Penyanyi dan pencipta lagu Adele dari Inggris dalam waktu singkat beberapa tahun ini telah memenangkan banyak penghargaan. Banyak orang percaya bahwa alasan utama Adele karena memiliki suara merdu memenangkan banyak penghargaan, tapi baginya, sebagai orang tua anak dapat menemani mereka tumbuh dewasa adalah kunci paling penting untuk melepaskan emosi mereka sendiri. Dia mengakui dalam sebuah majalah fashion terbaru: “Ketika saya menjadi seorang ibu, saya merasa sangat bangga untuk diri saya sendiri, saya pikir ini adalah kehidupan nyata saya, sekarang saya memiliki tujuan hidup, yang sebelumnya tidak saya miliki…”

Adele tidak diragukan lagi sebagai seorang wanita karir yang sukses, tetapi sebagai seorang ibu didalam jiwanya memperoleh kepuasan, dan itu lebih berharga daripada sebagai penyanyi sukses memenangkan penghargaan khusus. Tentu saja, sebagai wanita modern, perasaan kepribadian masing-masing orang, latar belakang keluarga, situasi ekonomi berbeda, dan pilihan menjadi wanita karier atau menjadi ibu rumah tangga, ini selalu menjadi masalah dilemma di dalam hati mereka.

Melalui mata anak-anak melihat dunia

Menurut penelitian profesor Harvard Business School Kathleen McGinn dan rekan-rekannya, anak wanita karier setelah mereka dewasa, selain kepribadian akan lebih perhatian, lebih bisa membantu berbagi pekerjaan rumah tangga, kemungkinan pengelolaan pekerjaan akan sama tingginya dengan anak ibu rumah tangga , di sisi lain, peluang menjadi supervisor anak wanita karier lebih besar dibandingkan anak ibu rumah tangga. Penelitian ini melepaskan rasa bersalah dan kepedulian banyak wanita karier yang tidak bisa sepenuhnya mengurus anaknya, karena masalah ekonomi keluarga.

Tentu saja, ada banyak penelitian telah menunjukkan bahwa beberapa tahun pertama ketika anak-anak pertama kali datang ke dunia untuk mengembangkan kepribadian yang sehat adalah kunci untuk masa depan mereka. Seorang guru senior Montessori Li Kunshan, yang disebutkan dalam artikel “Anda adalah aset yang paling penting bagi anak, karena dapat menciptakan rasa aman.”

Dokter anak Huang Congning juga dalam sebuah artikel mengatakan “Di rumah menjaga anak, itu adalah bernilai investasi,” Diuraikan bahwa kebanyakan para ahli setuju bahwa bayi yang baru lahir dalam 1 tahun, berhubungan erat dengan pola pengasuhannya; temperamen yang dipelajari bayi, serta pembangunan kognisi rasional, adalah kunci yang paling penting. Merawat bayi bukan hanya mengganti popok mereka saja, tetapi juga merupakan periode kritis untuk menumbuhkan pola perilaku masa depan anak-anak. “

Dengan demikian, meskipun ada lebih banyak wanita karier yang sukses di tempat kerjanya, tetapi ketika mengalami kesulitan untuk menyeimbangkan karir dan keluarga, beberapa wanita akan menyerah di tempat kerja setelah melahirkan kembali ke rumah menjadi ibu rumah tangga. Tapi hal yang mengejutkan, banyak orang percaya bahwa ibu ini yang menjaga bayi tanpa istirahat selama 24 jam akan menjadi babak belur, tetapi sebaliknya mereka akan sangat menikmati menghabiskan waktu dengan anak-anak setiap hari dan bahkan waktu sibuk pekerjaan keluarga mereka dapat meluangkan waktu untuk kepentingan mereka sendiri, seperti menjadi penulis, menjahit, membaca, olahraga dan sebagainya.

Mereka menemukan bahwa sambil mendampingi anak-anak tumbuh, menemani anak-anak tumbuh, melalui mata anak juga memungkinkan Anda belajar melihat yang selama ini Anda anggap buta terhadap hal-hal di dunia ini. Ketika mengikuti langkah laju anak, sementara diri sendiri memiliki kesempatan untuk memperlambat laju kaki sendiri, lebih memperhatikan pemandangan indah, termasuk daun-daun kering yang terjatuh ke tanah, hujan di luar jendela, bahkan murai yang terbang di luar jendela. Setiap kemajuan anak keberuntungan kecil dalam kehidupan ini, telah menjadi momentum memacu kemajuan pertumbuhan mereka sendiri.

Hanya ibu yang bahagia akan memiliki anak yang bahagia

Setiap ibu yang kembali ke tempat kerja memiliki jadwal sendiri untuk kemajuan, ada yang sekitar tiga bulan, enam bulan, satu atau dua tahun baru kembali bekerja, dan beberapa bahkan berlanjut sampai anak berikutnya lahir, meninggalkan tempat kerja, sampai 8 atau 9 tahun adalah hal yang tidak jarang. Tapi jangan lupa fakta bahwa, tidak peduli apa yang Anda memutuskan dan memilih, pastikan untuk menjadi seorang ibu yang bahagia dan sehat, hanya dengan demikian baru dapat menjaga lingkungan bahagia dalam memelihara kepribadian anak yang sehat.

Chief Operating Officer Facebook Sheryl Sandberg dalam bukunya “Lean In: Women, Work, dan Will to Lead”, mengungkapkan sepanjang jalan menghadapi tantangan karir, dan menyajikan masalah yang dihadapi wanita karier profesional dan keluarga. Dia mengusulkan jalan tengah, mendorong perempuan untuk menyeimbangkan pekerjaan dan keluarga, dapat bersukacita membuat pilihan di luar rumah atau di dalam rumah, sehingga memperoleh kebahagiaan dan prestasi.

Tidak peduli bagaimana pengorbanan masing-masing ibu untuk anak-anak dan diri mereka sendiri, menemani keluarga tidak akan menghabiskan waktu yang terbuang. ibu yang bijaksana harus bisa menemani anak-anak mereka untuk menghabiskan waktu yang nyaman dan aman, yang tidak dapat digantikan oleh orang lain, bahkan dapat memanfaatkan waktu ini untuk memperkaya diri dan meningkatkan proses kecerdasan emosional, dan mengambil keuntungan dari kehidupan menghentikan langka di bawah laju hari, reposisi dan perencanaan untuk masa depan arah baru dalam kehidupan mereka.

 

Share
Kategori: Uncategorized

Video Popular