Oleh: dr. Soe Hyo – Seok

Otak pitam, seringkali disebut sebagai stroke, dijuluki sebagai “silent killer”. Berdasarkan statistik, satu dari enam orang di seluruh dunia mengalami otak pitam setidaknya sekali. Setiap dua detik, seseorang mengalami serangan stroke, dan setiap enam detik, stroke menjadi penyebab kematian.

Gejala otak pitam

  • Mati rasa di lengan atau tungkai di salah satu sisi tubuh
  • Pusing dan sulit menjaga keseimbangan
  • Hilangnya penglihatan secara tiba-tiba pada satu mata dan penglihatan ganda
  • Kesulitan dalam memahami orang lain dan mengekspresikan diri
  • Sukar berbicara

Infark serebral dan perdarahan otak

Otak pitam sebagian besar menjadi infark serebral, yang muncul ketika pembuluh darah tersumbat, dan pendarahan otak, yang muncul ketika pembuluh darah pecah.

Infark serebral merupakan hasil dari arteriosclerosis (penyempitan diameter pembuluh darah) dan cedera pada dinding internal pembuluh darah, sehingga menyebabkan pembekuan darah. Hal ini disebabkan oleh penyakit tekanan darah tinggi, diabetes, dan hiperlipidemia (suatu tingkat satu atau lebih protein lemak dalam darah).

Infark serebral juga muncul ketika sedimen darah menggumpal di dalam hati (karena penyakit seperti atrial fibrilasi) terlepas dan hanyut menuju otak, menghalangi pembuluh darah otak.

Pendarahan otak terjadi karena pecahnya dinding pembuluh darah ketika mereka tidak mampu menahan peningkatan tekanan internal. Tekanan internal meningkat disebabkan oleh tekanan darah tinggi atau ketika pembuluh otak pecah.

Terkadang, ada situasi di mana pendarahan otak disebabkan oleh pemindahan tekanan tinggi di arteri langsung menuju vena, yang dikarenakan bawaan perubahan bentuk dari pembuluh otak.

Jenis-jenis otak pitam

Pencegahan dan pengobatan sangat penting karena stroke adalah penyakit yang berpotensi fatal. Selain itu, disertai dengan berbagai komplikasi, termasuk kerusakan pada belahan otak dan kelumpuhan tubuh pada sisi yang berlawanan, gangguan bicara, gangguan sensorik, gangguan intelektual, dan sejenisnya. Tingkat keparahan komplikasi ini tergantung pada tingkat kerusakan jaringan otak.

Memulihkan ketahanan pembuluh darah

Beberapa waktu lalu, seorang pria berusia 40-an dan istrinya, datang menemui saya setelah direkomendasi oleh seorang temannya. Dia duduk di kursi roda, dan istrinya menangis. Suaminya mengalami stroke di usia muda, yang menyebabkan kelumpuhan pada separuh tubuhnya. Kondisinya tidak pernah ada perbaikan.

Tak lama setelah saya menerapkan terapi pembersihan paru-paru pada pasien tersebut, ia mulai berlatih memegang di tangan kanan yang lumpuh. Setelah enam bulan, ia mampu berjalan ke lantai lima di mana klinik saya berada. Begitu kondisinya membaik sampai sebatas bisa menulis dengan tangan kanannya, ia mulai belajar untuk mendapatkan lisensi sebagai agen properti.

Setelah setahun menjalani terapi, ia tidak hanya sepenuhnya sembuh, tapi ia juga lulus dari ujian.

Stroke bukan merupakan penyakit yang tak tersembuhkan. Jika kesehatan pembuluh darah otak dapat dipulihkan, maka sangat memungkinkan untuk merehabilitasi pasien stroke seperti pada pasien tadi.

Saya selalu menganggap pencegahan dan pengobatan penyakit sebagai hal yang sama dalam kondisi mereka. Namun pencegahan dapat dicapai dalam waktu yang relatif singkat, sedangkan perawatan memakan waktu lima sampai enam kali lebih lama.

Saya mengobati stroke dengan prinsip, kesehatan jantung akan membaik apabila kesehatan paru-paru meningkat, dan jantung (organ utama dalam sistem kardiovaskular tubuh) akan mengembalikan ketahanan semua pembuluh darah dalam tubuh, setelah disehatkan.

Karena pembuluh darah memasok nutrisi ke jaringan saraf, memulihkan ketahanan pembuluh darah akan meningkatkan edema serebral, membantu regenerasi sel-sel otak dan jaringan, serta mencegah degenerasi bagian tubuh yang lumpuh. Kelumpuhan tubuh dapat dicegah hanya jika ketahanan pembuluh darah dapat dipulihkan. Untuk tujuan ini, fungsi paru-paru harus ditingkatkan ke tingkat tertinggi.

Jika jantung lemah dan proses pemompaan akan menurun, zat-zat berbahaya yang beredar dalam tubuh melalui pembuluh darah akan mudah menumpuk di dinding internal pembuluh darah, membuat darah menjadi kotor (kental dan keruh) dan menyebabkan pusing.

Memiliki fungsi paru-paru yang kuat adalah kunci untuk memiliki jantung yang sehat, karena jantung adalah organ mitra paru-paru. Secara umum, kesehatan amandel, barometer kesehatan paru-paru, meningkat setelah sekitar dua bulan menjalani terapi pembersihan paru-paru.

Setelah fungsi cardiopulmonary (jantung paru-paru) meningkat, maka perbaikan kesehatan ginjal, yakni organ cabang dari paru-paru, dapat dicapai setelah empat bulan terapi. Tulang akan menjadi lebih sehat, dan darah juga akan menjadi lebih bersih dan bening, mempercepat proses pemulihan.

Ketahanan arteri serebral akan dikembalikan setelah enam bulan pembersihan paru-paru, dan pasien stroke akan mendapati kemajuan yang pesat.

Dengan menggunakan perangkat medis yang khusus, kami mengukur usia pembuluh darah pasien penderita fibrosis paru-paru yang berusia 57 tahun, sebelum menjalani perawatan pembersihan paru-paru dengan obat herbal Korea. Usia pembuluh darahnya ditemukan menjadi 75 tahun.

Setelah menjalani terapi pembersihan paru-paru hanya 6 bulan, usia pembuluh darahnya diukur lagi dan menjadi berusia 51 tahun, perbaikan 24 tahun yang menakjubkan.

Jadi jika ketahanan pembuluh darah dapat dipulihkan, maka hal itu akan mencegah stroke karena kekenyalan pembuluh darah otak yang telah ditingkatkan, secara fundamental akan menghilangkan semua penyebab stroke termasuk pembekuan darah otak, infark serebral, pendarahan otak, dan sebagainya. Semakin lama periode pembersihan paru-paru, maka semakin tinggi tingkat keberhasilannya, dengan perbaikan yang besar pada kesehatan secara menyeluruh.

Pembersihan paru-paru

Selain itu, penyebab stroke, termasuk tekanan darah tinggi, tekanan darah rendah atau sklerosa arteri, dan sebagainya, juga dapat dicegah melalui pembersihan paru-paru. Setelah kesehatan paru-paru (yang mengatur pernapasan) meningkat, kesehatan jantung (yang mengatur sirkulasi darah dan organ mitra paru-paru) juga akan meningkat.

Ketika berat badan kita naik sekitar 10 kilogram, akan menghasilkan tambahan 12 mil pembuluh darah. Penurunan berat badan sebesar 10 kilogram akan menghilangkan 12 mil pembuluh darah, dan adalah jantung yang mengontrol fluktuasi di tingkat distribusi pembuluh darah dalam tubuh.

Begitu jantung (organ yang mengatur pembuluh darah) meningkat vitalitasnya, maka akan diteruskan ke semua pembuluh darah untuk mengembalikan ketahanan mereka sehingga tekanan darah dapat dipertahankan pada tingkat normal.

Ketika perdarahan terjadi karena pecahnya pembuluh darah, dan pasien di bawa ke bangsal darurat, maka bintik-bintik perdarahan akan ditemukan. Dalam kasus perdarahan di daerah penting dari otak kecil, rumah sakit akan menyarankan pasien yang mengalami hemiplegia (kelumpuhan pada satu sisi tubuh) harus mencari pemulihan melalui latihan setelah gejala memasuki fase stabilisasi.

Namun, mereka yang mengonsumsi herbal pembersih paru-paru selama lebih dari enam bulan akan dapat pulih dari hemiplegia dengan cepat, yang pertama menghilang adalah bintik- bintik perdarahan.

Ketika leukosit telah dibentengi melalui pembersihan paru-paru, mereka benar-benar dapat menghilangkan bintik-bintik pendarahan. Selama kemampuan leukosit untuk mengidentifikasi benda asing yang tidak diinginkan di dalam tubuh tetap berada di level tertinggi, adalah mungkin untuk menyembuhkan setiap gangguan yang dihasilkan dari pendarahan otak.

Saya memiliki kesaksian lima pasien yang benar-benar sembuh dari komplikasi stroke. dokter Barat akan menemukan hasil ini sulit untuk dipercaya. Dalam pengobatan Barat, pasien menjadi budak narkoba. Mereka diberitahu bahwa mereka perlu mengonsumsi obat selama sisa hidup mereka dalam rangka untuk menyesuaikan tekanan darahnya.

Namun dengan memperkuat kekebalan tubuh dan memungkinkan tubuh menyesuaikan tekanan darah sendiri, maka tidak akan ada kebutuhan untuk mengonsumsi obat. Setelah sistem jantung paru-paru menjadi sehat melalui pembersihan paru-paru, dan ketahanan pembuluh darah dipulihkan, adalah mungkin bagi Anda untuk hidup dalam kesehatan prima tanpa bergantung pada obat-obatan. (Epochtimes/Ajg/Yant)

Bersambung

Dr. Seo Hyo Seok adalah direktur Rumah Sakit Pengobatan Pyunkang Korea, yang memiliki tujuh cabang di Korea Selatan, satu di Stanton University, California, dan satu lagi di Atlanta, keduanya di AS. Dr. Seo termasuk peringkat atas dari Kyung Hee University, Korea, dan telah bertahun-tahun melakukan penelitian untuk mengembangkan formula herbal Pyunkang-Hwan, yang dapat meningkatkan kekebalan dengan memperkuat fungsi paru-paru. Ia telah membantu penyembuhan lebih 155.000 pasien dari berbagai kondisi.

Share

Video Popular