Oleh: Xie Tianqi

Dalam 20 hari dari 14 April hingga 30 April 2016, anggota tetap sentral Partai Komunis Tiongkok (PKT) ke-6 melayat 7 pejabat tinggi dan Akademisi terkenal yang meninggal dunia. Mantan pejabat teras PKT antara lain Hu Jintao, Sòngpíng, Lipéng, Zhu Róngji, Wen Jiabao, Li Ruìhuán dan lain-lain beramai-ramai menampilkan diri, hanya kurang Jiang Zemin, satu-satunya pejabat semasa itu yang tidak tampil.

Bersamaan itu menjelang “25 April,” hari peristiwa 10 ribu lebih praktisi Falun Gong menyampaikan keluhan secara damai pada 17 tahun silam, ketua PKT Xi Jinping jarang sekali ditemukan pada saat-saat sensitif tersebut. Menyampaikan sikap penting secara terbuka terhadap 3 masalah besar yang berhubungan dengan peristiwa “25 April,” antara lain masalah penyampaian keluhan ke kantor pemerintah, masalah agama dan masalah politik-hukum, tindakan tersebut mengisyaratkan Xi  “memutus hubungan” dengan Jiang Zemin yang menggerakkan penindasan terhadap Falun Gong.

Pada 30 April, berita dari media berbahasa Mandarin di luar daratan menyebutkan, tahun lalu Jiang tidak menghabiskan musim salju di pulau Hainan seperti biasanya, itu dikarenakan tubuh Jiang mengalami gangguan kesehatan. Dan Xi sedang menata personalia untuk Kongres Nasional PKT ke-19 yang akan datang, demi mencegah gangguan dari Jiang, dia dikenakan tahanan kota di Shanghai dan dilarang pergi ke pulau Hainan.

Belakangan ini, di kota Shanghai, propinsi Jiangxi dan Sichuan, mereka diam-diam membersihkan prasasti kaligrafi yang dibuat oleh Jiang. Sebelumnya, pengacara HAM di Shanghai Zheng Enchong mengungkapkan, Jiang dan putranya telah dikenakan pembatasan internal.

Berbagai gejala menunjukkan, Jiang telah dikendalikan dan dibungkam oleh pemerintah Xi. Seiring lebih mendekatnya 3 titik kritis, tindakan penangkapan terhadap Jiang juga semakin dekat.

Pertama, Waktu Kematian Tubuh Fisik Jiang

Pusat pemerintahan RRT Zhong Nan Hai baru-baru ini mengeluarkan berita, secara tegas mengatakan tubuh Jiang telah mengalami masalah, pernah mendatangkan dokter asing mengobatinya. Jiang yang lahir pada 1926, tahun ini telah berusia 90 tahun, beberapa tahun belakangan ini berkali-kali tersebar kabar kematiannya, dan berkali-kali “mengalami kematian.”

Pada 2015 sedikitnya 8 pejabat tinggi tingkat negara berturut-turut meninggal dunia, usia mereka diantara 72 hingga 101 tahun, 2016 siapa yang meninggal?

Dalam waktu 20 hari, anggota Komite Tetap Politbiro sentral PKT melayat 7 pejabat tinggi dan akademisi terkenal yang meninggal dunia, ini tidak hanya mengisyaratkan Jiang telah diamankan, juga memberitahu bahwa tidak ada manusia yang dapat mengelak dari kematian.

Sedangkan Jiang tidak boleh meninggal begitu saja, karena dia memikul dosa kejahatan anti kemanusiaan yang amat banyak dan amat besar, dengan melakukan pengambilan organ secara hidup-hidup, genosida dan penyiksaan. Jika Jiang sebelum diadili secara terbuka sudah meninggal, kejahatan besarnya siapa yang menanggung? Penguasa sekarang bagaimana memberi penilaian terakhir terhadapnya?

Tindakan pengepungan pihak Xi Jinping terhadap grup Jiang dan keluarganya sudah merupakan “Tekad yang tak bakal disesali,” sebelum Jiang meninggal, kejahatannya cepat-cepat diumumkan secara terbuka, kemudian dijatuhi hukuman berdasarkan undang-undang, sudah menjadi sebuah tindakan yang harus dilaksanakan oleh pihak Xi dengan cepat.

Kedua, Titik Krisis Sosial dan Ekonomi

Sejak kongres PKT ke-18, grup Jiang Zemin telah kehilangan kekuatan untuk mengendalikan partai, pemerintah dan militer, merencanakan pembunuhan dan kudeta telah menjadi cara utama untuk melawan penguasa Xi. Sejak tahun lalu pasar saham, properti, valuta dan pasar berjangka, hampir semua sektor keuangan mengalami berbagai jenis gejolak. Bencana saham yang terjadi pada tahun lalu telah terungkap, merupakan tindakan “kudeta ekonomi” terhadap pihak Xi yang dilakukan oleh grup Jiang.

Pada 27 April 2016, profesor ilmu ekonomi universitas Qingdao bernama Yi Xianrong secara terbuka mengatakan, kekacauan spekulasi komoditis berjangka yang terjadi baru-baru ini merupakan cetakan ulang bencana saham tahun lalu. Dewasa ini dalam pasar dalam negeri RRT sebesar 30 triliun dana sedang mengalir sangat cepat dalam skala besar,  berbagai jenis derivatif pasar finansial RRT yang tidak sempurna, sewaktu-waktu dapat menjadi alat untuk mendapatkan keuntungan bagi sebagian kecil speculator.

Grup kepentingan yang diwakili oleh keluarga Jiang Zemin yang mendapat julukan “koruptor terbesar RRT,” menguasai dana gelap sebesar bilangan astronomis, penetrasi penuh ekonomi RRT serta system finansial. Dibawah politik “membunuh ayam mengambil telurnya” dan jenis “perkembangan” yang berbentuk “pemutusan keturunan”, yang telah dilaksanakan beberapa puluh tahun oleh PKT, pondasi ekonomi RRT telah mengalami kerusakan total. Pengendalian dengan niat buruk terhadap ekonomi RRT oleh grup Jiang, tidak hanya membuat roda pemerintahan dan pelaksanaan reformasi Xi Jinping tidak dapat tercapai, juga terus berupaya menimbulkan krisis ekonomi dan sosial, membuat pemerintahan Xi sewaktu-waktu berada di atas tong mesiu.

Pemerintah Xi Jinping sebelum diledakkan secara menyeluruh atas krisis ekonomi dan sosial, secara ketat melakukan pembersihan lebih mendalam terhadap grup kepentingan Jiang, terutama terhadap keluarganya, telah menjadi perang hidup dan mati dalam melawan “kudeta ekonomi” yang telah terdesak di depan mata.

Ketiga, Titik Krisis Perubahan Situasi Politik

Belakangan ini grup Jiang berturut-turut mengirim surat terbuka menakut-nakuti dan mengancam Xi Jinping untuk mundur atau dilengserkan. Perdana Menteri Li Keqiang ketika melakukan inspeksi ke propinsi Sichuan, kendaraannya hampir saja mengalami kecelakan. Ini sangat jelas menunjukkan pertarungan terakhir antara Xi dan Jiang telah terbuka. Menurut kebiasaan, tahun depan diadakan “Kongres PKT ke-19” sebagai tahun pergantian pengurus, akan merupakan kesempatan terakhir bagi grup Jiang untuk mati-matian melakukan serangan balik terhadap kubu Xi. Tidak sulit membayangkan, grup Jiang akan mengadu nyawa menggunakan masalah krisis sosial dan keburukan sistem pemerintahan PKT untuk mengikat dan menantang Xi.

Jika Xi akan mengalahkan serangan balik grup Jiang, menjamin kekuasaanya dapat tetap stabil  dan dapat menata personalia pergantian pengurus Kongres PKT sesuai keinginan sendiri, satu-satunya jalan adalah tetap mempertahankan daya gempurnya yang mutlak unggul terhadap grup Jiang. Menangkap bandit harus menangkap rajanya terlebih dahulu, menangkap Jiang secara terbuka merupakan taktik terbaik bagi Xi, gejala terakhir juga telah menunjukkan, Xi sedang menata tindakan untuk menangkap Jiang secara terbuka.

Masih terdapat alasan yang lebih mendalam, kekuasaan PKT terikat menjadi satu dengan seluruh kejahatan yang dilakukan Jiang, dan lebih dari 23 juta rakyat Tiongkok telah melakukan pengunduran dari PKT, arus besar tersebut menunjukkan nasib PKT yang akan tercerai-berai sudah tidak dapat terhindar lagi. Menyingkirkan PKT telah menjadi pemahaman bersama orang Tionghoa di dalam maupun di luar RRT, pikiran rakyat telah berubah. Pemerintah Xi ingin memutus hubungan dengan PKT dan grup Jiang, seluruhnya mundur sebelum perahu PKT tenggelam, satu-satunya jalan adalah menata perubahan kondisi politik, sedangkan langkah pertama yang krusial dalam perubahan kondisi politik adalah melakukan penangkapan secara terbuka terhadap Jiang Zemin.

Sejak 2012 terjadi peristiwa Chongqing (kepala keamanan kota Chogqing melarikan diri meminta suaka politik kepada pemerintah AS), dalam 4 tahun yang pendek ini, situasi politik di RRT mengalami gejolak bagaikan badai, berubah hingga kini, penangkapan secara terbuka terhadap Jiang Zemin telah menjadi fokus situasi politik.

Bagi perintah Xi, kepentingan dalam penangkapan Jiang juga sudah jelas. “Menangkap bandit harus menangkap raja bandit terlebih dahulu,” penangkapan secara terbuka terhadap Jiang tidak hanya dapat mengejutkan dan menakutkan secara maksimal sisa-sisa kekuatan grup Jiang, mengatasi terjadinya berbagai macam pembunuhan, tindakan kudeta dan sejenis masalah yang sangat mendesak, juga dapat menyelesaikan krisis sosial secara fundamental dan memenangkan dasar kehendak rakyat yang lebih luas dalam pelaksanaan perubahan kondisi politik.

Penangkapan secara terbuka terhadap Jiang Zemin diperkirakan tidak akan lama lagi. (tys/whs/rmat)

Share

Video Popular