Oleh Zhuang Zhengming

Kongres Nasional Partai Buruh Korea Utara yang ketujuh telah dibuka di Pyongyang pada Jumat (6/5/2016). Menurut berita yang dirilis oleh media Korea Utara bahwa sejumlah pemimpin tertinggi negara sahabat telah mengirim pesan ucapan selamat atau surat selamat.

Tetapi Beijing selain tidak mengirim utusan juga tidak mengirim pesan ucapan selamat.
Menurut laporan BBC, ribuan pejabat teras Korut memanfaatkan Kongres Partai yang baru digelar kembali setelah 35 tahun tersebut untuk menyatakan dukungan mereka kepada pemimpin tertinggi Korea Utara itu, sehingga bersuasana mirip sebuah upacara penobatan untuk mengukuhkan kepemimpinan Kim Jong-un.

Menurut laporan kantor berita Korut KCNA pada 3 Mei lalu, sejumlah partai politik dari beberapa negara, organisasi dan individu telah mengirim pesan ucapan selamat atau surat ucapan selamat kepada Kim Jong-un atas terselenggaranya Kongres tersebut, namun Tiongkok dan Xi Jinping tidak termasuk di dalamnya.

Saat Kongres keenam diadakan pada 1980, Tiongkok diwakili oleh Kepala Negara merangkap Ketua Partai Komunis Tiongkok Hua Guofeng mengirim ucapan selamat kepada pemimpin Korut Kim Il-sung juga utusan ke Pyongyang untuk menghadiri undangan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok pada 27 April dalam menanggapi pertanyaan tentang apakah Tiongkok akan mengirim utusan ke Pyongyang untuk mengikuti Kongres Partai Buruh Korut ketujuh, ia hanya mengatakan, “Kongres tersebut adalah sebuah peristiwa besar bagi kehidupan parpol dan rakyat yang merupakan urusan dalam negeri Korut.”
Hingga Sabtu (7/5/2016) hari ini, belum terdengar berita bahwa rezim Beijing mengirim utusan ke Pyongyang ataupun ucapan selamat dari Xi Jinping kepada pemimpin Korea Utara. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular