Oleh: Sayer Ji

Wijen (Sesamum indicum) adalah salah satu tanaman tertua yang dibudidayakan di dunia, sebagai biji minyak yang sangat berharga selama ribuan tahun. Wijen mengandung kalsium dan magnesium yang sangat tinggi yang membuatnya menjadi salah satu makanan obat paling ampuh yang masih dikonsumsi sampai hari ini.

Minyak wijen berguna untuk menurunkan berat badan dan menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik ke nilai normal.

Wijen tercatat sebagai obat yang favorit dalam gulungan kertas Ebers 3600 tahun lalu di Mesir. Wanita di Babilonia kuno menggunakan campuran madu dan biji wijen (havla) untuk merawat kecantikannya supaya awet muda. Tentara Romawi makan campuran madu dan biji wijen untuk menambah kekuatan dan energi.

Berikuta 10 bukti manfaat kesehatan wijen yang menakjubkan:

  1. Diabetes

Pada penelitian pada tahun 2011 yang dipubikasikan dalam Clinical Journal of Nutrition menunjukkan bahwa minyak wijen meningkatkan efektivitas glibenklamid, obat anti diabetes yang diminum penderita diabetes tipe 2. Penelitian lain yang diterbitkan pada tahun 2006 dalam Journal of Medicinal Foods menunjukkan bahwa pada penderita diabetes yang juga menderita hipertensi yang menggunakan minyak wijen sebagai satu-satunya minyak nabati terjadi penurunan tekanan darah dan kadar glukosa.

2. Tekanan darah tinggi

Penelitian yang diterbitkan pada tahun 2006 di Yale Journal of Biological Medicine menunjukkan bahwa minyak wijen berfungsi sebagai diuretik (menambah kecepatan pembentukan urin) dan penghambat beta pada pasien hipertensi. Penghambat beta berfungsi memperlambat kerja jantung dengan cara mengurangi kontraksi otot jantung dan menurunkan tekanan darah. Dengan hanya mengonsumsi minyak wijen akan terjadi penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik ke nilai normal, penurunan peroksidasi lemak sehingga kejadian mutasi gen dan kanker menurun. Minyak wijen mengandung antioksidan. Salah satu senyawa yang berperan dalam efek anti hipertensi biji wijen adalah peptida yang bertindak sebagai penghambat enzim pengubah-angiotensin I.

3.Radang gusi atau plak gigi

Plak gigi adalah suatu lapisan tipis yang terdiri dari berbagai jasad renik pada permukaan gigi beberapa saat setelah gigi kontak dengan air ludah. Umumnya plak adalah transparan. plak bukanlah penyakit gigi tapi dapat menyebabkan penyakit gigi seperti gigi berlubang.

Minyak wijen digunakan sebagai “oil pulling“ pada Ayurveda, pengobatan tradisional India untuk kesehatan mulut selama ribuan tahun, di mana minyak wijen digunakan untuk kumur-kumur mulut dalam waktu yang lama untuk mencegah pembusukan gigi, bau mulut, perdarahan gusi, tenggorokan kering, serta memperkuat gigi, gusi dan rahang.

Penelitian klinis saat ini menunjukkan kumur-kumur dengan minyak wijen lebih disukai dibandingkan menggunakan obat kumur kimia (klorhexidin) karena mencegah terbentuknya plak gigi yang memicu terjadinya radang gusi, dan lebih ampuh mengurangi pertumbuhan streptococcus mutans yang menyebabkan pembentukan plak dalam mulut.

4. Minyak pijat bayi

Penelitian yang diterbitkan dalam Indian Journal of Medical Research di tahun 2000 menunjukkan bahwa pertumbuhan dan kualitas tidur bayi setelah dipijat dengan menggunakan minyak wijen lebih baik dibandingkan dengan bayi yang dipijat dengan minyak mineral.

5. Sklerosis multipel

Sklerosis multipel adalah penyakit autoimun yang menyerang sistem saraf pusat, terutama otak, saraf tulang belakang, dan saraf mata. Ini adalah penyakit jangka panjang yang memiliki ciri gangguan keseimbangan, penglihatan, kendali dan penyesuaian otot. Penelitian pada hewan yang menderita sklerosis multipel, juga dikenal sebagai ensefalomielitis autoimun, minyak wijen melindungi hewan dari perburukan penyakit dengan cara mengurangi sekresi gamma-IFN, si pemicu radang autoimun dan cedera di sistem saraf.

6. Kerusakan ginjal yang dipicu oleh antibiotik

Minyak wijen melindungi kerusakan ginjal yang dipicu oleh gentamisin pada tikus dengan cara mengurangi kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh antibiotik.

7. Aterosklerosis

Aterosklerosis adalah penyumbatan arteri akibat penumpukan lemak pada dinding pembuluh darah arteri yang makin lama makin tebal dan keras membentuk deposit kalsium. Minyak wijen diberikan pada makanan tikus untuk mencegah terjadinya aterosklerosis pada tikus percobaan. Sesamol adalah lignan yang bermanfaat sebagai antioksidan dan anti-radang dalam biji wijen sehingga wijen bermanfaat mencegah terjadinya aterosklerosis.

8. Depresi

Sesamol berfungsi sebagai anti–depresi pada tikus yang mengalami stres kronis dengan cara mengurangi stres oksidatif-nitrosatif dan peradangan. Stres oksidatif-nitrosatif adalah stres yang dipicu oleh nitrat oxida dan species nitrogen oxida reaktif.

9. Kerusakan DNA yang dipicu radiasi

Terbukti sesamol berfungsi sebagai antioksidan sebagai pelindung terhadap kerusakan DNA yang dipicu oleh radiasi sinar gamma. Hal ini mengurangi angka kematian akibat radiasi pada tikus yag diterapi, dengan cara mencegah kerusakan usus dan limpa. Dibanding dengan melatonin, suatu antioksidan yang kuat, sesamol terbukti 20 kali lebih efektif sebagai pemakan radikal bebas.

10. Kanker

Wijen mengandung sesamin. Sesamin adalah lignin yang larut dalam lemak yang bersifat fitoestrogenik untuk menghambat perkembangbiakan berbagai sel kanker, termasuk:

• Leukemia

• Mieloma multipel

• Kanker usus besar

• Kanker prostat

• Kanker payudara

• Kanker paru-paru

• Kanker pankreas

Sesamin bermanfaat sebagai antikanker yang dikaitkan dengan sinyal kappaB-NF.(Epochtimes/Vivi/Yant)

Share
Tag: Kategori: Headline KESEHATAN

Video Popular