Oleh: Huang Xiao Yu

Dari manakah air di bumi itu berasal? Unsur mutlak yang membentuk kehidupan seperti karbn, nitrogen dan unsur lainnya itu juga dari mana asalnya?

Unsur-unsur atau zat ini secara misterius datang ke Bumi, namun, asal mereka telah menjadi misteri tak terpecahkan bagi komunitas ilmiah hingga detik ini.

Baru-baru ini, para ilmuwan kembali dibuat bingung dengan satu tambahan masalah pelik terkait misteri bumi yakni unsur xenon yang tengah dipelajari mereka saat ini. Ketika meneliti karakteristik dari unsur xenon di dalam mantel bumi, para ilmuwan menemukan unsur xenon tersebut mirip dengan sifat penyebaran xenon yang dimiliki meteorit, sehingga mereka menyimpulkan bahwa xenon di dalam mantel bumi itu berasal dari ruang angkasa bukan asli dari bumi. Namun, masih belum bisa memastikan apakah xenon itu berasal dari komet, asteroid atau dari planet lainnya.

Royal Society of Chemistry, Inggris melansir bahwa ilmuwan meneliti unsur xenon di lapisan dalam mantel bumi, dan menemukan karakter isotopnya mirip dengan karakteristik xenon dalam meteorit, namun, sangat jauh berbeda dengan karakter xenon di atmosfer, sehingga mereka menyimpulkan bahwa unsur xenon yang ada di Bumi ini berasal dari meteorit ruang angkasa.

Misteri xenon di bumi

“Kami menyimpulkan bahwa, ketika Bumi primitif masih dalam proses pembentukanya, komposisi asteroid ikut berperan dalam pembentukan (mantel bumi). Sementara itu, xenon di atmosfer bumi berasal dari materi di permukaan setelah pembentukan bumi, namun unsur xenon yang terbentuk pada masa akhir ini tidak pernah tercampur satu sama lain dengan dengan xenon dalam mantel bumi,” kata Bernard Marty, peneliti sekaligus penulis senior dari University of Lorraine, Perancis.

Sumber xenon di atmosfer itu lebih kompleks lagi.

“Sejauh ini, belum ada yang bisa menentukan komposisi xenon di komet, mungkin itu adalah sumber dari xenon bumi.  Sementara itu, para ilmuwan menemukan bahwa kandungan aktual dari xenon di atmosfer tidak sama dengan nilai estimasi teoritis, dan diluar dugaan ada sekitar 90% xenon itu hilang begitu saja tanpa diketahui sebabnya. Dan xenon-xenon di atmosfer yang hilang ini masih menjadi misteri besar yang tak terpecahkan dalam ilmu kimia bidang geologi hingga saat ini,”  tandas Marty menjelaskan.

Melihat bumi dari ruang angkasa : foto bumi yang diabadikan saat pertama kali manusia mendarat di bulan.(NASA)
Melihat bumi dari ruang angkasa : foto bumi yang diabadikan saat pertama kali manusia mendarat di bulan.(NASA)

Dari mana sumber air di Bumi

Menurut laporan, bahwa bukan hanya sumber xenon di bumi ini masih menjadi misteri yang tak terpecahkan oleh ilmuwan. Bahkan sumber karbon, nitrogen yang tidak kita ketahui itu selama ini selalu dianggap sebagai unsur mutlak dalam pembentukan kehidupan.

Bahkan kita juga tidak tahu asal-usul air di Bumi. di permukaan bumi banyak kandungan air, menduduki sekitar dua-pertiga. Komunitas ilmiah sebelumnya beranggapan bahwa secara fundamental air di bumi ini berasal dari komet. Namun, spektrometer dari “Rosetta”, wahana antariksa milik European Space Agency (ESA) yang melakukan misi di komet 67P pada tahun 2014 menemukan rasio deuterium komet 67P itu adalah tiga kali lipat dari air bumi, dan ini menunjukkan bahwa air di bumi bukan berasal komet

“Saat ini, tidak bisa membuktikan komet mengirimkan air ke bumi, juga tidak bisa berspekulasi bahwa sumber air di bumi ini berasal gugusan planet,” ujar Paul Hartogh, astronom dari Max Planck Institute for Solar System Research di Göttingen, Jerman.

Menurut liputan majalah “Science” yang dirilis pada September 2014 lalu, bahwa setengah air di atas bumi ini terbentuk 4,5 miliar tahun lebih awal dari matahari. Di tata surya, Bulan, Mars, Merkurius, dan komet atau sejumlah besar planet lain itu mengandung air, lagi pula sekitar setengah air di tata surya itu jauh lebih awal terbentuk daripada tata surya itu sendiri.

Jadi, berasal darimanakah sebenarnya air di Bumi ini, hingga detik ini masih menjadi misteri terbesar yang belum terpecahkan. Selain itu, air juga berkaitan erat dengan serangkaian masalah yang berhubungan dengan sumber-sumber kehidupan. Jika sumber air ini tidak jelas sumbernya, maka sumber kehidupan di Bumi juga tidak dapat dijelaskan secara ilmiah. (Epochtimes/joni/rmat)

Share

Video Popular