Oleh: Ethan A. Huff

Percaya atau tidak, banyak terapi penyembuhan yang paling efektif di dunia tidak ditemukan di toko obat atau apotek: malah tersebar di rak toko bahan makanan lokal. Jahe adalah salah satu contoh terbaik; terutama selama musim alergi, akar rempah ini dapat langsung menyembuhkan sakit tenggorokan, hidung tersumbat dan segala macam kondisi kesehatan lainnya – dan harganya sangat murah dibanding dengan obat farmasi.

Sudah sejak lama jahe digunakan sebagai bumbu makanan dan obat alamiah. Berikut ini adalah kondisi kesehatan yang terbukti dapat disembuhkan oleh jahe:

1.Mual dan muntah: Jika Anda pernah pernah menderita mabuk laut, mungkin Anda ditawari obat seperti Dramamine (dimenhidrinat) untuk mengurangi rasa mual. Jika Anda bertemu dengan orang yang menggunakan bahan alami, mungkin Anda ditawari satu atau dua kapsul jahe. Penelitian menunjukkan bahwa jahe sangat efektif meredakan mual dan muntah oleh sebab itu kadang digunakan untuk meredakan mual dan muntah akibat kemoterapi pada pasien kanker.

2. Masalah pencernaan: Jahe membersihkan saluran pencernaan dan melindunginya terhadap kerusakan yang diakibatkan oleh racun. Minumlah teh lemon jahe secara rutin untuk mengobati gangguan pencernaan, sembelit, kembung dan masalah pencernaan lainnya.

3. Kesehatan otak: Sejumlah senyawa dalam jahe bermanfaat melindungi otak. Shogaol-6 melindungi otak terhadap kerusakan saraf. Jahe segar juga mengandung gingerol-10, yang mengatur produksi nitrat oksida dan bahan kimia lainnya untuk melindungi jaringan otak dari pembengkakan.

4. Nyeri kepala sebelah (migrain): Jahe berguna sebagai obat pereda migrain (nyeri kepala sebelah). Penelitian terhadap 100 penderita migrain menunjukkan bahwa bubuk jahe sama efektifnya seperti obat farmasi untuk meredakan migrain, serta sangat aman, tanpa efek samping.

5. Kesehatan kulit: Salah satu manfaat kesehatan jahe yang kurang dikenal adalah mengandung antioksidan yang melindungi kulit terhadap sinar ultraviolet-B (UVB). Penelitian menunjukkan bahwa pada orang yang rutin mengonsumsi jahe, kerusakan DNA yang diakibatkan sinar ultraviolet berkurang.

6. Gula darah: Asupan jahe secara rutin meminimalkan efek lonjakan gula darah yang merusak, memperbaiki kepekaan terhadap insulin dan memperbaiki metabolisme yang tepat untuk karbohidrat dan lemak.

7. Tekanan darah: Sari jahe yang sering dipakai pada masakan Thailand bermanfaat melindungi tubuh terhadap serangan hipertensi. Penelitian menunjukkan bahwa khasiat jahe terhadap hipertensi adalah paling unggul dibanding obat herbal lainnya.

8. Osteoartritis: Penuaan bukanlah hal yang menyenangkan, terutama jika banyak timbul penyakit. Jahe meminimalkan rasa sakit dan nyeri yang disebabkan oleh osteoartritis akibat penuaan, suatu penyakit yang banyak menurunkan kondisi kesehatan manusia lanjut usia. Jahe juga mengurangi nyeri otot pada atlit.

9. Kesehatan jantung: Aliran darah yang optimal yang dipompa oleh jantung adalah penting untuk berbagai fungsi tubuh. Jahe mendukung kesehatan jantung dan membantu tubuh mengatasi berbagai masalah kesehatan jantung yang terjadi.(Epochtimes/Vivi/Yant)

Share
Tag: Kategori: Headline KESEHATAN

Video Popular