Infertilitas atau ketidaksuburan merupakan ketidaksempurnaan atau cacat seumur hidup yang menimpa banyak orang di dunia. Para peneliti berusaha menemukan solusi atas masalah ketidaksuburan yang menimpa 15% pasutri di seluruh dunia yang hanya memiliki opsi menggunakan sel sperma atau sel telur donor untuk memperoleh keturunan. Kini, ilmuwan Spanyol berhasil membuat sperma manusia dari sel kulit dewasa. Temuan ini merupakan terobosan penting yang diharapkan dapat mengobati ketidaksuburan di masa depan.

Melansir laman Agence France-Presse, penelitian kerjasama antara Valencia Infertilitas Center dan Universitas Stanford, Amerika menemukan, bahwa sel dewasa manusia dapat diubah menjadi stem sel mirip embrio, membuat sperma manusia dari sel kulit dewasa, hasil temuan ini kelak diharapkan dapat mengatasi infertilitas.

Valencian Infertility Center di Spanyol merupakan lembaga medis pertama yang dikhususkan dalam bidang reproduksi. Bagaimana jika ingin memiliki anak, tapi tidak ada gamet atau sel-sel kelamin (telur atau sperma) ? Ini adalah masalah yang ingin sekali kami atasi, dan kami menciptakan gamet bagi mereka yang tidak memilikinya, kata Carlos Simon, direktur bidang riset dari pusat infertilitas Valencia, Spanyol.

Simon dan timnya memprogram kembali sel kulit dewasa dan mengolah menjadi sel gamet atau sel reproduksi, meskipun sel kulit ini dapat berubah menjadi sel reproduksi dalam sebulan, dan berkembang menjadi sel sperma atau sel telur, tapi sayangnya, sel yang terbentuk ini belum dapat bereproduksi.

“Sel sperma ini membutuhkan pematangan tingkat lanjut untuk bisa menjadi gamet dan bereproduksi. Penelitian ini hanya sebagai langkah permulaan saja dan masih memerlukan proses lanjutan agar bisa diimplementasikan pada manusia,” ujar Simon menambahkan.

Hasil temuan atas kerjasama antara Valencian Infertility Center dengan Stanford University tersebut telah dipublikasikan di jurnal ilmiah “Nature”, Selasa, 26 April 2016 lalu.

Mungkinkah hanya gara-gara bersentuhan kulit dengan lelaki, seorang wanita bisa hamil? Saat ini pertanyaan ini barangkali hanya dianggap khayalan tingkat tinggi.

Tetapi, suatu saat, siapa tahu? Pasalnya, saat ini ilmuwan telah berhasil membuat sperma dari kulit manusia. Sejumlah ilmuwan di Valencia Infertilitas Institute Spanyol mengklaim berhasil mengembangkan terapi sel induk untuk membuat sperma.

Teknik yang populer saat ini adalah, pemberian hormon pria untuk meningkatkan kualitas sperma. Agar mampu “berenang” dalam alat reproduksi wanita dan melakukan pembuahan.

Para ilmuwan Spanyol itu mengaku terinspirasi temuan ilmuwan Jepang Shinya Yamanaka dan John Gordon dari Inggris yang pada tahun 2012 lalu mendapatkan hadiah Nobel. Mereka menemukan bahwa pada kondisi tertentu, sel dewasa dapat diubah menjadi sel induk. (Secretchina/Jhn/Yant)

Share

Video Popular