Erabaru.net. 1.000 hari pertama awal kehamilan sampai anak berusia 2 tahun, adalah masa krusial yang menentukan kesehatan anak. Institut Kesehatan Wanita dari Taiwan beberapa waktu lalu melakukan survei melalui telepon terhadap lebih dari 1.000 perempuan yang berusia 23 sampai 40 tahun di seluruh negeri, telah menemukan bahwa 57,3% responden perempuan, yang mewakili sekitar 1,85 juta perempuan ternyata tidak memahami pentingnya “1.000 hari pertama kehidupan”.

Berdasarkan laporan Central News Agency bahwa menurut wakil ketua Institut Kesehatan Perempuan Taiwan, Zheng Boren, pada tahun 2000, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi telah mengusulkan “1.000 hari pertama kehidupan” yakni menekankan bahwa ibu selama mempersiapkan masa kehamilan sampai anak berusia 2 tahun, secara fisik dapat memengaruhi pertumbuhan fisik dan perkembangan intelektual serta faktor risiko diabetes tipe 2 dan hipertensi DLL, merupakan masa krusial emas kesehatan anak.

“1.000 hari dari masa awal kehamilan sampai anak berusia 2 tahun, secara garis besar dibagi atas 5 tahap, yaitu masa persiapan kehamilan, masa awal kehamilan, masa pertengahan, masa akhir, dan masa menyusui. Nutrisi yang dibutuhkan juga berbeda untuk setiap tahap,” kata Zheng Boren.

“Suplemen gizi dimulai dari masa persiapan 3 bulan sebelum kehamilan sudah harus dilakukan. Hal itu dapat memperkuat rahim dan merawat ovarium. Boleh lebih banyak mengonsumsi asam folat, untuk melindungi pembuluh saraf dari janin,” lanjut Zheng.

“Tiga bulan pertama masa kehamilan adalah masa pengembangan fitur 5 panca indera, jantung, dan sistem saraf, seharusnya lebih banyak mengasup buah-buahan, kacang-kacangan, sayuran, makanan kaya kalsium, zat besi, yodium, seng dan asam folat. Perbanyak makan wortel dan susu sapi yang kaya vitamin A, untuk menghindari malformasi janin.”

“Masa 4-6 bulan kehamilan adalah tahap menengah, adalah pesatnya perkembangan organ janin, boleh minum susu, makan kacang-kacangan dan sayuran berwarna gelap, daging merah yang kaya seng, kalsium, vitamin D, dan zat besi, selain itu juga dapat mengonsumsi minyak ikan, buah kering, dan suplemen makanan lainnya yang kaya DHA, untuk membantu perkembangan otak,” papar Zheng Boren.

”Mulai dari 7 bulan masa kehamilan merupakan masa penting konstruksi organ dalam, wanita hamil mudah rentan terhadap kekurangan zat besi, dapat makan sayuran berwarna gelap, daging merah, jerohan dan lainnya untuk mencegah perlambatan pertumbuhan janin; selama masa menyusui, Omega-3 tak jenuh ganda dan asam lemak dari ibu akan mengalami penurunan, sebaiknya mengkonsumsi suplemen, untuk memberikan bayi nutrisi yang sempurna,” lanjut Zheng.

“Makanan para ibu dalam masa kehamilan harus dari bahan-bahan alami sebagai prioritas, hindarilah makanan olahan yang berlebihan, setiap hari juga harus berolahraga ringan untuk menjaga kesehatan yang maksimal,” pungkas Zheng Boren. (Epochtimes/Hui/Yant)

Share
Tag: Kategori: KELUARGA

Video Popular