Oleh: dr. Soe Hyo – Seok

Kita semua memiliki seekor “kupu-kupu” di tenggorokan. Maksudnya adalah kelenjar tiroid yang terletak di antara tulang rawan yang menonjol di depan tenggorokan yang disebut sebagai jakun atau “buah apel Nabi Adam”, dan tabung bronkial.

Sebagai kelenjar endokrin yang terbesar di dalam tubuh manusia, bentuk tiroid menyerupai kupu-kupu dengan sayapnya yang melilit pada tabung bronkial. Ia menghasilkan hormon yang disebut tiroksin, menyimpan dan mensekresinya ke dalam aliran darah. Tiroksin berperan dalam mempromosikan proses metabolisme tubuh, seperti kecepatan metabolisme, dan pengaturan suhu.

Pada umumnya, ketika kondisi tiroid normal, maka tidak teraba atau terlihat. Ketika menjadi tidak normal, maka ia membesar. Hipertiroidisme dan hipotiroidisme adalah penyakit yang terwujud dalam kelenjar tiroid bersama dengan penyakit tiroid lainnya, termasuk tiroiditis, nodul tiroid, kanker tiroid, dan sejenisnya.

Tingkat tiroksin

Apabila terlalu banyak atau sedikit produksi tiroksin, akan menjadi masalah. Karenanya, penting untuk menjaga keseimbangan di dalam semua aspek kehidupan, porsi hormon tiroid yang tepat perlu dikeluarkan untuk menjaga kesehatan yang baik. Masalah seperti hipertiroidisme terwujud jika terjadi sekresi yang berlebihan, sedangkan hipotiroidisme terjadi jika sekresi tidak memadai.

Manifestasi hipertiroidisme adalah dimana semua proses metabolisme tubuh menjadi berlebihan. Pasien akan memiliki penampilan kuyu, cemas dan gelisah, juga menampilkan gejala lain seperti berbicara cepat, sulit menahan cuaca panas, terjadi penurunan berat badan meski makan dengan baik, kelemahan sistemik tubuh, dan melemahnya kekuatan otot.

Selain itu, pasien akan menjadi hipersensitif dan tidak mampu untuk berkonsentrasi dengan baik, serta menjadi mudah marah karena meningginya tingkat kecemasan. Mata akan tampak menonjol dengan kekeringan yang cukup besar dan ketidaknyamanan.

Di sisi lain, hipotiroidisme akan terwujud berupa lesu dan kurang antusiasme, bersama dengan kelelahan akut akibat perlambatan dalam tindakan tiroksin melalui jaringan perifer. Pasien akan mudah merasa dingin dan menderita depresi karena melemahnya tubuh dan keadaan emosional.

Gejala lain dari hipotiroidisme dapat terwujud seperti nafsu makan menurun dan gangguan pencernaan yang menjengkelkan, pembengkakan tenggorokan, dan suara serak karena pembesaran kelenjar tiroid.

Menyembuhkan penyakit tiroid

Penyakit tiroid dapat disembuhkan dengan memperkuat amandel. Pada orang yang sehat, konsentrasi darah yang konsisten dari tiroksin akan terjaga, karena sekresi hormon pendorong tiroid (TSH) dikendalikan secara tepat oleh kelenjar hipofisis sesuai dengan konsentrasi hormon tiroid dalam darah.

Amandel menjaga kesehatan sistem kekebalan tubuh, ia sebagai organ yang menghasilkan limfosit (sel darah putih kecil yang terjadi dalam sistem limfatik) yang berlimpah. Leukosit melakukan beragam fungsi, termasuk memerangi virus yang menyusup dalam tubuh dan memulihkan bagian tubuh yang terluka ke kondisi semula.

Secara khusus, limfosit, yang menyumbang 25 persen dari leukosit (sel darah putih), melakukan fungsi khusus memulihkan jaringan tubuh yang rusak ke kondisi semula. Oleh karena itu, ketika amandel, kelenjar getah bening terbesar dalam tubuh, menjadi sehat, maka fungsi sistem kekebalan tubuh akan dioptimalkan, sehingga meningkatkan kemampuan restoratif tubuh.

Sistem limfatik memainkan peran inti dalam mekanisme ini, dengan amandel sebagai organ utama. Oleh karena itu, jika kesehatan amandel yang ditingkatkan melalui memperkuat fungsi cardiopulmonary (jantung paru-paru), semua kelainan pada tenggorokan bisa disembuhkan secara alami.

Amandel yang sehat adalah seperti “usai jam kerja” (dengan limfosit cerdas yang memainkan peran teknisi) yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit, termasuk hipertiroidisme dan hipotiroidisme, benjolan dan bengkak di area mulut, lidah pecah-pecah, serta refluks esofagitis, dan refluks laringitis.

Kesehatan amandel

Dengan produksi barang asli, hormon sintetis (palsu) dapat diberantas. Karena amandel bertanggungjawab atas pengelolaan tiroid, mereka hanya bisa mengeluarkan limfosit kualitas terbaik dalam kelimpahan jika mereka sehat. Amandel harus optimal untuk menyembuhkan hipertiroidisme dan hipotiroidisme, serta tumor tiroid, baik jinak maupun ganas.

Setelah sekitar empat bulan terus menerus melakukan terapi pembersihan paru, fungsi cardiopulmonary (jantung paru-paru) akan diperkaya untuk meningkatkan kesehatan amandel, yang pada gilirannya akan menyembuhkan berbagai macam penyakit tiroid secara fundamental.

Hebatnya, ketika tumor tiroid didiagnosa membahayakan, pengobatan Barat mengambil jalan tiroidektomi sekitar setengah atau seluruh kelenjar tiroid. Setelah amandel dari pasien yang telah menjalani tiroidektomi menjadi sehat kembali, pada umumnya tiroksin mulai dilepaskan lagi setelah sekitar enam bulan.

Hal ini ditemukan secara tidak sengaja selama tes darah dilakukan pada pasien yang menjalani terapi pembersihan paru-paru. Ini menggambarkan bahwa kemampuan sistem kekebalan tubuh kita untuk mengembalikan fungsi somatik, benar-benar melebihi imajinasi kita.

Saya menganggap bahwa sistem kekebalan tubuh, dengan kecerdasannya, telah menginstruksikan korteks adrenal, sebuah pabrik besar dalam tubuh kita untuk mengembangkan hormon, menghasilkan tiroksin di tempat kelenjar tiroid yang dipotong tersebut.

Ketika korteks adrenal bertindak sebagai pengganti kelenjar tiroid yang efektif, Anda tidak akan lagi bergantung pada hormon tiroid sintetis, Synthroid, untuk menjamin pasokan hormon tiroid. Oleh karena itu, pasien yang telah menjalani tiroidektomi dapat merasa yakin untuk berhenti mengonsumsi Synthroid.

Memulihkan imunitas

Pengobatan menjadi lebih mudah ketika kekebalan tubuh dipulihkan. Hasil ajaib tersebut hanya mungkin bila kekebalan diperkaya.

Saya punya pengalaman menyaksikan peningkatan fungsi paru-paru pada anggota tim renang nasional Korea. Fungsi paru-paru membaik lebih dari 15 persen selama pengobatan rhinitisnya.

Ketika zat berbahaya menumpuk di paru-paru, mereka akan merusak sel paru-paru, sehingga menyebabkan degradasi dari sistem kekebalan tubuh, seperti penyakit tiroid dan lain-lain.

Melalui pembersihan darah, (kunci bagi sistem kekebalan tubuh yang diperkaya) leukosit yang diaktifkan melalui pembersihan paru-paru yang tercemar parah, sehingga dapat meningkatkan kapasitas paru-parunya.

Selain itu, tumor tiroid yang kurang dari 0,5 cm akan hilang, umumnya dalam waktu sekitar empat bulan. Tumor yang kurang dari 1 cm dapat dihilangkan dalam waktu setahun. Pada tumor yang lebih besar dari 1 cm, adalah mungkin secara klinis untuk mengamati pengurangan pada ukurannya, sebagai hasil dari terapi pembersihan paru-paru yang rutin.

Menurut pengamatan yang meyakinkan, adalah mungkin untuk menyingkirkan tumor tanpa harus menjalani operasi.

Setelah terapi pembersihan paru-paru dimulai, bahkan tumor ganas mulai menunjukkan tanda-tanda pengurangan. Melalui fortifikasi amandel, tindakan pencegahan akan sukses dan bahkan pengobatan kanker tiroid adalah memungkinkan (Epochtimes/Ajg/Yant)

Bersambung

Dr. Seo Hyo Seok adalah direktur Rumah Sakit Pengobatan Pyunkang Korea, yang memiliki tujuh cabang di Korea Selatan, satu di Stanton University, California, dan satu lagi di Atlanta, keduanya di AS. Dr. Seo termasuk peringkat atas dari Kyung Hee University, Korea, dan telah bertahun-tahun melakukan penelitian untuk mengembangkan formula herbal Pyunkang-Hwan, yang dapat meningkatkan kekebalan dengan memperkuat fungsi paru-paru. Ia telah membantu penyembuhan lebih 155.000 pasien dari berbagai kondisi.

Share

Video Popular