Pernah ada tim survei yang melakukan penyelidikan epidemiologi yang melibatkan lebih dari 500.000 orang di Guangzhou, Tiongkok. Hasil survei menunjukkan : angka kejadian penyakit ginjal kronis di wilayah Guangzhou itu sebesar 12%, suatu tingkat kejadian penyakit yang sangat tinggi. Selain itu, pasien-pasien yang menderita penyakit ginjal ini, dimana mereka yang sadar bermasalah dengan suatu penyakit itu kurang dari 10%, atau dengan kata lain lebih dari 90% pasien tidak tahu apa penyakit yang menimpa mereka.

Gejala penyakit ginjal kronis

Dengan memahami gejala kemungkinan awal terjadinya penyakit ginjal kronis, ini bisa berfungsi sebagai peringatan atas terjadinya penyakit ginjal, yang memudahkan penderita penyakit ginjal kronis menjalani diagnosis dini dan pengobatannya, sehingga bisa secara efektif mengekang perkembangan penyakit.

Biasanya, jika terdapat banyak gelembung busa dan disertai dengan darah dalam urin atau selalu kencing di malam hari, dan terdapat protein urin serta sel darah merah dalam pemeriksaan urin biasa, kemungkinan ini merupakan sinyal peringatan dini sebagai gejala penyakit ginjal kronis stadium awal. Gejala awal penyakit ginjal kronis tidak mudah diketahui, tanpa adanya gejala tidak nyaman yang sangat terasa seperti penderita nefritis kronis pada umumnya. Oleh karena itu, ketika terjadi kelainan urin, dihimbau sebaiknya konsultasikan dengan dokter. Apabila pasien merasa lelah yang kentara secara fisik, anemia dan gejala lain yang sangat terasa, kemudian baru ke dokter, maka tidak tertutup kemungkinan kondisi penyakit ginjal kronis telah melewati tahap awal, imbasnya akan lebih mempersulit pengobatan bagi penyakit ginjal kronis.

Karakteristik penyakit ginjal kronis meliputi “tiga tinggi”( Tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, kolesterol tinggi), dan “tiga rendah”( Rendah lemak, rendah gula, rendah garam) : tingginya angka penyakit, yang disertai dengan tingginya penderita penyakit kardiovaskular, dan tingginya angka kematian ; rendahnya pengetahuan atau kesadaran masyarakat terkait penyakit kronis ginjal, dan rendahnya tingkat pencegahan penyakit, yang disertai dengan rendahnya tingkat kesadaran penyakit kardiovaskular.

Cara mencegah penyakit ginjal kronis?

Hindari stres mental dan lelah yang berlebihan

Terlalu lelah, berkendara hingga larut malam, tekanan studi dan beban fisik lainnya, rata-rata dapat memperburuk nefritis kronis (peradangan ginjal akut). Untuk mencegah hal-hal terkait, perlu membiasakan gaya hidup yang sehat, ideal dan teratur. Selain itu juga perlu mengatur sistem istirahat yang ideal dalam sehari-hari, aktif dalam kegiatan positif, dan meningkatkan latihan fisik secara teratur, tetapi jangan berlebihan. Nutrisi yang tepat dan seimbang dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan kebugaran fisik. Perhatikan juga kebersihan/kesehatan individu dan kebersihan lingkungan sekitar, mengembangkan kebiasaan hidup sehat diiringi dengan suasana hati ceria dan rileks, serta memperkuat kesadaran akan kesehatan individu.

Hati-hati dengan bakteri atau infeksi virus

Bakteri atau infeksi virus adalah penyebab paling umum yang memicu terjadi nefritis akut, terutama infeksi pada saluran pernapasan bagian atas. Sementara itu, Infeksi Traktus Urinarius (Bakteriuria Asimptomatik), flu, radang tenggorokan, bronkitis (peradangan tenggorok) dan sebagainya ini dapat memperburuk gejala nefritis kronis.

Perhatikan gizi makanan

Mereka yang menderita nefritis atau peradangan ginjal sebaiknya hindari makanan tinggi protein, selain itu juga perhatikan keamanan pangan, sesering mungkin konsumsi buah segar dan makanan alami. Konsumsi keragaman makanan dan kombinasikan secara ideal, utamakan makanan bening, hindari makanan beraroma tajam. (Secretchina/Jhn/Yant)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular