Sepasang saudara di Queensland, Australia dikonfirmasi menderita penyakit keturunan yang langka FFI (Fatal Familial Insomnia). Beberapa anggota keluarga mereka juga mengidap penyakit yang sampai sekarang belum ditemukan obatnya. Tingkat probabilitas terjangkitnya penyakit ini secara global hanya kurang dari 1/10juta.

Menurut ‘Daily Mail’ bahwa FFI adalah penyakit yang menyerang sistem saraf dan mengganggu fungsi otak penting sehingga penderita akan mengalami kesulitan tidur nyenyak dan menerima takdir kematian tragis karena kerusakan cepat dari mental dan fisik.

Sepasang saudara dari Queensland, Australia, Hayley Webb dan Lachlan Webb untuk pertama kalinya mengetahui adanya penyakit tersebut adalah dari nenek mereka yang merupakan salah seorang penderita. Saat itu mereka masih berusia remaja.

“Pada usia belasan itulah saya mulai menyadari akan adanya peyakit kutukan yang dijatuhkan kepada keluarga kami,” kata Hayley sang kakak.

Penderita penyakit FFI ini umumnya tidak dapat memrediksikan kapan penyakitnya akan muncul, meskipun gejala dari penyakit ini adalah sulit untuk mencapai nyenyak tidur. Namun yang berbeda dari penderita insomnia kebanyakan adalah golongan ini terganggu karena faktor psikologis atau lingkungan, sedangkan penderita FFI terganggu karena aglomerasi protein yang abnormal dalam tubuh sehingga menyebabkan kerusakan pada sistem saraf, menimbulkan lubang-lubang seperti spons pada hipotalamus di otak. Padahal hipotalamus berfungsi untuk mengontrol berbagai aktivitas dari tubuh termasuk tidur.

Hayley (30) yang mantan reporter TV Australia ‘Channel 9’ menjelaskan, “Awalnya nenek saya menderita penyakit tersebut dan mengalami sekarat. Ia kehilangan penglihatan dan muncul gejala demensia, kemudian halusinasi, penurunan kemampuan berbicara. Akhirnya ia didiagnosa mengidap penyakit FFI. Itulah pertama kalinya keluarga kami mengenal FFI.”

Hayley mengatakan bahwa pada 2011 ibunya juga divonis dokter menderita penyakit tersebut lalu meninggal dunia setengah tahun kemudian. Selain itu, bibinya juga meninggal dalam usia 42 tahun. Nenek meninggal di usia 69 tahun, paman (abang dari ibu) meninggal saat berusia 20 tahun. Semua itu karena menderita FFI.

Penyakit tersebut hingga kini belum ditemukan obatnya. Saat ini, Hayley dan adiknya lachlan sudah berhenti dari pekerjaan mereka dan pergi ke Universitas California untuk mengikuti program penelitian medis, berharap dunia kedokteran bisa menemukan cara untuk mengatasi penyakit FFI ini. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular