Dewasa ini, semakin banyak ponsel pintar menggunakan teknologi sensor sidik jari pada smartphone besutannya, untuk meningkatkan keamanan perangkat. Namun, sensor sidik jari yang sudah banyak disertakan pada smartphone sejak tahun lalu, biasanya ditempatkan produsen pada sisi depan bawah layar atau di sisi belakang, atau di sisi samping smartphone, LG Innotek baru-baru ini memperkenalkan teknologi identifikasi sidik jari baru, yang dapat meng-unlock smartphone anda dari sisi mana pun.

Modul sidik jari yang diumumkan LG Innotek ini terintegrasi di dalam layar ponsel, sehingga tidak perlu lagi menekan tombol khusus, demikian dilansir laman Android Headlines, Minggu, 1 Mei 2016.

Sebenarnya, teknologi pemindai sidik jari ini sudah lumrah ditemui hampir di semua seri smartphone terbaru, produsen Fingerprint Cards asal Swedia dan pembuat panel sentuh TPK dari Taiwan, bersama-sama telah memperkenalkan teknologi sejenis pada Februari 2016 lalu.

Android Headlines menuturkan bahwa dibawah dorongan inovasi pengenalan sidik jari yang diiintegrasikan dalam panel kaca dari LG Innotek ini, diperkirakan akan ikut diramaikan oleh semakin banyak produsen ponsel.

LG Innotek memasang sensor sidik jari di dalam sebuah lubang kecil setebal 0.3 mm di bagian belakang bawah kaca penutup. LG Innotek mengklaim, bahwa meskipun pemasangan sensor sidik jari ditanamkan pada sebuah lubang kecil di atas coverglassnya, tapi dijamin tidak akan mempengaruhi fungsinya, karena gabungan pada  kedua komponen tersebut menggunakan bahan molecular untuk menyerap guncangan eksternal.

Dalam demo uji cobanya, LG Innotek melempar sebutir bola baja seberat 130 gram dari ketinggian 7.6 inci (sekitar 19.3 cm). Namun, layar ponsel masih bisa beroperasi normal dan tidak terpengaruh.

LG Innotek juga mengklaim bahwa kesalahan pembacaan sidik jari dari pemindai ini hanya 0,002 persen, sehingga menekan secara siginifikan peluang terjadinya kekeliruan sistem dan pembacaan sidik jari.   Namun, LG Innotek tidak mengungkapkan lebih lanjut waktu peluncuran sensor ini di pasaran, sebab pihaknya masih terus mengembangkan teknologi lebih baik dan inovatif. (Jhon/asr)

Share

Video Popular