Erabaru.net. Dengan semakin populernya produk 3C (Computer, Communication dan Consumer Electronics), telah diiringi dengan masalah kesehatan mata, selain gejala miopia (rabun jauh) bertambah parah, juga membuat mata cepat menua, bahkan ada yang kurang dari 20 tahun sudah menderita katarak.

Sekadar diketahui, radiasi yang dipancarkan dari layar ponsel yang berwarna-warni cemerlang dengan resolusi (kecerahan) yang tinggi itu sangat berbahaya terhadap mata, jika kerap menatap layar ponsel sambil jari jemarinya menari-nari (utak-atik) di atas layar itu, lama kelamaan dapat mencederai mata.

Dua senyawa antioksidan pada tubuh manusia yakni lutein dan zeaxanthin, memiliki konsentrasi kristal, retina dan makula lebih tinggi daripada area lainnya, lutein dan zeaxanthin dalam mata yang mengandung konsentrasi yang jauh lebih tinggi itu memiliki pandangan yang lebih baik saat melihat sesuatu di bawah temaran cahaya gelap atau terang.

Karena itu, kedua senyawa ini dianggap memiliki korelasi yang signifikan terhadap kesehatan mata.

Apa itu katarak?

Radiasi, sinar ultraviolet dan energi panas yang dipancarkan dari layar ponsel atau tablet maupun layar pada perangkat elektronik lainnya, dapat menyebabkan “protein kristal” dalam lensa kristal yang semula transparan itu menjadi keruh, dimana ketika melihat sesuatu, cahaya menjadi terhalang dan menyebabkan penglihatan menjadi kabur atau buram, yang kemudian membentuk atau menjadi katarak.

Gejalanya adalah : miopia memburuk secara dramatis, penglihatan kabur, silau, sensitif terhadap cahaya (menyebabkan nyeri pada mata) dan sebagainya.

Zeaxanthin merupakan isomer dari lutein, sejumlah besar studi menemukan bahwa lutein dan zeaxanthin memang benar-benar dapat melindungi mata, menghindari radiasi sinar UV, sinar Matahari dan gelombang cahaya tinggi yang berbahaya bagi mata, jadi kedua senyawa ini merupakan antioksidan yang efektif, dapat mencegah dampak buruk dari radikal bebas, mencegah atau menekan terjadinya katarak.

Makanan sehari-hari yang mengandung kedua senyawa tersebut di atas meliputi : Jagung, bunga kubis atau kembang kol, kandungan zeaxanthin-nya yang melimpah dapat menurunkan 50% risiko terkena katarak.

Selain itu, waluh, pocai (sejenis bayam), kailan, sesawi India, dan makanan semacamnya juga kaya dengan kandungan lutein, dianjurkan sebaiknya sering-sering konsumsi makanan ini.

Di bawah sengatan sinar Matahari yang kuat, jangan lupa memakai kacamata pelindung, untuk mengurangi dampak buruk atau cedera pada mata. (Epochtimes/Jhn/Yant)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular