Oleh: Chen Gang

Matahari adalah sebuah bola api raksasa yang dipenuhi dengan gas, suhu permukaanya sekitar 6.000 °C, sementara bagian intinya mencapai 15 juta derajat Celsius. Namun, apakah kondisi aktualnya sama sekali berbeda sama dengan pengetahuan kita sebelumnya?

Pada Januari 2010 lalu, wahana antariksa SO-HO NASA menangkap sekelompok UFO di permukaan matahari, namun, apakah yang ditunjukkan dalam foto-foto NASA ini memang benar-benar menyiratkan bahwa matahari itu sebenarnya merupakan sebuah gerbang antar bintang?

Setelah menganalisis foto dan video asli sebelum NASA menghapusnya, Nassim Haramein, fisikawan terkemuka yang menjabat sebagai direktur riset di Hawaii Institute for Unified Physics, membuat penjelasan yang mengejutkan berdasarkan sudut pandang fisika kuantum dan teori singularitas. Teorinya mengatakan bahwa di pusat setiap benda terdapat lubang hitam, demikian juga dengan matahari, ada lubang hitam di dalamnya.

“Pesawat ruang angkasa super canggih milik alien seukuran bumi itu mungkin bisa keluar masuk ke sistem tata surya kita melalui pintu bintang di permukaan matahari atau singularitas lubang hitam,” ujarnya.

Sejumlah besar objek tak dikenal mendekati dan menjauhi matahari. (Internet)
Sejumlah besar objek tak dikenal mendekati dan menjauhi matahari. (Internet)

Sebelumnya pada Januari 2010, NASA pernah merilis video tentang sejumlah besar objek yang mendekati dan menjauhi matahari. Namun video yang tak lama dirilis itu tiba-tiba dihapus kemudian dipublikasikan kembali, tetapi objek besar dan bergerak dalam tayangan video itu telah diubah menjadi objek seperti komet.

Benarkah matahari itu merupakan sebuah pintu bintang sebagaimana yang terlihat dalam video tersebut?  Teori yang dikemukakan Haramein itu tentu saja punya argumen yang meyakinkan.

UFO yang besarnya terlihat hampir seukuran Bumi. (Internet)
UFO yang besarnya terlihat hampir seukuran Bumi. (Internet)

Pada 2011, ketika berbagai organisasi yang tertarik menyebarkan dan menyampaikan informasi tersebut, Nassim dan Klaus Dona menyelenggarakan konferensi pers menjelaskan tentang karya seni yang menarik yang pernah ditemukan di kedalaman Piramida bangsa Maya di Meksiko. Ketika itu, kerajinan tangan yang unik ini menggambarkan tentang pesawat alien yang terlihat seperti menuju ke suatu objek segitiga raksasa. Apakah objek segitiga itu merupakan pintu masuk sesuatu?

Mereka yang melihat kerajinan tangan itu pasti akan berpikir seperti ini. Dan hampir pada saat bersamaan, NASA mulai merilis foto objek segitiga sama kaki berwarna hitam besar di permukaan matahari itu sama seperti yang terlihat dalam kerajinan tangan tersebut. Foto-foto yang dirilis NASA ini jangan-jangan memang mengungkapkan tentang gerbang bintang di permukaan matahari ?

Kerajinan tangan bangsa Maya menggambarkan tentang pesawat alien yang terlihat seperti menuju ke suatu objek segitiga raksasa. (Internet)
Kerajinan tangan bangsa Maya menggambarkan tentang pesawat alien yang terlihat seperti menuju ke suatu objek segitiga raksasa. (Internet)

Menurut teori singularitas lubang hitam Nassim, bahwa setiap benda memiliki lubang hitam di pusatnya, dan itu kemungkinan adalah Stargate/ gerbang bintang. Semakin besar ukuran sebuah pesawat luar angkasa yang menembus gerbang bintang, maka semakin besar juga gerbang bintang itu. Matahari dan bintik matahari di atasnya itu adalah gerbang bintang yang dipilih untuk keluar masuk pesawat ruang angkasa super raksasa, berdasarkan taksiran dari skala ukuran bintik matahari, memungkinkan mengirim sebuah pesawat ruang angkasa yang ukurannya hampir setara dengan planet.

Sementara di Bumi, tempat atau lokasi sebagai pintu masuk seperti bintik matahari itu kemungkinan berada dalam area di sekitar aktivitas gunung berapi, seperti yang dijelaskan dalam video terkait di atas, ada sebuah gerbang UFO yang terkenal di Mexico City, dimana UFO itu akan selalu ke sana jika melewati wilayah tersebut.

Sejumlah besar UFO mendekati dan menjauhi matahari (Internet)
Sejumlah besar UFO mendekati dan menjauhi matahari (Internet)

Banyak peradaban yang menyebutkan tentang “Pusat Matahari Terbesar” (The Great Central Sun). Ada banyak sosok dari kehidupan tingkat tinggi dan makhluk cerdas antargalaksi itu tinggal maupun berasal dan atau (datang dengan menembus lorong waktu) dari pusat matahari terbesar. Ditilik dari perspektif ini, tampaknya “Pusat Matahari” itu memang merupakan lubang hitam di pusat galaksi kita.

Sejumlah besar UFO mendekati dan menjauhi matahari (Internet)
Sejumlah besar UFO mendekati dan menjauhi matahari (Internet)

Teori lubang hitam dari Haramein dapat diterapkan pada objek dari berbagai ukuran, hingga benda sekecil seperti partikel proton juga ideal diterapkan dalam teori ini, dan ini sekaligus menyiratkan bahwa setiap individu dari kita juga memiliki kemampuan seperti menembus lorong waktu atau “gerbang bintang.”

David Wilcock, penulis “The Source Field Investigations” memandang pineal body di dalam tubuh itu sebagai gerbang bintang atau Stargate, dengan kata lain melalui pineal body ini kita bisa ke ruang multidimensi tanpa perlu meninggalkan posisi kita di suatu tempat. Benarkah matahari itu adalah sebuah gerbang bintang yang bisa diterobos keluar masuk oleh UFO raksasa seperti yang digambarkan Nassim Haramein dan ungkapan dari foto yang dirilis NASA tersebut?

Benarkah kita benar-benar bisa menerobos matahari dan ke ruang multidimensi lain seperti gambaran terkait di atas? Apa saja bagian yang ilmiah dan fiksi ilmiah sebenarnya dalam hal itu?

Dalam dunia kuantum ini, hanya para pengamat yang dapat memastikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itu. (Secretchina/joni/rmat)

Share

Video Popular