Erabaru.net. Sebagian besar orang mungkin beranggapan bahwa kegemukan itu disebabkan karena makan terlalu banyak, kurang olahraga atau faktor genetik, namun sebuah penelitian di Inggris menemukan bahwa kegemukan itu mungkin suatu penyakit menular, yang dapat menyebar seperti kuman.

Penelitian sebelumnya menyebutkan bahwa sekitar sepertiga mikrobiota dalam perut manusia sehat akan mampu memproduksi spora. Di udara terbuka, spora C.difficile mampu bertahan hidup dan berpotensi menular pada orang lain. Menurut para ilmuwan, bahwa banyak penyakit atau gejala terkait dipicu atau memburuk oleh perubahan dari bakteri usus.

Sementara hasil penelitian dari Wellcome Trust Sanger Institute, Inggris ini menunjukkan, bahwa bakteri-bakteri usus ini dapat bertahan hidup di udara terbuka dan ditelan manusia, sehingga menghambat bakteri sehat dan menyebabkan penyakit

Ini merupakan kali pertamanya ilmuwan berpendapat bahwa penyakit terkait bisa menyebar melalui bakteri usus.

Penyakit perlemakan hati sangat umum terjadi di kalangan orang gemuk dan mempengaruhi 75-100 persen populasi orang gemuk.

Sebanyak 20 persen diantaranya kemudian berkembang menjadi parah.

Sebelumnya, jika ada dua anggota keluarga yang tinggal serumah dan sama-sama terkena penyakit hati atau menjadi gemuk, maka orang akan menyalahkan genetika.

Namun penelitian ini menunjukkan bahwa lingkungan dapat berperan juga.

Jika temuan ini berlaku juga untuk manusia, maka pendekatan lain untuk menangani obesitas dan penyakit perlemakan hati yang ditularkan oleh mikroorganisme usus akan diterapkan.

Bisa dengan antibiotik atau probiotik, disamping pengobatan tradisional.

Dalam penelitian tersebut, para peneliti dari Wellcome Trust Sanger Institute mengungkapkan bahwa spora C.difficile dapat bertahan hidup di luar manusia.

Akibatnya, jika spora ini berada di luar tubuh manusia, spora ini masih memiliki kemampuan untuk menginfeksi orang–orang yang ada disekitarnya dengan masuk ke tubuh orang tersebut. (Epochtimes/Jhn/Yant)

Share
Tag: Kategori: Headline KESEHATAN

Video Popular