Oleh Xu Jiadong

Media USA Today memberitakan bahwa Senat Brazil melalui pungutan suara yang dilakukan pada Kamis (12/5/2016) telah meloloskan permintaan untuk mendakwa Presiden Dilma Rousseff. Dengan demikian Dilma harus menangguhkan tugasnya sebagai presiden selama sedikitnya 180 hari. Dan ia pun terpaksa batal untuk membuka Pesta Olahraga Musim Panas Olimpiade pada Agustus nanti. Meskipun Wapres Brazil akan menggantikannya, namun ia pun tak luput dari hadangan berbagai  tantangan di depannya.

Setelah perdebatan yang berlangsung selama lebih dari 20 jam, para senator kemudian sepakat untuk mengambil keputusan melalui pungutan suara. Dilma akhirnya harus diajukan ke pengadilan dengan suara 55 setuju berbanding 22.

Presiden Dilma didakwa telah mengeluarkan dana untuk publik yang melanggar  ketentuan akuntansi. Meskipun ia membantah melanggar aturan keuangan Brazil. Namun, hasil jajak pendapat menunjukkan bahwa sebaagian besar rakyat  mendukung dilaksanakan pendakwaan terhaadap presiden wanita itu. Jajak pendapat ini seolah juga sedang menyuarakan penilaian masyarakat terhadap kinerja rezim dalam menangani ekonomi Brazil yang sedang amburadul.

Pengajuan dakwaan presiden baru efektif bila mendapatkan dukungan sedikitnya 44 suara anggota senat. Hasil yang 55 berbanding 22 suara menunjukkan betapa kuatnya keinginan anggota senat untuk mendakwa presiden wanita tersebut.

Menghadapi persidangan nanti, Dilma Rousseff yang kini berusia 68 tahun akan diberhentikan sementara dari jabatannya sebagai presiden untuk 6 bulan lamanya.

Wakil Presiden Brazil, Michel Temer yang anggota Partai Gerakan Demokrasi akan mengambil alih tugas presiden sampai berakhirnya persidangan.

Agence France-Presse melaporkan, meskipun komunitas bisnis Brazil banyak yang mendukung Michel Temer, namun menurut para analis bahwa ia mungkin juga akan menghadapi hambatan yang tidak terlalu berbeda dengan Dilma.

AFP mengutip laporan media memberitakan bahwa Presiden Dilma telah selesai membenahi isi kantornya dan bersiap-siap untuk membubarkan kabinet. Para pembantunya mengatakan, Dilma Rousseff tidak akan membantu Michel Temer untuk transisi pemerintahan karena ia menganggap bahwa pendakwaan tersebut merupakan tindak balas dendam dari oposisinya.

Tetapi, Jose Serra dari Partai Demokrat Sosial yang merupakan oposisi pemerintahan Dilma menyebut pendakwaan ini merupakan langkah awal dari upaya membentuk kembali pemerintahan Brazil yang lebih sehat.

Kamelut politik Brazil menyebabkan kemerosotan parah ekonominya, tetapi tidak diharapkan kondisi itu  sampai mempengaruhi penyelenggaraan Olimpiade musim panas yang rencananya akan dibuka pada 5 Agustus di Rio de Janeiro. Namun demikian, pendakwaan presiden membuat situasi yang jelas kurang nyaman bagi tuan rumah. Dan unjuk rasa besar-besaran dari masyarakat yang pro maupun yang kontra pendakwaan Dilma mungkin saja bisa mengganggu jadwal para wisatawan yang datang ke Brazil. (Secretchina/sinatra/rmat)

Share

Video Popular