang (TPPU) ini diawali dengan penangkapan MR alias Achin, Jumat (1/4/2016) di Medan atas barang bukti 46.000 butir ekstasi; 20,5 kg sabu, dan 600.000 happy 5.

BNN dalam rilisnya, diduga Narkotika itu berasal dari Togiman alias Toge seorang Napi Lapas Lubuk Pakam yang ditahan dalam kasus Nakotika yang pernah ditangani oleh Polrestabes Medan pada tahun 2011 dengan vonis 12 tahun penjara di Lubuk Pakam, Medan, yang saat ini sudah diamankan di Badan Narkotika Nasional (BNN).

Namun demikian, sebelumnya Toge juga pernah ditangkap pada 2009 toge atas kasus Narkotika dengan barang bukti 7 butir extasi oleh IL dan divonis 1 tahun penjara. Dalam kasus ini ditangkap juga JT (kakak Togiman) oleh penyidik BNN, Kamis (7/4) di Medan, Sumatera Utara karena rekeningnya digunakan oleh Togiman.

 Selain itu, ditangkap pula seorang berinisial TH alias Ahin yang mendapat perintah dari Togiman agar menghubungi AKP IL (anggota Polri Polres KP3, Belawan) untuk membantu pengurusan kasus MR alias Achin dengan imbalan sejumlah uang. Uang sejumlah 2,3 Milyar tersebut diserahkan tersangka Ahin kepada IL antara 1 – 7 April 2016.

Hasil koordinasi penyidik BNN dengan Propam Poldasu pada 21 April 2016, AKP IL ditangkap Propam di kantor KP3 Belawan dan diserahkan ke penyidik BNN di kantor Polda Sumatera Utara yang kemudian langsung dibawa ke BNN Jakarta pada 22 April 2016 dan ditahan.

Atas perbuatannya ketiga tersangka diancam pasal 137 huruf b UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dan pasal 5 ayat 1 UU No.8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. (asr)

Share

Video Popular